Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 292
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
longsor kikis jalan desa ngebel di dukuh bogan pada Kamis (2/4/2026) foto : BPBD Ponorogo

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 36 kejadian bencana tercatat melanda Kabupaten Ponorogo sepanjang Maret 2026. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan, cuaca ekstrem menjadi penyumbang terbesar dengan 18 kejadian, disusul 11 kasus banjir dan 7 kejadian tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan jika dirata-rata, kejadian bencana terjadi hampir setiap hari. Namun dalam kondisi cuaca ekstrem, jumlah kejadian bisa meningkat tajam dalam satu hari.

“Kalau dirata-rata memang hampir setiap hari ada. Tapi saat cuaca ekstrem, dalam sehari bisa lebih dari empat kejadian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bencana akibat angin kencang memiliki cakupan dampak yang luas. Dalam satu kejadian, wilayah terdampak bisa meliputi beberapa kecamatan sekaligus, meski tetap dihitung sebagai satu peristiwa.

“Kalau angin, wilayah terdampaknya luas, beda kecamatan bisa terdampak semua, tapi tetap dihitung satu kejadian,” imbuhnya.

Salah satu kejadian terakhir adalah tanah longsor di jalur lingkar wisata Ngebel, tepatnya di wilayah Wagir Lor. Material longsor sempat menutup akses jalan, namun berhasil ditangani dalam waktu satu hari menggunakan alat berat. Meski akses sudah kembali normal, BPBD mengingatkan masih adanya potensi longsor susulan. Hasil pemantauan menggunakan drone menunjukkan adanya retakan di bagian atas tebing.

“Masih ada potensi longsor susulan karena ditemukan celah atau retakan di atas,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca periode 1 hingga 7 April, Ponorogo masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Dari tujuh hari tersebut, lima hari diprediksi masuk kategori cuaca ekstrem. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga pertengahan April atau dasarian kedua. Setelah itu, Ponorogo diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada dasarian ketiga April, dengan kecenderungan lebih kering dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini diperkirakan lebih kering dibanding tahun lalu. Tapi tetap kita lihat perkembangan ke depan,” pungkas Masun. (ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPJ APBD 2025 Disahkan, DPRD Ngawi Soroti SILPA Rp150 Miliar

    LKPJ APBD 2025 Disahkan, DPRD Ngawi Soroti SILPA Rp150 Miliar

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – DPRD Kabupaten Ngawi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD, Selasa (23/6/2026). Agenda rapat juga diisi dengan penyampaian jawaban Bupati Ngawi atas pandangan umum enam fraksi DPRD terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun Toyota Kijang Tabrak 4 Motor 1 Rumah, Delapan Orang Luka

    Kecelakaan Beruntun Toyota Kijang Tabrak 4 Motor 1 Rumah, Delapan Orang Luka

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan beberapa kendaraan terjadi di Jalan Ngawi–Sine, tepatnya di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga setempat karena dampak tabrakannya merusak sejumlah kendaraan dan menyebabkan banyak korban luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, membenarkan adanya […]

    Bagikan
  • Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi dan mendeskripsi spesies baru cecak jarilengkung genus Cyrtodactylus dari Jawa Timur. Cecak itu diberi nama Cyrtodactylus pecelmadiun lantaran terinspirasi dari kuliner pecel Madiun di Jawa Timur. Hal itu tak lepas karena spesies ini ditemukan di sekitar Madiun, yakni di Maospati dan Mojokerto.  Dikutip dari siaran pers […]

    Bagikan
  • Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Rabu (24/12/2025).  Aksi demonstrasi dipicu insiden pembubaran acara bedah dan diskusi buku karya kolektif Tim Indonesia Baru—yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu—yang […]

    Bagikan
  • 38 SPPG Telah Berdiri, Pemkab Madiun Tekankan SOP ketat Pada Mitra

    38 SPPG Telah Berdiri, Pemkab Madiun Tekankan SOP ketat Pada Mitra

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga saat ini, tercatat sudah ada 38 SPPG berdiri di Kabupaten Madiun, sementara kebutuhan ideal mencapai sekitar 53 hingga 54 unit. Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda grand launching SPPG Anak Sejahtera Wonoasri yang dikelola […]

    Bagikan
  • Eskavator Terbakar di Ponorogo, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Eskavator Terbakar di Ponorogo, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah eskavator milik seorang operator terbakar hebat saat dipanasi di lahan kosong yang rencananya akan dijadikan rest area di Jalan Nasional penghubung Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Senin (28/04/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran bermula saat Rochim (48), operator asal Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Ngawi, memanaskan mesin […]

    Bagikan
expand_less