Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Dukung Geliat UMKM dan Ekraf, Support Sektor Pariwisata

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 109
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota tinjau UMKM dan pelaku ekonomi kreatif Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif (Ekraf) sebagai penopang pengembangan pariwisata daerah. Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau sejumlah pelaku UMKM dan ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Madiun, Kamis (9/7/2026).

Kunjungan tersebut menyasar berbagai usaha kuliner dan kerajinan lokal yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata. Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya produsen Madumongso Cap Tawon, sambal pecel Jeruk Purut, Charudhatri Tas Goni serta Madumongso Wahyu Tumurun dan produksi Kerupuk Sahabat.

Menurut Bagus Panuntun, keberadaan UMKM menjadi bagian penting dalam ekosistem pariwisata Kota Madiun. Setelah sebelumnya meninjau sentra batik, kali ini perhatian difokuskan pada kuliner tradisional dan produk kerajinan.

“Pendukung dari pariwisata yaitu UMKM. Kalau kemarin kita di batik, hari ini kita ke teman-teman kuliner dan ekraf,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga memberikan perhatian khusus terhadap produk Madumongso. Hal itu sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Madiun yang tengah mengajukan Madumongso sebagai warisan budaya tak benda.

Image Not Found
Pemkot dorong UMKM jadi penopang sektor pariwisata daerah. Foto : Kris-Sinergia

Ia mengatakan, hasil kajian yang disusun Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) telah rampung dan diterima. Saat ini pemerintah ingin memastikan kesiapan ekosistem produksi Madumongso di tingkat pelaku UMKM.

“Kebetulan Kota Madiun hari ini mengajukan terkait warisan takbenda yaitu Madumongso. Setelah kajian dari Disbudparpora selesai, saya ingin melihat langsung bagaimana produksinya di masing-masing UMKM. Kalau nanti kita mengajukan ke UNESCO, ekosistem Madumongso ini harus siap,” katanya.

Selain meninjau proses produksi, Bagus juga mencicipi langsung produk yang dihasilkan para pelaku usaha. Menurutnya, kualitas rasa Madumongso yang diproduksi para UMKM sudah cukup baik dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Tak hanya melakukan pemantauan, Pemerintah Kota Madiun juga menyiapkan dukungan nyata bagi pelaku UMKM. Bagus mengungkapkan, pada tahun 2027 pemerintah berencana memberikan bantuan modal usaha dalam bentuk peralatan produksi.

“Insya Allah tahun 2027 kami sudah menyiapkan bantuan modal usaha kepada para pelaku UMKM. Bukan dalam bentuk uang, tetapi berupa peralatan yang memang dibutuhkan untuk mendukung produksi mereka,” jelasnya.

Saat ini, pemerintah tengah mendata kebutuhan masing-masing pelaku usaha agar bantuan yang diberikan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Terkait persaingan produk tradisional dengan makanan pabrikan, Bagus menilai keduanya memiliki segmen pasar yang berbeda sehingga tidak harus dipertentangkan. Menurutnya, strategi yang lebih penting adalah memperkuat keterkaitan produk UMKM dengan sektor pariwisata.

“Pabrikan punya pangsa pasar sendiri, makanan tradisional juga punya pasar sendiri. Karena itu kami menata pariwisata agar UMKM bisa menjadi sektor pendukung yang kuat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah pelaku UMKM telah mampu menjangkau konsumen dari luar Kota Madiun, sehingga peluang pengembangan usaha dinilai masih sangat terbuka.

Sementara itu, mengenai pemasaran digital, Bagus menyebut sebagian besar pelaku UMKM kini lebih aktif memanfaatkan fitur live marketplace karena dinilai lebih efektif dalam meningkatkan penjualan.

Adapun aplikasi pemasaran yang dimiliki Pemerintah Kota Madiun masih difungsikan sebagai media pendukung, khususnya untuk pasar lokal.

“Kalau marketplace nasional memang persaingannya berat karena membutuhkan modal yang sangat besar. Untuk lokal, Pemkot sudah menyiapkan aplikasi khusus bagi ASN sebagai bentuk dukungan terhadap produk UMKM,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ojol Madiun Galang Donasi untuk Palestina di Simpang Lima Tugu Pendekar

    Ojol Madiun Galang Donasi untuk Palestina di Simpang Lima Tugu Pendekar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi solidaritas untuk Palestina terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Di Kota Madiun, dukungan datang dari komunitas driver ojek online (ojol) yang menggelar aksi galang dana bersama Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat di kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar, Jumat (03/10/2025). Ramadhanu Wicaksono, koordinator aksi yang tergabung dalam Ojol Madiun Peduli […]

    Bagikan
  • Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di kilometer 33–34, Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Rabu (29/10/2025) sore. Insiden tersebut menewaskan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk Isuzu […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun resmi menandatangani kesepakatan bersama terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025. Penandatanganan ini berlangsung dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun pada Rabu (18/06/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Madiun, Wakil Bupati, Ketua […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Serbu Penukaran Uang Layak Edar dari Bank Indonesia

    Warga Kota Madiun Serbu Penukaran Uang Layak Edar dari Bank Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bank Indonesia (BI) Kediri menyiapkan uang layak edar untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang pada momen Ramadhan dan Idul Fitri 2025. Seperti yang terpantau di Pasar Sleko Kota Madiun yang diserbu warga Kota Madiun, Rabu (12/2/2025). Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Pasar Besar Ngawi.  Salah satu warga Kota Madiun, Purnomo […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Ponorogo Bersihkan Makam Jelang Ramadhan photo_camera 3

    Ratusan Warga Ponorogo Bersihkan Makam Jelang Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, ratusan warga di wilayah Ponorogo, Jawa Timur, menggelar tradisi bersih-bersih makam. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus menciptakan kenyamanan bagi para peziarah. Seperti yang terlihat di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, pada Jumat (13/2/2026) pagi. Puluhan warga bersama perangkat kelurahan bergotong […]

    Bagikan
  • Aduan Roti Berjamur, Dinkes Madiun Cek SPPG Assalam Geger

    Aduan Roti Berjamur, Dinkes Madiun Cek SPPG Assalam Geger

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan pengecekan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Selasa (30/12/2025). Langkah ini menyusul adanya aduan dari wali murid terkait paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa roti berjamur yang diterima peserta didik PAUD. Tim Dinkes memantau lokasi penyimpanan bahan makanan serta meminta […]

    Bagikan
expand_less