Berita Terkini
Trending Tags

Pekerja Tersengat Listrik di Proyek KDMP Magetan, Alami Luka Bakar hingga Diduga Patah Tulang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 254
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pekerja proyek KDMP Magetan tersengat listrik saat angkat rangka atap, (10/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Seorang pekerja bangunan, Heru Setiawan (27), warga Desa Taji, Kecamatan Karas, mengalami luka serius usai tersengat listrik tegangan tinggi saat mengerjakan rangka atap.

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama sejumlah pekerja lain mengangkat besi untuk rangka atap. Tanpa disadari, besi yang diangkat menyentuh kabel listrik udara yang melintang tepat di atas lokasi proyek.

Rekan kerja korban, Yusuf Saeroni, menuturkan bahwa insiden berlangsung sangat cepat. Ia menyebut korban tidak menyadari keberadaan kabel listrik saat bekerja.

“Korban sedang mengangkat besi untuk rangka atap, kemungkinan tidak melihat kabel listrik di atas. Saat besi menyentuh kabel, korban langsung tersengat dan terjatuh,” ujar Yusuf.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, terutama di bahu kiri dan bagian kanan bawah tubuh. Selain itu, korban juga mengeluhkan nyeri hebat pada pundak kiri yang diduga akibat cedera tulang setelah terjatuh dari ketinggian.

Yusuf menambahkan, kondisi korban sempat mengkhawatirkan saat pertama kali ditangani.

“Luka bakarnya terlihat di beberapa bagian tubuh, dan korban juga mengeluhkan sakit di bahu. Dugaan sementara ada cedera tulang akibat jatuh dari atas,” katanya.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Panekan untuk mendapatkan penanganan awal, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Madiun karena keterbatasan fasilitas.

Diketahui, Heru merupakan pekerja harian lepas yang baru sekitar lima hari bekerja di proyek tersebut dengan upah Rp150 ribu per hari. Rekan pekerja menyebut korban bahkan belum menerima gaji sejak mulai bekerja.

“Dia baru beberapa hari bekerja di sini, belum sempat menerima upah. Kami juga tidak menyangka kejadian seperti ini bisa terjadi,” ungkap salah satu pekerja di lokasi.

Saat insiden terjadi, sekitar 10 pekerja tengah beraktivitas di area proyek. Minimnya pengamanan serta kurangnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya, khususnya dari kabel listrik tegangan tinggi, diduga menjadi pemicu kecelakaan.

Seorang pekerja lain menilai pengawasan di lokasi proyek seharusnya lebih diperketat.

Image Not Found
Besi yang diangkat korban menyentuh kabel listrik udara yang melintang tepat di atas lokasi proyek, Foto : Istimewa

“Seharusnya ada pengawasan lebih ketat, apalagi posisi kabel listrik sangat dekat dengan area kerja. Ini jelas berbahaya bagi pekerja,” ujarnya.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja di proyek KDMP di wilayah Magetan. Sebelumnya, pada Februari 2026, seorang pekerja bernama Suratni (39) mengalami kecelakaan hingga jari tangannya remuk akibat terjepit mesin molen.

Saat itu, korban mengaku bekerja tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

“Waktu itu saya bekerja seperti biasa untuk kebutuhan menjelang Lebaran. Mungkin karena kurang waspada, tangan saya terjepit mesin,” kata Suratni.

Rangkaian kejadian ini menjadi peringatan serius terkait pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor konstruksi. Tanpa perlindungan yang memadai, pekerja harian lepas menjadi kelompok paling rentan mengalami kecelakaan.

Warga sekitar pun berharap ada perbaikan dalam sistem keselamatan kerja di proyek tersebut.

“Harapannya ke depan ada perhatian lebih terhadap keselamatan kerja, supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar seorang warga.

Sementara itu, pihak keluarga korban juga berharap adanya tanggung jawab dari pihak terkait, termasuk pemberian santunan yang layak.

“Kami hanya berharap ada tanggung jawab dan bantuan yang pantas untuk korban,” kata perwakilan keluarga. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Kepala Dinas di Kota Madiun Diisi Plt, 2 Eselon II Tahun ini Menyusul Pensiun

    2 Kepala Dinas di Kota Madiun Diisi Plt, 2 Eselon II Tahun ini Menyusul Pensiun

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun hingga kini belum ada tanda-tanda melakukan mutasi jabatan di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dikonfirmasi usai pembekalan persiapan purna pegawai negeri sipil (PNS), Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto mengungkapkan hal itu terus dikoordinasikan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi ( Kemenpan-RB). […]

    Bagikan
  • HPN 2025, Kapolres Madiun Kota : Peranan Pers Dalam Edukasi Informasi Sangat Penting

    HPN 2025, Kapolres Madiun Kota : Peranan Pers Dalam Edukasi Informasi Sangat Penting

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergi | Kota Madiun – Hari Pers Nasional jatuh tanggal 9 Februari, menjadi momentum refleksi insan pers di Indonesia. Pers menjadi bagian dari pilar demokrasi bangsa yang tidak bisa dikesampingkan. Apalagi, di era digitalisasi serta media sosial yang makin marak, pers memiliki tugas yang tak gampang. Dalam kesempatan ini, Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna DPRD Ponorogo Bahas Jawaban Bupati atas Pandangan Fraksi Terkait Raperda P-APBD 2025

    Rapat Paripurna DPRD Ponorogo Bahas Jawaban Bupati atas Pandangan Fraksi Terkait Raperda P-APBD 2025

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025. Rapat tersebut berlangsung pada Senin (30/06/2025) di ruang sidang paripurna gedung DPRD Ponorogo, dan dihadiri […]

    Bagikan
  • Jelang Porprov 2025, Atlet Muay Thai dan Kickboxing Kota Madiun Geber Latihan

    Jelang Porprov 2025, Atlet Muay Thai dan Kickboxing Kota Madiun Geber Latihan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Meski berpuasa di bulan suci Ramadhan tidak menghalangi atlet-atlet muay thai dan kickboxing Kota Madiun untuk terus berlatih. Mereka lebih memilih latihan untuk mempersiapkan Kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) mendatang. Seperti terlihat di pusat pelatihan kick boxing dan muay thai di Gor Wilis Kota Madiun. Pada latihan ini, para […]

    Bagikan
  • Miris, Oknum Kiai di Ngawi Diduga Cabuli Santri Laki-Laki

    Miris, Oknum Kiai di Ngawi Diduga Cabuli Santri Laki-Laki

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sungguh menggemparkan, seorang oknum kiai di Kabupaten Ngawi diduga melakukan tindak asusila. Oknum kiai berinisial AUR (53) dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan perbuatan asusila terhadap santri laki-laki. Mirisnya, oknum Kiai ini merupakan pengasuh pondok pesantren ternama di Ngawi. Kasus itu terungkap usai jajaran Satreskrim Polres Ngawi menerima laporan dari […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan kumuh di Kota Madiun memasuki tahap verifikasi. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang diajukan oleh Pemerintah Kota Madiun sebagai sasaran program, Rabu (30/07/2025). Tim menyasar dua kecamatan, yakni Manguharjo dan Kartoharjo, untuk mengecek kelayakan lahan yang direncanakan mendapatkan bantuan pendanaan […]

    Bagikan
expand_less