Berita Terkini
Trending Tags

Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi mengamankan Kusnadi warga Desa Kalang Magetan pelaku dugaan kekerasan seksual dan mengaku “Tuhan kedua”, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang pria bernama Kusnadi (40), warga Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga. Pelaku diduga memperdaya korban dengan mengaku sebagai “Tuhan kedua” dan menjanjikan kesembuhan bagi suami korban yang menderita stroke.

Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Magetan pada Selasa (31/3/2026). Setelah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan cukup bukti, pelaku langsung ditahan di sel Mapolres Magetan pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasus ini terungkap setelah korban, Lisana (43), warga Desa Campursari, melapor ke polisi pada hari yang sama. Tak butuh waktu lama, petugas berhasil mengamankan pelaku pada sore harinya sekitar pukul 16.30 WIB saat sedang berada di sebuah toko di pinggir Jalan Magetan–Sarangan, wilayah Desa Campursari.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

Dari hasil penyelidikan, peristiwa bermula ketika korban mendatangi pelaku untuk meminta bantuan pengobatan bagi suaminya yang sakit stroke. Pelaku kemudian mengklaim memiliki kemampuan supranatural dan menyebut dirinya sebagai “Tuhan kedua” yang dapat menyembuhkan penyakit.

Untuk menjalankan ritual penyembuhan, pelaku mensyaratkan hubungan badan dengan korban. Permintaan tersebut disetujui korban dengan harapan suaminya dapat sembuh.

Namun, hubungan tersebut justru terjadi berulang kali, lebih dari lima kali, dalam rentang waktu 2023 hingga 2024 di rumah pelaku. Alih-alih membaik, kondisi suami korban semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada awal 2025.

Merasa tertipu dan dirugikan, korban akhirnya melaporkan perbuatan pelaku ke pihak berwajib.

Seorang warga setempat, Subandono, menyebut pelaku sebelumnya juga pernah terjerat kasus hukum.

“Yang bersangkutan sudah dua kali ditangkap. Dulu kasus pencurian handphone. Dia juga sering mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad dan ‘Tuhan kedua’, tapi saya tidak percaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra Suprihatin, membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, kami telah mengamankan seorang pria yang mengaku sebagai ‘Tuhan kedua’. Modusnya dengan menjanjikan bisa menyembuhkan penyakit suami korban,” jelasnya.

Polisi juga mengungkap, korban sempat diajak melakukan sejumlah ritual di beberapa lokasi, termasuk makam di wilayah Magetan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal terkait tindak pidana kekerasan seksual dan terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Malam Alun-alun Ponorogo Diperpanjang hingga 21 April 2025, Jawab Antusias Masyarakat dan Pedagang

    Pasar Malam Alun-alun Ponorogo Diperpanjang hingga 21 April 2025, Jawab Antusias Masyarakat dan Pedagang

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kabar gembira bagi masyarakat Ponorogo. Pasar malam di Alun-alun yang semarak sejak pertengahan Ramadan lalu, resmi diperpanjang hingga 21 April 2025. Perpanjangan ini dilakukan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) Ponorogo sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat serta permintaan dari para pedagang dan pengelola wahana. “Kami berencana memperpanjang sepekan […]

    Bagikan
  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
  • Sesmenko Dorong Pembangunan MRMP

    Sesmenko Dorong Pembangunan MRMP

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso meninjau pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Ponorogo pada Selasa (28/01/2025). Dalam kunjungannya, turut membahas berbagai isu strategis, mulai dari pembiayaan hingga pengembangan sarana dan prasarana (sarpras), menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait. Susiwijono […]

    Bagikan
  • Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Prediksi Puncak Mudik 18 Maret dan Target Angkut 229 Ribu Penumpang

    Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Prediksi Puncak Mudik 18 Maret dan Target Angkut 229 Ribu Penumpang

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026. Selain menambah perjalanan kereta, KAI juga memprediksi peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, mengatakan pada masa angkutan Lebaran tahun ini […]

    Bagikan
  • Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

    Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota DPR maupun DPRD tengah menjadi sorotan masyarakat. Seperti tunjangan perumahan DPR RI yang sempat menjadi pemicu aksi unjuk rasa di berbagai daerah, meski akhirnya tunjangan tersebut dibatalkan. Lalu bagaimana dengan gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Magetan? Sesuai data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan […]

    Bagikan
  • Sekwan Inventaris Kerugian dan Kerusakan Aset DPRD Kota Madiun Pasca Demo Ricuh

    Sekwan Inventaris Kerugian dan Kerusakan Aset DPRD Kota Madiun Pasca Demo Ricuh

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi yang berlangsung ricuh pada Sabtu (30/08/2025) meninggalkan kerusakan parah di Gedung DPRD Kota Madiun. Sejumlah fasilitas umum maupun bagian dari gedung dewan mengalami kerusakan akibat amukan massa. Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi, menyampaikan bahwa kerusakan terlihat mulai dari pintu gerbang, pagar, papan nama, hingga beberapa fasilitas penting lainnya. […]

    Bagikan
expand_less