Jumat, 16 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Dukung Geliat UMKM dan Ekraf, Support Sektor Pariwisata

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota tinjau UMKM dan pelaku ekonomi kreatif Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif (Ekraf) sebagai penopang pengembangan pariwisata daerah. Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau sejumlah pelaku UMKM dan ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Madiun, Kamis (9/7/2026).

Kunjungan tersebut menyasar berbagai usaha kuliner dan kerajinan lokal yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata. Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya produsen Madumongso Cap Tawon, sambal pecel Jeruk Purut, Charudhatri Tas Goni serta Madumongso Wahyu Tumurun dan produksi Kerupuk Sahabat.

Menurut Bagus Panuntun, keberadaan UMKM menjadi bagian penting dalam ekosistem pariwisata Kota Madiun. Setelah sebelumnya meninjau sentra batik, kali ini perhatian difokuskan pada kuliner tradisional dan produk kerajinan.

“Pendukung dari pariwisata yaitu UMKM. Kalau kemarin kita di batik, hari ini kita ke teman-teman kuliner dan ekraf,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga memberikan perhatian khusus terhadap produk Madumongso. Hal itu sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Madiun yang tengah mengajukan Madumongso sebagai warisan budaya tak benda.

Image Not Found
Pemkot dorong UMKM jadi penopang sektor pariwisata daerah. Foto : Kris-Sinergia

Ia mengatakan, hasil kajian yang disusun Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) telah rampung dan diterima. Saat ini pemerintah ingin memastikan kesiapan ekosistem produksi Madumongso di tingkat pelaku UMKM.

“Kebetulan Kota Madiun hari ini mengajukan terkait warisan takbenda yaitu Madumongso. Setelah kajian dari Disbudparpora selesai, saya ingin melihat langsung bagaimana produksinya di masing-masing UMKM. Kalau nanti kita mengajukan ke UNESCO, ekosistem Madumongso ini harus siap,” katanya.

Selain meninjau proses produksi, Bagus juga mencicipi langsung produk yang dihasilkan para pelaku usaha. Menurutnya, kualitas rasa Madumongso yang diproduksi para UMKM sudah cukup baik dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Tak hanya melakukan pemantauan, Pemerintah Kota Madiun juga menyiapkan dukungan nyata bagi pelaku UMKM. Bagus mengungkapkan, pada tahun 2027 pemerintah berencana memberikan bantuan modal usaha dalam bentuk peralatan produksi.

“Insya Allah tahun 2027 kami sudah menyiapkan bantuan modal usaha kepada para pelaku UMKM. Bukan dalam bentuk uang, tetapi berupa peralatan yang memang dibutuhkan untuk mendukung produksi mereka,” jelasnya.

Saat ini, pemerintah tengah mendata kebutuhan masing-masing pelaku usaha agar bantuan yang diberikan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Terkait persaingan produk tradisional dengan makanan pabrikan, Bagus menilai keduanya memiliki segmen pasar yang berbeda sehingga tidak harus dipertentangkan. Menurutnya, strategi yang lebih penting adalah memperkuat keterkaitan produk UMKM dengan sektor pariwisata.

“Pabrikan punya pangsa pasar sendiri, makanan tradisional juga punya pasar sendiri. Karena itu kami menata pariwisata agar UMKM bisa menjadi sektor pendukung yang kuat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah pelaku UMKM telah mampu menjangkau konsumen dari luar Kota Madiun, sehingga peluang pengembangan usaha dinilai masih sangat terbuka.

Sementara itu, mengenai pemasaran digital, Bagus menyebut sebagian besar pelaku UMKM kini lebih aktif memanfaatkan fitur live marketplace karena dinilai lebih efektif dalam meningkatkan penjualan.

Adapun aplikasi pemasaran yang dimiliki Pemerintah Kota Madiun masih difungsikan sebagai media pendukung, khususnya untuk pasar lokal.

“Kalau marketplace nasional memang persaingannya berat karena membutuhkan modal yang sangat besar. Untuk lokal, Pemkot sudah menyiapkan aplikasi khusus bagi ASN sebagai bentuk dukungan terhadap produk UMKM,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Perdana Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Segera Digelar, Enam Terdakwa Hadapi Dakwaan

    Sidang Perdana Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Segera Digelar, Enam Terdakwa Hadapi Dakwaan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkara dugaan tindak pidana korupsi anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2020-2024 memasuki tahap persidangan. Enam terdakwa dalam perkara tersebut dijadwalkan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Kamis (1/10/2026). Keenamnya telah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Magetan ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya dan tercatat […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Mangga dan Perabotan Terguling di Jalur Ekstrem Sarangan, Dua Penumpang Luka Ringan

    Truk Bermuatan Mangga dan Perabotan Terguling di Jalur Ekstrem Sarangan, Dua Penumpang Luka Ringan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk Isuzu bermuatan buah mangga dan sejumlah perabotan rumah tangga terguling saat melintasi jalur ekstrem menuju kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026). Kecelakaan tunggal itu terjadi di tikungan atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Dalam peristiwa tersebut, dua penumpang truk mengalami luka ringan. Keduanya yakni […]

    Bagikan
  • Guru Garda Terdepan Perubahan, Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

    Guru Garda Terdepan Perubahan, Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-80, Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar apel peringatan pada Selasa (25/11/2025). Apel berlangsung khidmat diikuti para kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Madiun, serta dipimpin langsung Wali Kota Madiun, Maidi. Yang menarik, peserta upacara mengenakan pakaian adat dari Sabang hingga Merauke, menampilkan […]

    Bagikan
  • Bea Cukai Madiun Musnahkan 4,6 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp4,27 Miliar

    Bea Cukai Madiun Musnahkan 4,6 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp4,27 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Madiun memusnahkan sebanyak 4.628.624 batang rokok ilegal hasil penindakan kepabeanan dan cukai, Rabu (17/6/2026). Barang kena cukai ilegal tersebut diperkirakan memiliki nilai barang mencapai Rp6,71 miliar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp4,27 miliar yang berhasil diamankan. Pemusnahan […]

    Bagikan
  • Warga Banjarejo Kota Madiun Meriahkan Jalan Santai, Tari Beksan Parisuko Ikut Warnai Perayaan Kemerdekaan

    Warga Banjarejo Kota Madiun Meriahkan Jalan Santai, Tari Beksan Parisuko Ikut Warnai Perayaan Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Nuansa perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di penghujung Agustus. Hal itu nampak saat ribuan warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, memadati kawasan Kampung Jepang, Minggu (30/8/2026) pagi. Sedikitnya 5.000 warga mengikuti jalan santai yang digelar Kelurahan Banjarejo tersebut. Kegiatan diberangkatkan langsung oleh Pelaksana […]

    Bagikan
  • Disbudpar Magetan Angkat Bicara Soal Asuransi Wisata Telaga Sarangan, Untuk Lindungi Jiwa

    Disbudpar Magetan Angkat Bicara Soal Asuransi Wisata Telaga Sarangan, Untuk Lindungi Jiwa

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Peristiwa tanah longsor yang terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (17/1/2026) pukul 09.42 WIB menyisakan persoalan. Diketahui, longsor yang terjadi di sisi selatan, Dusun Ngluweng, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, menyebabkan talud amblas dan menyeret sejumlah sepeda motor milik wisatawan ke dalam telaga. Sekitar tujuh sepeda motor yang […]

    Bagikan
expand_less