Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Cerita Penjual Kopi Di Ponorogo Berhasil Naik Haji Dari Hasil Menabung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 366
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wahyudi dan istri wujudkan mimpi naik haji dari hasil jualan kopi, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kisah inspiratif datang dari seorang penjual kopi di Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal tekad dan konsistensi menabung selama bertahun-tahun, Wahyudi Gecol (61) akhirnya berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji bersama sang istri tahun ini.

Wahyudi, warga Jalan Menur, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, telah menekuni usaha berjualan kopi sejak 2004. Dari usaha sederhana itulah, ia menghidupi keluarganya sekaligus menabung untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Naik haji ini memang dari hasil jualan kopi. Saya dan istri punya niat bulat untuk berangkat, jadi kami menabung sedikit demi sedikit,” ujar Wahyudi.

Ia menceritakan, sebelum mendaftar haji, dirinya telah menabung hingga cukup untuk setoran awal. Setelah itu, ia dan istrinya kembali menabung secara rutin untuk pelunasan.

“Kami daftar tanggal 10 Oktober 2012. Setelah itu tetap menabung, tiap bulan sekitar Rp500 ribu sampai akhirnya bisa lunas,” jelasnya.

Sementara itu, sang istri, Siti Setiana Wati (58), memiliki cara tersendiri dalam menabung. Ia mengaku menyisihkan uang hasil jualan kopi setiap hari dan menyimpannya di dalam kaleng biskuit.

“Dulu saya menabung dari hasil jualan kopi tiap hari, dimasukkan ke kaleng. Kadang Rp10 ribu, kadang Rp50 ribu, tidak tentu,” ungkapnya.

Menariknya, kebiasaan menabung tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan suaminya selama bertahun-tahun.

Image Not Found
Menabung dari usaha sederhana, Wahyudi dan istri akhirnya berangkat haji, Foto : Ega-Sinergia

“Itu saya lakukan sekitar lima tahun tanpa sepengetahuan suami. Alhamdulillah, setelah terkumpul bisa dipakai untuk daftar haji,” tambahnya.

Setelah resmi terdaftar, pasangan ini semakin disiplin dalam menyisihkan penghasilan.

“Setelah daftar, kami sepakat tiap bulan menyisihkan Rp500 ribu. Sedikit tapi rutin, yang penting istiqomah,” kata Wahyudi.

Meski sempat diliputi rasa khawatir akibat isu perang, keduanya tetap mantap melangkah.

“Sempat was-was karena ada kabar perang, tapi kami tetap bismillah saja. Insyaallah diberi kelancaran,” ujar Siti.

Wahyudi dan Siti tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 19 jemaah haji Kabupaten Ponorogo dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 26 April 2026.

“Alhamdulillah sekarang sudah lunas semua. Dari jualan kopi, kebutuhan sehari-hari juga tetap bisa terpenuhi,” pungkas Wahyudi. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Ribu Kendaraan Bakal Melintas, PT JNK Siapkan Layanan Tambahan Saat Arus Mudik Lebaran 2025

    Puluhan Ribu Kendaraan Bakal Melintas, PT JNK Siapkan Layanan Tambahan Saat Arus Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (PT JNK) melakukan berbagai persiapan untuk menyambut puluhan ribu kendaraan pemudik dari berbagai kota besar. Selain peningkatan layanan, sejumlah fasilitas pendukung juga mengalami penambahan guna memastikan kelancaran lalu lintas di jalan tol. Direktur PT JNK, Arie Irianto, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Warga Binaan Rutan Ponorogo Diberdayakan Lewat Peternakan Terintegrasi

    Warga Binaan Rutan Ponorogo Diberdayakan Lewat Peternakan Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo terus mendorong program pembinaan yang berorientasi pada kemandirian warga binaan. Salah satunya melalui pengembangan peternakan terintegrasi yang didukung Yayasan Titian Harapan. Program tersebut diwujudkan melalui pembangunan kandang ayam berkapasitas hingga 800 ekor. Menariknya, sistem peternakan dirancang terintegrasi dengan kolam ikan lele yang berada di […]

    Bagikan
  • Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lagi ada rencana liburan ke Banyuwangi? Sekarang waktunya pas banget! PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun kasih promo spesial buat kamu yang naik KA Wijayakusuma — diskon tiket 10 persen khusus untuk kelas eksekutif. Promo ini hadir untuk memeriahkan event budaya Gandrung Sewu 2025, yang jadi salah satu acara […]

    Bagikan
  • Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

    Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah kasus pilu terungkap dalam perkara pencurian sepeda motor di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Tindakan kriminal seorang remaja berusia 15 tahun AIF nekad membawa kabur motor tetangganya. Pelajar SMP tersebut mengaku hendak mencari ibunya di Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko sekaligus jasa penitipan sepeda motor di dekat Terminal Bus […]

    Bagikan
  • Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bendungan Kedungrejo di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, mengalami kerusakan parah setelah bangunan pengendali aliran air tersebut ambrol pada Jumat (27/3/2026). Kondisi diperparah dengan longsornya tebing di sekitar bendungan pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Kerusakan ini menyebabkan aliran air irigasi dari Sungai Jeroan terhenti, sehingga ribuan hektare lahan pertanian di dua kecamatan […]

    Bagikan
  • Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol selama lebih dari tiga jam pada Senin (9/3/2026) memicu bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Sedikitnya 10 titik longsor dilaporkan, sembilan di antaranya berada di Desa Plangkrongan, dan satu titik lainnya di Desa Genilangit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian […]

    Bagikan
expand_less