Berita Terkini
Trending Tags

Cerita Penjual Kopi Di Ponorogo Berhasil Naik Haji Dari Hasil Menabung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 250
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wahyudi dan istri wujudkan mimpi naik haji dari hasil jualan kopi, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kisah inspiratif datang dari seorang penjual kopi di Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal tekad dan konsistensi menabung selama bertahun-tahun, Wahyudi Gecol (61) akhirnya berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji bersama sang istri tahun ini.

Wahyudi, warga Jalan Menur, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, telah menekuni usaha berjualan kopi sejak 2004. Dari usaha sederhana itulah, ia menghidupi keluarganya sekaligus menabung untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Naik haji ini memang dari hasil jualan kopi. Saya dan istri punya niat bulat untuk berangkat, jadi kami menabung sedikit demi sedikit,” ujar Wahyudi.

Ia menceritakan, sebelum mendaftar haji, dirinya telah menabung hingga cukup untuk setoran awal. Setelah itu, ia dan istrinya kembali menabung secara rutin untuk pelunasan.

“Kami daftar tanggal 10 Oktober 2012. Setelah itu tetap menabung, tiap bulan sekitar Rp500 ribu sampai akhirnya bisa lunas,” jelasnya.

Sementara itu, sang istri, Siti Setiana Wati (58), memiliki cara tersendiri dalam menabung. Ia mengaku menyisihkan uang hasil jualan kopi setiap hari dan menyimpannya di dalam kaleng biskuit.

“Dulu saya menabung dari hasil jualan kopi tiap hari, dimasukkan ke kaleng. Kadang Rp10 ribu, kadang Rp50 ribu, tidak tentu,” ungkapnya.

Menariknya, kebiasaan menabung tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan suaminya selama bertahun-tahun.

Image Not Found
Menabung dari usaha sederhana, Wahyudi dan istri akhirnya berangkat haji, Foto : Ega-Sinergia

“Itu saya lakukan sekitar lima tahun tanpa sepengetahuan suami. Alhamdulillah, setelah terkumpul bisa dipakai untuk daftar haji,” tambahnya.

Setelah resmi terdaftar, pasangan ini semakin disiplin dalam menyisihkan penghasilan.

“Setelah daftar, kami sepakat tiap bulan menyisihkan Rp500 ribu. Sedikit tapi rutin, yang penting istiqomah,” kata Wahyudi.

Meski sempat diliputi rasa khawatir akibat isu perang, keduanya tetap mantap melangkah.

“Sempat was-was karena ada kabar perang, tapi kami tetap bismillah saja. Insyaallah diberi kelancaran,” ujar Siti.

Wahyudi dan Siti tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 19 jemaah haji Kabupaten Ponorogo dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 26 April 2026.

“Alhamdulillah sekarang sudah lunas semua. Dari jualan kopi, kebutuhan sehari-hari juga tetap bisa terpenuhi,” pungkas Wahyudi. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Sediakan 127.248 Tempat Duduk

    Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Sediakan 127.248 Tempat Duduk

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 2025 terhitung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025, termasuk di wilayah Daop 7 Madiun. Guna kesiapan momen tahunan tersebut, KAI Daop 7 Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2025 yang dipimpin langsung oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan (D7) […]

    Bagikan
  • Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepekan memasuki bulan Ramadan 2026, jajaran Kepolisian Resor Magetan menggencarkan Operasi Pekat Semeru 2026. Hasilnya, aparat membongkar tiga kasus menonjol diantaranya peredaran uang palsu, perjudian, dan penyalahgunaan bahan peledak. Selain itu, Satresnarkoba juga mengamankan 21,38 gram sabu dari tiga tersangka. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa seluruh operasi […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Madiun. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan laporan suspek campak […]

    Bagikan
  • Akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Lumpuh Akibat Longsor, Ini Langkah Penanganannya

    Akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Lumpuh Akibat Longsor, Ini Langkah Penanganannya

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Akses jalan nasional Trenggalek–Ponorogo di Kilometer 16 hingga Rabu (4/3/2026) masih tertutup total akibat longsor yang dipicu runtuhan batu berukuran besar yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) petang. Material berupa bongkahan batu dan tanah menutup seluruh badan jalan, menyebabkan jalur strategis penghubung dua kabupaten tersebut lumpuh total. Penutupan jalur nasional ini berdampak […]

    Bagikan
  • Ratusan Aset Kendaraan dari sejumlah OPD Pemkab Madiun Bakal Dilelang

    Ratusan Aset Kendaraan dari sejumlah OPD Pemkab Madiun Bakal Dilelang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana merampingkan aset kendaraan operasional dinas dengan melelang ratusan unit kendaraan yang sudah tidak layak pakai. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi beban APBD, khususnya pada pos belanja barang dan jasa. Kabid Aset dan Akuntansi BPKAD Kabupaten Madiun, Ririn Asmarani, mengatakan terdapat 105 unit kendaraan operasional mangkrak yang akan […]

    Bagikan
  • Diduga Terkait OTT Wali Kota Nonaktif, KPK Geledah Ruko di Kota Madiun

    Diduga Terkait OTT Wali Kota Nonaktif, KPK Geledah Ruko di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam rangka pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Kini, penyidik KPK menyasar sebuah ruko di Jalan Jenderal S. Parman, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Senin (26/1/2026). Pantauan di lokasi, sedikitnya empat mobil Toyota Innova […]

    Bagikan
expand_less