Berita Terkini
Trending Tags

Miris! Ikon Alun-alun Ponorogo Malah Jadi Tempat Rongsokan Sampah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi belakang tulisan alun alun Ponorogo sisi utara, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kondisi Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur, kian memprihatinkan. Di sejumlah titik terlihat sampah berceceran. Bahkan, di belakang papan tulisan Alun-alun, terdapat tumpukan rongsok yang diduga dikumpulkan oleh pemulung.

Tak hanya itu, sejumlah infrastruktur di kawasan tersebut juga tampak rusak. Ironisnya, beberapa tempat sampah justru tidak ditemukan di titik-titik tertentu, sehingga diduga turut memicu sampah berserakan di area publik tersebut.

Kondisi ini dinilai mengganggu estetika dan merusak citra ikon Bumi Reog. Padahal, Alun-alun merupakan ruang publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Temuan itu menjadi perhatian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, saat melakukan kegiatan kerja bakti atau curve, Jumat (17/4/2026). Ia bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sempat berhenti untuk mengecek langsung tumpukan tersebut.

“Di belakang tulisan Alun-alun kita menemukan tumpukan saya kira sampah, ternyata itu tempat teman-teman mengumpulkan barang-barang rongsok yang mungkin mau dijual lagi, tapi harapan saya jangan ditaruh di situ lah, karena pemandangannya jadi jelek, nanti Pemkab lagi yang disalahkan,” ujarnya.

Lisdyarita mengimbau agar barang-barang rongsok tersebut segera dipindahkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli menjaga kebersihan, terutama di fasilitas publik.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Sapto Utomo Tjipto Rahardjo, menegaskan pentingnya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat. Menurutnya, lokasi tersebut bukan tempat membuang sampah maupun menumpuk barang bekas.

“Bagaimana pun kesadaran itu merupakan hal yang sangat urgen sekali bahwa di situ itu bukan tempatnya membuang sampah, maupun pengepulan untuk barang-barang bekas. Karena itu perlu ada kedisiplinan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengambil tindakan jika rongsok tersebut tidak segera diambil oleh pemiliknya.

“Kalau memang lama nggak diambil, ya akan kita ambil. Ini sudah kita koordinasikan,” tegasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan– Hilangnya salah satu batu nisan di kompleks Makam Ki Ageng Mageti, tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Kabupaten Magetan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Peristiwa tersebut tidak hanya dianggap sebagai kehilangan benda bersejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengungkapkan, berdasarkan […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW photo_camera 2

    Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan melaporkan meningkatnya permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari para pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Selasa (3/2/2026), tercatat 50 titik KDKMP telah mengajukan permohonan tersebut, mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan revisi terhadap Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kepala […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siap Jerat Pidana Tambang Bermasalah di Sayutan

    Polres Magetan Siap Jerat Pidana Tambang Bermasalah di Sayutan

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Aktivitas tambang yang dilakukan CV. Putra Anugerah di Dusun Nusupan, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini berada di ujung tanduk. Polres Magetan akan menempuh jalur hukum apabila terbukti ada pelanggaran izin dan aktivitas tambang dilakukan di luar wilayah yang sah. Penegasan ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres […]

    Bagikan
  • Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Ngawi, Sosok yang Aktif dan Berdedikasi Tinggi

    Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Ngawi, Sosok yang Aktif dan Berdedikasi Tinggi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kepergian Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, namun juga kalangan legislatif Ngawi. Almarhum dikenal sebagai sosok yang aktif dan berdedikasi tinggi. Sehari sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan di ruas Tol Solo–Ngawi, Waluyo masih menjalankan tugas sebagai pejabat publik. Ketua DPRD Ngawi, […]

    Bagikan
  • 150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan kereta api. Kali ini, KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fattah, Kabupaten Nganjuk, dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api, Jumat (6/2/2026). Sedikitnya 150 siswa mengikuti kegiatan yang diinisiasi Tim […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, Kejari Magetan Periksa 15 Saksi

    Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, Kejari Magetan Periksa 15 Saksi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa di Ngariboyo, Kabupaten Magetan, kembali mencuat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kini memasuki babak baru pengusutan dalam perkara yang disebut sebagai Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, dengan total 15 saksi telah diperiksa. Hampir seluruh perangkat Desa Ngariboyo ikut dimintai keterangan oleh penyidik. “Perangkat Desa […]

    Bagikan
expand_less