Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 74
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Sebuah bangunan gudang milik SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, roboh setelah diguyur hujan deras pada Minggu (12/4/2026) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebuah truk milik warga yang terparkir di samping bangunan mengalami kerusakan.
Peristiwa robohnya gudang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB. Selain faktor cuaca, kondisi bangunan yang sudah tua dan lapuk diduga menjadi penyebab utama ambruknya struktur tersebut.
Material bangunan yang runtuh menimpa truk milik Iskandar (55), warga Desa Bendo RT 10 RW 06. Akibatnya, bagian kabin kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Pembersihan puing-puing bangunan dilakukan secara gotong royong pada Senin (13/4/2026) pagi oleh pihak sekolah bersama instansi terkait dan warga sekitar.
Kepala SDN 2 Bendo, Sariman, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia menyebut bangunan yang roboh merupakan gudang yang sudah lama tidak digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.
“Gudang ini roboh akibat hujan deras murni karena faktor alam. Alhamdulillah tidak ada korban, hanya truk milik warga yang terdampak,” ujarnya.
Sariman juga mengungkapkan, pihak sekolah segera berkoordinasi dengan instansi terkait begitu kejadian terjadi. Di antaranya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Koramil, Polsek, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Semalam kami langsung menghubungi pihak terkait dan dilakukan pengecekan bersama di lokasi. Diputuskan pembersihan material dilakukan bersama-sama mulai pagi ini,” tambahnya.
Menurutnya, bangunan gudang tersebut diperkirakan telah berusia sekitar 50 tahun dan menggunakan material lama berbahan tanah liat, sehingga rentan mengalami kerusakan.
Meski terjadi insiden, aktivitas belajar mengajar di SDN 2 Bendo tetap berjalan normal. Hal ini karena bangunan yang roboh tidak digunakan sebagai ruang kelas.
“Tidak mengganggu kegiatan siswa. Hari ini proses belajar tetap berjalan seperti biasa,” tandasnya. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





