Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Ancaman Longsor Mengintai Ngebel, Tiga Rumah Masuk Zona Bahaya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 239
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto Ilustrasi

Sinergia | Ponorogo – Tiga rumah warga di Dukuh Sedayu, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, masuk dalam kategori rawan bahaya akibat berada tepat di bawah titik longsoran.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa kondisi tanah di wilayah tersebut didominasi material batuan besar, dengan persentase mencapai sekitar tiga puluh persen. Saat hujan deras, material dari atas tebing berpotensi turun dan mengancam permukiman warga di bawahnya.

“Di lokasi itu sekitar tiga puluh persen berupa batuan besar. Kalau hujan deras, sangat berpotensi material dari atas turun dan bisa mengenai rumah warga,” ujar Masun Rabu (15/4/2026)

Tercatat, tiga rumah tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total lima belas jiwa. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Masun menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, termasuk kamituwo, untuk mengingatkan warga agar selalu siaga terhadap kemungkinan terjadinya longsor.

“Ada tiga rumah yang posisinya cukup berbahaya. Kami sudah sampaikan ke perangkat desa agar warga meningkatkan kewaspadaan jika sewaktu-waktu material di atas turun,” imbuhnya.

Saat ini, material di atas lereng masih tertahan oleh pepohonan. Namun, kondisi tanah yang mulai lembek saat hujan dinilai dapat memicu pergerakan tanah sewaktu-waktu.

“Sekarang masih tertahan pohon, tapi kalau hujan deras, tanah jadi lembek dan material bisa turun,” jelasnya.

Selain itu, kondisi lereng di lokasi tersebut masih tergolong labil dengan tingkat kemiringan sekitar empat puluh lima hingga lima puluh derajat, sehingga meningkatkan potensi longsor susulan.

BPBD Ponorogo juga telah mengajukan permohonan kepada BPBD Jawa Timur untuk menurunkan tim guna melakukan asesmen di lokasi. Tidak hanya itu, surat juga telah dikirimkan kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk kajian lebih lanjut.

“Kami sudah bersurat ke BPBD Jawa Timur dan juga ke PVMBG untuk dilakukan peninjauan lebih detail di lokasi,” tegas Masun.

Ia menambahkan, titik longsor kali ini berbeda dengan lokasi sebelumnya yang sempat direlokasi pada tahun dua ribu dua puluh dua.

“Lokasi longsor ini tidak sama dengan yang dulu pernah direlokasi,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 80 di Jiwan Madiun, Berdoa Agar Pemimpin Amanah Tanpa Cela

    Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 80 di Jiwan Madiun, Berdoa Agar Pemimpin Amanah Tanpa Cela

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, berlangsung cukup meriah di lapangan Desa Jiwan Kec Jiwan, Kab Madiun, Minggu (17/08/2025). Usai acara kegiatan diselingi beberapa suguhan menarik seperti drama kolosal. Seperti diketahui, upacara peringatan hari Kemerdekaan RI randown acara tersusun sangat detail. Salah satu cukup krusial adalah pembacaan doa. Petugas pembaca […]

    Bagikan
  • Harga Sembako Naik, Warga Kabupaten Madiun Rela Antre Demi Paket Murah Bersubsidi

    Harga Sembako Naik, Warga Kabupaten Madiun Rela Antre Demi Paket Murah Bersubsidi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan warga memadati pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Rabu (22/7/2026). Mereka rela mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama beras dan telur ayam. Pasar murah tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — DPRD Ponorogo menerima aspirasi ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) DPC Ponorogo. Dalam sarasehan di Gedung DPRD setempat, para anggota BPD mendesak adanya revisi Peraturan Bupati (Perbup) Ponorogo terkait pengelolaan tanah eks bengkok yang dinilai merugikan BPD. Ketua DPRD Ponorogo, Agus Dwi […]

    Bagikan
  • Debit Air Bendungan Dawuhan Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Mengering

    Debit Air Bendungan Dawuhan Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Mengering

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Debit air Bendungan Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, terus mengalami penyusutan drastis selama musim kemarau. Saat ini elevasi air tercatat 7,8 mdpl dengan volume sekitar 400 ribu meter kubik dari kapasitas normal sekitar 3,9 juta meter kubik.  Petugas Operasi Bendungan Dawuhan, Agung Wirasat, menyampaikan bahwa pintu air […]

    Bagikan
  • Berhasil Tekan Angka Stunting, Kota Madiun Raih Dana Insentif Fiskal Rp 7,1 Miliar

    Berhasil Tekan Angka Stunting, Kota Madiun Raih Dana Insentif Fiskal Rp 7,1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Keberhasilan Kota Madiun dalam menurunkan angka stunting mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang digelar oleh Kementerian Sekretariat Negara di Auditorium J. Leimena, Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI, Rabu (12/11/2025), Kota Madiun menerima reward Dana Insentif Fiskal (DIF) sebesar Rp. 7,1 […]

    Bagikan
  • Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jembatan penghubung antara Desa Tempuran dan Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, ambrol akibat terjangan arus sungai setelah hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya, akses utama warga lumpuh dan memaksa masyarakat mencari jalur alternatif yang lebih jauh. Jembatan yang berada di Dusun Krajan, Desa Tempuran tersebut diketahui ambruk pada Rabu malam, […]

    Bagikan
expand_less