Berita Terkini
Trending Tags

Ancaman Longsor Mengintai Ngebel, Tiga Rumah Masuk Zona Bahaya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto Ilustrasi

Sinergia | Ponorogo – Tiga rumah warga di Dukuh Sedayu, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, masuk dalam kategori rawan bahaya akibat berada tepat di bawah titik longsoran.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa kondisi tanah di wilayah tersebut didominasi material batuan besar, dengan persentase mencapai sekitar tiga puluh persen. Saat hujan deras, material dari atas tebing berpotensi turun dan mengancam permukiman warga di bawahnya.

“Di lokasi itu sekitar tiga puluh persen berupa batuan besar. Kalau hujan deras, sangat berpotensi material dari atas turun dan bisa mengenai rumah warga,” ujar Masun Rabu (15/4/2026)

Tercatat, tiga rumah tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total lima belas jiwa. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Masun menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, termasuk kamituwo, untuk mengingatkan warga agar selalu siaga terhadap kemungkinan terjadinya longsor.

“Ada tiga rumah yang posisinya cukup berbahaya. Kami sudah sampaikan ke perangkat desa agar warga meningkatkan kewaspadaan jika sewaktu-waktu material di atas turun,” imbuhnya.

Saat ini, material di atas lereng masih tertahan oleh pepohonan. Namun, kondisi tanah yang mulai lembek saat hujan dinilai dapat memicu pergerakan tanah sewaktu-waktu.

“Sekarang masih tertahan pohon, tapi kalau hujan deras, tanah jadi lembek dan material bisa turun,” jelasnya.

Selain itu, kondisi lereng di lokasi tersebut masih tergolong labil dengan tingkat kemiringan sekitar empat puluh lima hingga lima puluh derajat, sehingga meningkatkan potensi longsor susulan.

BPBD Ponorogo juga telah mengajukan permohonan kepada BPBD Jawa Timur untuk menurunkan tim guna melakukan asesmen di lokasi. Tidak hanya itu, surat juga telah dikirimkan kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk kajian lebih lanjut.

“Kami sudah bersurat ke BPBD Jawa Timur dan juga ke PVMBG untuk dilakukan peninjauan lebih detail di lokasi,” tegas Masun.

Ia menambahkan, titik longsor kali ini berbeda dengan lokasi sebelumnya yang sempat direlokasi pada tahun dua ribu dua puluh dua.

“Lokasi longsor ini tidak sama dengan yang dulu pernah direlokasi,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Long Weekend, 33.994 Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 7 Madiun

    Long Weekend, 33.994 Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 7 Madiun

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Volume penumpang kereta api jarak jauh di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih terpantau tinggi selama libur panjang pekan ini. Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun hingga Jumat (15/5/2026) pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 15.613 penumpang naik dan turun di sejumlah stasiun wilayah Daop […]

    Bagikan
  • Seleksi JPTP, 6 ASN Berebut Kursi Kepala DPMPTSP Kota Madiun

    Seleksi JPTP, 6 ASN Berebut Kursi Kepala DPMPTSP Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kursi kosong Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kota Madiun akan segera terisi. Hal ini setelah Pemerintah Kota Madiun menggelar seleksi terbukapengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). 6 nama yang masuk dalam proses seleksi ini di antaranya: Terkait proses seleksi JPTP tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Tidak Terdampak Efisiensi, Tapi Proses Tender Tertunda

    Proyek Jembatan Klumutan Tidak Terdampak Efisiensi, Tapi Proses Tender Tertunda

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wacana Pemerintah Pusat memangkas beberapa anggaran di lingkup Pemerintah Daerah terus dilakukan. Meski demikian upaya efisiensi sesuai INPRES 1/2025 tersebut tak terdampak pada proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Madiun. Khususnya pada pekerjaan Proyek jembatan di Desa Klumutan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun.  Proyek Jembatan Klumutan senilai Rp 11 Milyar tersebut masuk […]

    Bagikan
  • Situs Pemkab Madiun Diduga Kena Hack Jadi Situs Judol, Diskominfo Pastikan Bukan Diretas

    Situs Pemkab Madiun Diduga Kena Hack Jadi Situs Judol, Diskominfo Pastikan Bukan Diretas

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Situs resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, madiunkab.go.id, sempat menampilkan tampilan tidak biasa pada Senin (27/10/2025) dan memunculkan dugaan peretasan di kalangan warganet. Berdasarkan pantauan redaksi Sinergia Mediatama laman website resmi milik Pemkab Madiun jika di klik beralih ke situs slot Gacor Pencet Win.  Namun, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Cegah Kanker Serviks, 1.900-an Siswi Remaja di Kota Madiun Jadi Sasaran Imunisasi HPV

    Cegah Kanker Serviks, 1.900-an Siswi Remaja di Kota Madiun Jadi Sasaran Imunisasi HPV

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 1.900-an siswi remaja di Kota Madiun mendapatkan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV). Seperti yang terpantau di SMP Negeri 2 Kota Madiun, vaksinasi HPV dilakukan oleh Puskesmas Demangan dengan sasaran sebanyak 127 siswi putri kelas 9 pada Rabu (15/1/2025). Sementara, pemberian vaksin untuk siswi jenjang SD/MI dan SMP/MTs sederajat ini telah […]

    Bagikan
  • Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras. “Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh […]

    Bagikan
expand_less