Berita Terkini
Trending Tags

Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 276
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota DPRD Jatim saat meninjau langsung tambang galian C di Karas, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang.

Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan. Dari hasil peninjauan, ia menilai persoalan yang terjadi jauh lebih kompleks dari sekadar gangguan lingkungan.

“Warga menyampaikan bahwa debu ini sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu, jalan desa juga mulai rusak karena dilalui kendaraan berat, dan ada kekhawatiran soal batas lahan yang mulai tidak jelas,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi merugikan masyarakat dalam jangka panjang, baik dari sisi kesehatan maupun kepastian kepemilikan lahan.

Image Not Found
Diana AV Sasa Anggota DPRD Jatim saat meninjau lokasi tambang galian C di Karas, Foto : Istimewa

Diana juga menemukan bahwa persoalan serupa tidak hanya terjadi di Desa Taji. Indikasi dampak tambang yang meluas turut dirasakan di wilayah lain di Kecamatan Karas, seperti Desa Ginuk.

“Ini bukan kejadian di satu titik saja. Ada pola yang sama di beberapa desa, sehingga perlu penanganan yang lebih serius dan menyeluruh,” katanya.

Sebagai langkah awal, ia telah berkoordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur untuk memastikan legalitas perizinan sekaligus mendorong pengawasan yang lebih ketat di lapangan.

Menurutnya, aktivitas tambang memang memiliki peran dalam mendukung pembangunan, namun tetap harus berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Silakan usaha berjalan, tetapi semua harus tertib administrasi dan taat aturan. Jangan sampai masyarakat justru yang menanggung dampaknya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa polemik tambang di wilayah Karas bukan hal baru. Sebelumnya, aktivitas di lokasi tersebut sempat dihentikan karena persoalan perizinan, namun kini kembali beroperasi.

“Ini yang perlu diperjelas. Jangan sampai muncul kesan aktivitas berjalan dulu, sementara izin dan pengawasan menyusul. Itu tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Di tengah dinamika tersebut, Diana turut menyoroti kasus hukum yang belakangan menyeret pejabat di sektor ESDM Jawa Timur terkait perizinan tambang. Ia menilai hal itu harus menjadi momentum perbaikan tata kelola.

“Kita harus menjadikan ini sebagai alarm. Sistem perizinan harus diperbaiki agar lebih transparan dan akuntabel, sehingga kepercayaan publik tetap terjaga,” katanya.

Ke depan, DPRD Jawa Timur mendorong evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas tambang galian C di berbagai daerah, khususnya yang berdekatan dengan permukiman warga.

“Harapan kami sederhana, kegiatan usaha tetap berjalan, tetapi aturan ditegakkan dan masyarakat mendapatkan perlindungan yang layak,” pungkasnya. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Damkar Evakuasi Ular Sanca Pemangsa Ternak Warga

    Damkar Evakuasi Ular Sanca Pemangsa Ternak Warga

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia – Ponorogo | Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar tiga setengah meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Ponorogo setelah masuk ke kandang itik milik warga di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Minggu (2/11). Ular tersebut diduga telah memangsa puluhan itik milik pemilik kandang. Petugas Damkar mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya ular besar yang […]

    Bagikan
  • Penemuan Granat Aktif di Magetan, Diduga Sisa Perang Dunia II

    Penemuan Granat Aktif di Magetan, Diduga Sisa Perang Dunia II

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan sebuah granat fragmentasi yang diduga masih aktif di lokasi proyek pembangunan fasilitas olahraga desa, Rabu (5/8/2026). Benda berbahaya tersebut ditemukan seorang pekerja saat meratakan tanah uruk yang berasal dari bongkaran sebuah rumah lama. Setelah menerima laporan warga, aparat Polsek Maospati bersama […]

    Bagikan
  • Jasa Raharja Salurkan Santunan Keluarga Korban Insiden KA Malioboro Ekspres

    Jasa Raharja Salurkan Santunan Keluarga Korban Insiden KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Penanganan korban kecelakaan KA Malioboro Ekspres yang terjadi di perlintasan sebidang JPL 08, Kabupaten Magetan, terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah PT Jasa Raharja yang bergerak cepat dalam memberikan hak santunan bagi para korban dan keluarganya. Kepala Cabang Jasa Raharja Madiun, Kemal Karman Kamaluddin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyelesaikan […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi ke-107, Pemkot Madiun Gelar Nikah Massal bagi 6 Pasangan

    Peringati Hari Jadi ke-107, Pemkot Madiun Gelar Nikah Massal bagi 6 Pasangan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menggelar acara nikah massal bertajuk Madiun Mantu pada Rabu (19/06/2025). Kegiatan ini dilangsungkan di Rumah Dinas Wali Kota Madiun dan diikuti oleh enam pasangan pengantin dari berbagai latar belakang. Para pasangan tampak bahagia saat menjalani prosesi ijab kabul yang […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Operasional KDKMP Mulai Disalurkan di Madiun, Dorong Ekonomi Desa

    Puluhan Kendaraan Operasional KDKMP Mulai Disalurkan di Madiun, Dorong Ekonomi Desa

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menyalurkan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sabtu (16/5/2026). Sebanyak 40 KDKMP menerima kendaraan secara simbolis di Pendopo Ronggo Jumeno, Kabupaten Madiun. Penyaluran kendaraan ini dilakukan untuk mempercepat operasional gerai koperasi desa sekaligus mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan. Jenis kendaraan yang diserahkan berupa […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Pasang Stiker Penarikan Aset Kios di Bogowonto Culinary Center

    Pemkot Madiun Pasang Stiker Penarikan Aset Kios di Bogowonto Culinary Center

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan ketegasan dalam menertibkan aset daerah. Pada Selasa (08/07/2025), tim gabungan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangi kawasan Bogowonto Culinary Center. Mereka melakukan pemasangan stiker penarikan aset pada sejumlah kios yang menunggak retribusi. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

    Bagikan
expand_less