Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Deras Picu Banjir di Magetan, Tanggul Jebol hingga Jalan Rusak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tanggul jebol dan banjir rendam permukiman warga di Kabupaten Magetan, (4/4/2026), Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu (4/4/2026) sore, memicu banjir di sejumlah titik. Air meluap ke permukiman warga hingga ruas jalan utama, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan arus lalu lintas.

Salah satu kejadian paling parah terjadi di Jalan Raya Magetan–Sarangan, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Magetan, Desa Campursari, Kecamatan Sidorejo. Tanggul talut di lokasi tersebut jebol setelah tidak mampu menahan derasnya aliran air. Akibatnya, air meluap ke badan jalan dan menyebabkan kemacetan.

Banjir juga menerjang sebuah tenda hajatan pernikahan warga di Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo. Sejumlah kursi dan meja tamu terseret arus. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama kurang lebih tiga jam, sehingga air dari area persawahan meluap ke jalan dan permukiman.

Di wilayah perkotaan, banjir merendam kawasan Jalan Patimura, Kelurahan Selosari, dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter hingga masuk ke dalam rumah warga. Sementara di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Sukowinangun, banjir tidak hanya merendam, tetapi juga merusak fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan panti, serta mengelupas aspal jalan sepanjang kurang lebih 15 meter.

Seorang warga, Monika, mengaku banjir datang tiba-tiba disertai suara gemuruh. Ia menyebut kerusakan jalan hingga genangan air di sejumlah fasilitas umum sudah sering dilaporkan, namun belum mendapat penanganan.

“Waktu hujan deras terdengar suara gemuruh, banjir merusak aspal dan menggenangi sekolah, panti, serta masjid. Kami sudah berkali-kali melapor, tapi belum ada tanggapan,” ujarnya.

Warga lainnya, Suyoto, langsung mengambil tindakan cepat untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar. Ia mematikan aliran listrik di masjid dan mengevakuasi barang-barang.

“Saya langsung mematikan listrik di masjid dan mengamankan barang-barang di dalam,” katanya.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Ninu Pratikta, menjelaskan banjir disebabkan intensitas hujan tinggi yang mengakibatkan tanggul jebol serta merendam sejumlah kawasan permukiman.

“Dampaknya cukup luas, mulai dari jebolnya tanggul di depan SMA Negeri 3 hingga genangan di wilayah kota,” jelasnya.

Meski banjir mulai surut sekitar tiga jam setelah hujan reda, petugas masih berjaga di sejumlah titik rawan, khususnya di Jalan Mayjen Sungkono yang mengalami kerusakan cukup parah.

Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, menyatakan pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan dan risiko kecelakaan.

“Arus lalu lintas kami alihkan karena kondisi jalan rusak dan aspal mengelupas,” ujarnya.

Pengalihan arus dilakukan dari arah Kota Magetan menuju Terminal Magetan, serta sebaliknya, melalui Jalan Mayjen Sukowati. Sementara itu, petugas BPBD masih melakukan pendataan terhadap rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak banjir. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Hari Penggeledahan, KPK Sita Jam Tangan Premium hingga Mobil Mewah

    4 Hari Penggeledahan, KPK Sita Jam Tangan Premium hingga Mobil Mewah

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo/Kota Madiun — Upaya pengusutan kasus dugaan suap jual beli jabatan, proyek pengadaan, dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo terus digencarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selama empat hari berturut-turut, mulai Selasa (11/11/2025) sampai Jumat (14/11/2025), tim penyidik bergerak ke berbagai titik untuk melakukan penggeledahan lanjutan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada Sinergia Mediatama […]

    Bagikan
  • Program TMMD Kembali Hadir, Kasrem 081/DSJ Cek Sasaran

    Program TMMD Kembali Hadir, Kasrem 081/DSJ Cek Sasaran

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Tulungagung – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kini kembali hadir di wilayah Korem 081/Dhirot Saha Jaya (DSJ) di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Bahkan, dalam sepekan terakhir telah dilaksanakan Pra TMMD ke-123 Kodim 0807/Tulungagung. Dalam kesempatan ini, Kasrem 081/DSJ, Letkol Inf Meina turut meninjau lokasi sasaran TMMD. “Pra TMMD yang […]

    Bagikan
  • Keberangkatan Jemaah Umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi

    Keberangkatan Jemaah Umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Biro Umrah dan Haji Sindo Wisata Madiun kembali memberangkatkan rombongan jemaah umrahnya menuju Tanah Suci. Pada Sabtu, 28 Desember 2024, prosesi pemberangkatan berlangsung di Asrama Haji Kota Madiun, di mana satu bus rombongan jemaah berkumpul untuk melaksanakan sholat safar dan istighosah sebelum memulai perjalanan mereka menuju ke Tanah Suci. Keberangkatan kali ini […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, belum rampung meski melewati batas kontrak. Hal itu terungkap saat Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada Selasa (23/12/2025). Jembatan senilai Rp9,1 miliar yang dikerjakan CV Dwi Tunggal Sejati tersebut seharusnya selesai pada 17 Desember 2025. Namun […]

    Bagikan
  • Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak

    Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bencana tanah retak terjadi di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2) dini hari. Dua rumah warga dilaporkan terdampak akibat pergerakan tanah yang dipicu kondisi tanah labil. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Warga sempat mendengar […]

    Bagikan
  • Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana tak biasa terjadi di sebuah dealer sepeda motor di Kabupaten Ponorogo, Senin (01/09/2025). Seorang warga Desa Sendang, Kecamatan Ngrayun, mendatangi showroom tersebut dengan membawa empat karung dan satu kardus berisi uang koin. Uang receh pecahan Rp500 dan Rp1.000 itu dipakai untuk membeli sepeda motor baru seharga Rp20,4 juta. Adalah Sunarta, […]

    Bagikan
expand_less