Berita Terkini
Trending Tags

Pencuri Pompa Air Dibekuk Polisi Usai Dijebak COD, Sempat Diamuk Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 254
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi amankan mesin pompa air curian dan motor milik pelaku, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan — Aksi pencurian mesin pompa air yang meresahkan petani di wilayah Kabupaten Magetan akhirnya terungkap. Seorang pelaku berhasil ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kartoharjo setelah dijebak melalui transaksi cash on delivery (COD) atau bayar di tempat, Selasa (14/4/2026) malam.

Penangkapan berlangsung di pinggir jalan raya Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, sekitar pukul 21.00 WIB. Saat diamankan, pelaku sempat menjadi sasaran amuk warga yang geram atas perbuatannya.

Kepala Desa Kendung, Sumadi, yang berada di dekat tempat kejadian, menuturkan awalnya ia mengira terjadi perkelahian biasa. Saat itu, ia bersama warga tengah berada tidak jauh dari lokasi.

“Waktu itu kami sedang ngopi di dekat lokasi. Tiba-tiba terlihat ada keributan, lalu kami datangi. Setelah didekati, ternyata ada aparat kepolisian yang sedang mengamankan pelaku pencurian mesin diesel,” ujar Sumadi, Rabu (15/4/2026).

Pelaku diketahui bernama Rudi Setyo Cahyono (33), warga Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi. Ia ditangkap saat hendak melakukan transaksi penjualan mesin pompa air hasil curian yang ditawarkan melalui media sosial Facebook dengan harga Rp500 ribu.

Image Not Found
Pelaku pencuri pompa air diamankan polisi saat transaksi COD, Foto : Istimewa

Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban bernama Kardoyo (54), warga Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo, Magetan. Korban kehilangan mesin pompa air di area persawahannya pada Senin (13/4/2026) dini hari.

Beberapa waktu kemudian, korban menemukan unggahan penjualan pompa air di media sosial yang memiliki ciri-ciri identik dengan miliknya. Menyadari hal tersebut, korban segera melapor ke polisi.

“Setelah ada laporan, kami tindak lanjuti dengan melakukan penyamaran sebagai pembeli dan mengatur pertemuan COD. Saat pelaku datang membawa barang, langsung kami amankan,” ujar AKP Eko.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin pompa air hasil curian serta sepeda motor yang digunakan pelaku sebagai sarana menjalankan aksinya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku telah lima kali melakukan pencurian serupa. Dua di antaranya terjadi di wilayah Magetan, sementara tiga lainnya di Kabupaten Ngawi.

Pelaku yang diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap itu nekat melakukan aksi pencurian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berkeliling mencari pompa air di area persawahan yang dinilai mudah dicuri, kemudian menjualnya secara daring.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kartoharjo. Polisi juga tengah mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun jaringan penadah.

“Perkara masih kami kembangkan. Setelah berkas lengkap, akan kami limpahkan ke Polres Magetan untuk proses hukum lebih lanjut,” tambah AKP Eko. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Magetan Pilih Bersepeda ke Kantor, Ajak Anggota Terapkan Gaya Hidup Sehat

    Kapolres Magetan Pilih Bersepeda ke Kantor, Ajak Anggota Terapkan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen terhadap pola hidup sehat dan ramah lingkungan ditunjukkan Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dengan bersepeda menuju tempat tugas. Langkah ini menjadi tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong penggunaan sepeda bagi jajaran Polri dan ASN. Perjalanan tersebut ditempuh dari wisma dinas di Jalan Inspol Ismiadi menuju […]

    Bagikan
  • Aktivitas Pasar Hewan di Ngawi Lesu Dampak PMK

    Aktivitas Pasar Hewan di Ngawi Lesu Dampak PMK

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi Jawa Timur terus meningkat. Sesuai data Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Ngawi,per 8 Januari 2025, sebanyak 707 ekor sapi terpapar wabah PMK. Dari jumlah itu 83 mati, 185 sapi berhasil sembuh dan sisanya masih dalam perawatan. “Kami dari DPP Ngawi […]

    Bagikan
  • Sinkronisasi Program Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Hari Otoda ke-30

    Sinkronisasi Program Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Hari Otoda ke-30

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menegaskan pentingnya penyelarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional serta efisiensi anggaran dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026. Upacara digelar di halaman Balai Kota Madiun, Senin (27/4/2026), dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dan diikuti jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal photo_camera 3

    Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang bulan Ramadan, berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan tren kenaikan harga. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling drastis dan menjadi sorotan para pedagang maupun pembeli. Pantauan di Pasar Besar Ngawi, Kamis (5/2/2026), harga cabai rawit kini menembus Rp95 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
  • Lima Bulan Tanpa Tersangka, Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos SMK PGRI 2 Ponorogo ?

    Lima Bulan Tanpa Tersangka, Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos SMK PGRI 2 Ponorogo ?

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo seakan jalan ditempat. 5 bulan berlalu namun belum ada satu pun uang ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, puluhan saksi telah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo. Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, memastikan bahwa penanganan perkara […]

    Bagikan
expand_less