Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Pekerja Tersengat Listrik di Proyek KDMP Magetan, Alami Luka Bakar hingga Diduga Patah Tulang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 390
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pekerja proyek KDMP Magetan tersengat listrik saat angkat rangka atap, (10/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Seorang pekerja bangunan, Heru Setiawan (27), warga Desa Taji, Kecamatan Karas, mengalami luka serius usai tersengat listrik tegangan tinggi saat mengerjakan rangka atap.

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama sejumlah pekerja lain mengangkat besi untuk rangka atap. Tanpa disadari, besi yang diangkat menyentuh kabel listrik udara yang melintang tepat di atas lokasi proyek.

Rekan kerja korban, Yusuf Saeroni, menuturkan bahwa insiden berlangsung sangat cepat. Ia menyebut korban tidak menyadari keberadaan kabel listrik saat bekerja.

“Korban sedang mengangkat besi untuk rangka atap, kemungkinan tidak melihat kabel listrik di atas. Saat besi menyentuh kabel, korban langsung tersengat dan terjatuh,” ujar Yusuf.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, terutama di bahu kiri dan bagian kanan bawah tubuh. Selain itu, korban juga mengeluhkan nyeri hebat pada pundak kiri yang diduga akibat cedera tulang setelah terjatuh dari ketinggian.

Yusuf menambahkan, kondisi korban sempat mengkhawatirkan saat pertama kali ditangani.

“Luka bakarnya terlihat di beberapa bagian tubuh, dan korban juga mengeluhkan sakit di bahu. Dugaan sementara ada cedera tulang akibat jatuh dari atas,” katanya.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Panekan untuk mendapatkan penanganan awal, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Madiun karena keterbatasan fasilitas.

Diketahui, Heru merupakan pekerja harian lepas yang baru sekitar lima hari bekerja di proyek tersebut dengan upah Rp150 ribu per hari. Rekan pekerja menyebut korban bahkan belum menerima gaji sejak mulai bekerja.

“Dia baru beberapa hari bekerja di sini, belum sempat menerima upah. Kami juga tidak menyangka kejadian seperti ini bisa terjadi,” ungkap salah satu pekerja di lokasi.

Saat insiden terjadi, sekitar 10 pekerja tengah beraktivitas di area proyek. Minimnya pengamanan serta kurangnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya, khususnya dari kabel listrik tegangan tinggi, diduga menjadi pemicu kecelakaan.

Seorang pekerja lain menilai pengawasan di lokasi proyek seharusnya lebih diperketat.

Image Not Found
Besi yang diangkat korban menyentuh kabel listrik udara yang melintang tepat di atas lokasi proyek, Foto : Istimewa

“Seharusnya ada pengawasan lebih ketat, apalagi posisi kabel listrik sangat dekat dengan area kerja. Ini jelas berbahaya bagi pekerja,” ujarnya.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja di proyek KDMP di wilayah Magetan. Sebelumnya, pada Februari 2026, seorang pekerja bernama Suratni (39) mengalami kecelakaan hingga jari tangannya remuk akibat terjepit mesin molen.

Saat itu, korban mengaku bekerja tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

“Waktu itu saya bekerja seperti biasa untuk kebutuhan menjelang Lebaran. Mungkin karena kurang waspada, tangan saya terjepit mesin,” kata Suratni.

Rangkaian kejadian ini menjadi peringatan serius terkait pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor konstruksi. Tanpa perlindungan yang memadai, pekerja harian lepas menjadi kelompok paling rentan mengalami kecelakaan.

Warga sekitar pun berharap ada perbaikan dalam sistem keselamatan kerja di proyek tersebut.

“Harapannya ke depan ada perhatian lebih terhadap keselamatan kerja, supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar seorang warga.

Sementara itu, pihak keluarga korban juga berharap adanya tanggung jawab dari pihak terkait, termasuk pemberian santunan yang layak.

“Kami hanya berharap ada tanggung jawab dan bantuan yang pantas untuk korban,” kata perwakilan keluarga. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Penampilan SMAN 1 Maospati Dalam Pawai Budaya Magetan 2025

    Ini Penampilan SMAN 1 Maospati Dalam Pawai Budaya Magetan 2025

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemeriahan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia berlangsung semarak di Kabupaten Magetan. Pawai Budaya Magetan 2025 dengan mengusung tema “Magetan Gemah Ripah Loh Jinawi, Indonesia Hanjayeng Mukti”, kegiatan ini menampilkan kekayaan seni dan budaya, Sabtu (23/8/2025)  SMA Negeri 1 Maospati menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian masyarakat dan tamu undangan. […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Panen Jagung Ungu, Punya Nilai Ekonomi dan Khasiat Kesehatan

    Wali Kota Madiun Panen Jagung Ungu, Punya Nilai Ekonomi dan Khasiat Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama petani melakukan panen jagung ungu di lahan percobaan Kota Madiun, Selasa (23/09/2025). Jagung jenis ini disebut memiliki keunggulan ganda, selain bernilai ekonomi tinggi juga bermanfaat bagi kesehatan. Maidi mengungkapkan, uji coba penanaman jagung ungu menunjukkan hasil menggembirakan. Selain rasanya enak, harga jualnya juga cukup tinggi. […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun Play Button photo_camera 3

    Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.761
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu Ketua Umum (Ketum) Muhammad Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun pada Kamis (05/02/2026). Personil gabungan mencoba melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Madiun seperti di Jembatan Ngebrak dari Takeran Magetan ke Josenan Kota Madiun serta Jembatan Sambirejo Jiwan yang menuju […]

    Bagikan
  • Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SMA Negeri 2 Kota Madiun menyuguhkan pertandingan futsal antar sekolah yang bertajuk SMADA CUP 2025. Event ini mempertandingkan tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK se-eks karesidenan Madiun. Event telah digelar pada 15-16 Agustus dan 22-23 Agustus mendatang. Untuk tingkat SMP sederajat hanya tersedia 16 slot, sedangkan tingkat SMA sederajat sebanyak 32 slot. […]

    Bagikan
  • Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepekan memasuki bulan Ramadan 2026, jajaran Kepolisian Resor Magetan menggencarkan Operasi Pekat Semeru 2026. Hasilnya, aparat membongkar tiga kasus menonjol diantaranya peredaran uang palsu, perjudian, dan penyalahgunaan bahan peledak. Selain itu, Satresnarkoba juga mengamankan 21,38 gram sabu dari tiga tersangka. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa seluruh operasi […]

    Bagikan
  • Aksi Balap Liar di Jiwan Digagalkan Polisi, Honda Jazz hingga Motor Racing Disita

    Aksi Balap Liar di Jiwan Digagalkan Polisi, Honda Jazz hingga Motor Racing Disita

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota menggagalkan dugaan aksi balap liar di kawasan SPBU Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (7/5/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 2 mobil dan dua sepeda motor modifikasi balap jenis Yamaha Jupiter. Penindakan bermula saat Regu 1 piket jaga malam yang dipimpin Aiptu Andik menerima laporan […]

    Bagikan
expand_less