Berita Terkini
Trending Tags

CCTV Rekam Aksi Pencurian di Minimarket Ngawi, Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aksi pencurian terekam CCTV di salah satu minimarket di Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi — Aksi pencurian di sebuah minimarket di Kabupaten Ngawi terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 18 detik itu, seorang perempuan terlihat menyembunyikan barang curian dengan modus menjepitnya di antara kedua kaki, lalu menutupinya menggunakan gamis.

Peristiwa tersebut terjadi di Kharisma Minimarket, Dusun Pucanganom, Desa Kendal, Kecamatan Kendal, pada Minggu (6/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Karyawan minimarket, Agus, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, pelaku berhasil membawa kabur enam kotak susu formula bayi dengan total kerugian lebih dari Rp1 juta.

“Ada enam kotak susu yang hilang, rinciannya empat ukuran satu kilogram dan dua ukuran 500 gram,” kata Agus.

Ia menjelaskan, aksi tersebut diduga dilakukan secara berkelompok. Sebelum pencurian terjadi, seorang pria lebih dulu masuk ke dalam toko untuk memantau situasi.

“Awalnya ada satu laki-laki masuk lebih dulu, seolah hanya melihat-lihat, kemungkinan untuk memastikan kondisi di dalam aman,” ujarnya.

Tak lama kemudian, dua orang lainnya, seorang pria dan seorang perempuan, masuk dan diduga langsung menjalankan aksi pencurian.

“Dua orang berikutnya masuk hampir bersamaan. Penampilannya tertutup semua, dua laki-laki pakai sarung, sementara yang perempuan memakai gamis, jilbab besar, dan masker,” imbuh Agus.

Ia menilai, cara pelaku menjalankan aksinya cukup rapi dan terencana, sehingga luput dari perhatian karyawan.

“Barang diambil dari dekat tiang, lalu disembunyikan di bawah kaki, jadi tidak terlihat. Cara mereka cukup lihai,” tuturnya.

Meski mengalami kerugian, pihak minimarket memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Agus menyebut, pihaknya akan lebih fokus meningkatkan kewaspadaan.

“Kami tidak melaporkan kejadian ini, tapi ke depan akan lebih waspada dan memperketat pengawasan di dalam toko,” katanya.

Sementara itu, kasir minimarket, Nanik, mengatakan pelaku sempat berpura-pura menjadi pembeli sebelum melakukan aksinya.

“Mereka sempat tanya obat tertentu yang sebenarnya tidak ada di sini, sambil membeli pasta gigi,” ujar Nanik.

Ia mengaku sempat merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku, namun tidak berani melakukan pemeriksaan langsung.

“Sempat curiga karena cara jalannya tidak biasa, tapi kami tidak berani menggeledah dan tetap melayani seperti biasa,” katanya.

Kecurigaan tersebut baru terjawab setelah karyawan melakukan pengecekan stok barang usai jam operasional.

“Setelah toko tutup, kami cek stok, ternyata ada barang yang tercatat tapi tidak ada di etalase. Akhirnya kami buka rekaman CCTV dan benar terjadi pencurian,” ungkapnya.

Ia juga memastikan, perempuan yang terekam CCTV merupakan orang yang sebelumnya sempat berinteraksi langsung dengannya.

“Yang mengambil itu orang yang sempat tanya obat ke saya, ternyata memang dia pelakunya,” tegas Nanik.

Lebih lanjut, Agus menyebut bahwa minimarket tersebut sebelumnya juga pernah menjadi sasaran pencurian dengan modus berbeda.

“Sekitar setahun lalu pernah ada pembobolan dari tembok belakang, kerugiannya juga cukup besar dan sampai sekarang pelakunya belum tertangkap,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Satgas Pangan Cek Bapokting

    Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Satgas Pangan Cek Bapokting

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut bulan Ramadan dan Idul Fitri 2025, jajaran Satgas Pangan Kota Madiun yang terdiri Dinas Perdagangan Kota Madiun, Satreskrim Polres Madiun Kota, Pertamina, dan Kejaksaan Negeri Kota Madiun melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) pada Rabu (19/2/2025). Pemantauan dilakukan di sejumlah titik diantaranya Gudang Bulog, Pasar Besar […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Dua Desa di Madiun, Puluhan Rumah Warga Rusak

    Angin Kencang Terjang Dua Desa di Madiun, Puluhan Rumah Warga Rusak

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Geger dan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (06/11/2025) sore. Kejadian itu menyebabkan sejumlah rumah warga di dua desa mengalami kerusakan. Kerusakan paling banyak terjadi di Desa Ketandan dan Desa Sareng. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan […]

    Bagikan
  • Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

    Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun tengah getol uji drone untuk proses pemupukan. Efisiensi pemakaian selama 20 menit terbang, burung besi itu mampu menyemprotkan pupuk secara presisi di lahan sawah seluas 1.5 hektar. Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Raswiyanto mengaku drone ini merupakan salah satu adaptasi inovasi tehnologi kekinian. […]

    Bagikan
  • Hari Kartini 2026 di Kota Madiun, Perempuan Kian Berdaya, Kesetaraan Gender Makin Nyata

    Hari Kartini 2026 di Kota Madiun, Perempuan Kian Berdaya, Kesetaraan Gender Makin Nyata

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upacara di halaman Balai Kota Madiun pada Selasa (21/4/2026) terasa berbeda. Dipenuhi semangat perempuan-perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengambil peran penuh sebagai petugas sekaligus peserta upacara. Momentum Hari Kartini ke-147 ini bukan sekedar seremoni tahunan, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang kesetaraan gender yang kini mulai menunjukkan hasil nyata […]

    Bagikan
  • Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Momen libur natal dan tahun baru (Nataru) berdampak pada tingkat okupansi hotel di Kota Madiun. Tingkat hunian kamar hotel di Kota Madiun mencapai 80 persen. Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun Aris Suharno Sabtu (28/12/2024). “Alhamdulillah, hampir semua kamar terisi 70-80 persen dari hotel bintang maupun […]

    Bagikan
expand_less