Berita Terkini
Trending Tags

LKPJ APBD 2025 Disahkan, DPRD Ngawi Soroti SILPA Rp150 Miliar

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 113
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Ngawi sahkan LKPJ APBD 2025, SILPA jadi sorotan. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – DPRD Kabupaten Ngawi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD, Selasa (23/6/2026). Agenda rapat juga diisi dengan penyampaian jawaban Bupati Ngawi atas pandangan umum enam fraksi DPRD terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tersebut.

Dalam pembahasan itu, salah satu isu yang paling banyak menjadi perhatian fraksi-fraksi DPRD adalah besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp150 miliar.

Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko, mengatakan seluruh tahapan pembahasan telah dilalui, mulai dari penyampaian pandangan umum fraksi hingga jawaban bupati. Hasilnya, seluruh fraksi menyetujui Ranperda LKPJ APBD 2025 untuk ditetapkan menjadi Perda.

Menurut Yuwono, mayoritas fraksi mempertanyakan penyebab munculnya SILPA yang nilainya cukup besar. Dari total pagu APBD sebesar sekitar Rp2,427 triliun, realisasi anggaran mencapai sekitar Rp2,423 triliun, sehingga masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp150 miliar.

Ia menjelaskan, SILPA tersebut tidak akan dibiarkan mengendap, melainkan akan dimasukkan dalam pembahasan APBD Perubahan Tahun 2026. DPRD juga akan mencermati penggunaannya agar benar-benar diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat serta mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah.

“Mayoritas fraksi memang memberikan perhatian terhadap besarnya SILPA. Nantinya anggaran tersebut akan dibahas kembali dalam APBD Perubahan 2026 dan kami akan memastikan penggunaannya difokuskan pada program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Yuwono.

Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjelaskan bahwa SILPA sebesar Rp150 miliar berasal dari sisa belanja langsung, terutama kegiatan fisik yang belum terlaksana serta sejumlah proyek di organisasi perangkat daerah (OPD) yang gagal dilelang. Kondisi tersebut dipengaruhi adanya perubahan regulasi maupun mekanisme pelaksanaan pengadaan.

Selain itu, Ony menyebut pemerintah daerah juga mempertimbangkan arahan dari Kementerian Keuangan agar daerah yang masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap dana transfer pemerintah pusat mulai melakukan pencadangan anggaran sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika fiskal di masa mendatang.

“SILPA ini berasal dari sisa belanja langsung, termasuk beberapa kegiatan fisik dan paket pekerjaan yang tidak dapat dilaksanakan karena perubahan regulasi maupun mekanisme. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan kembali melalui APBD Perubahan 2026, sekaligus mengikuti arahan pemerintah pusat agar daerah mulai menyiapkan pencadangan fiskal,” jelas Ony.

Dengan disetujuinya Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Perda, Pemerintah Kabupaten Ngawi selanjutnya akan menyiapkan pembahasan APBD Perubahan Tahun 2026. DPRD menegaskan akan mengawal pemanfaatan SILPA agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah. (Har)

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

    Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) terus berlanjut dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah Madiun Raya. Kehadiran jembatan tersebut menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Salah satu jembatan yang telah dimanfaatkan masyarakat berada di Desa […]

    Bagikan
  • DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menindaklanjuti laporan kematian puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat disebabkan oleh avian influenza (AI) atau flu burung. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris, mengatakan usai menerima laporan, tim Petugas […]

    Bagikan
  • Jelang Sidang Gugatan PHPU Sujatno-Ida, KPU dan Bawaslu Magetan Tegaskan Sejumlah Persiapan

    Jelang Sidang Gugatan PHPU Sujatno-Ida, KPU dan Bawaslu Magetan Tegaskan Sejumlah Persiapan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Bupati dan Wakil Bupati Magetan tahun 2024, akan disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK). Berdasarkan website resmi MKRI.id, jadwal sidang dijadwalkan pada Rabu (8/1/2025), pukul 13.00 WIB, di Gedung MKRI 1 Lantai 2, dengan agenda pemeriksaan pendahuluan. Dalam situs tersebut, pemohon sidang berasal dari Paslon […]

    Bagikan
  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
  • KA Madiun Jaya New Generation: Sudah 10.571 Penumpang, Kamu Kapan Coba?

    KA Madiun Jaya New Generation: Sudah 10.571 Penumpang, Kamu Kapan Coba?

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – KA Madiun Jaya yang beroperasi sejak 21 Maret 2025 lalu mulai menjadi pilihan para pelanggan. Terbukti, jumlah penumpang KA Madiun Jaya 10.571 pelanggan telah menikmati perjalanan dari Stasiun Madiun – Pasar Senen PP. Dengan rincian sebanyak 2.573 penumpang menggunakan kelas layanan eksekutif dan 7.998 penumpang menggunakan kelas ekonomi. KA Madiun […]

    Bagikan
  • Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda wilayah Kabupaten Madiun hingga akhir April 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyebut kondisi ini terjadi seiring masuknya masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau atau pancaroba. “Dimungkinkan masih terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang sampai akhir April […]

    Bagikan
expand_less