Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Korupsi Pokir Magetan Seret Elite Lintas Partai, Peta Politik DPRD Ikut Tersorot

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 188
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Magetan – Perkembangan terbaru kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan tidak hanya mengungkap praktik penyimpangan anggaran, tetapi juga membuka sisi lain berupa keterlibatan elite politik lintas partai di tingkat legislatif daerah.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan sebelumnya telah menetapkan enam tersangka dalam perkara ini, termasuk tiga anggota DPRD aktif. Mereka adalah Suratno, Jamaludin Malik, dan Juli Martana, serta tiga tenaga pendamping dewan.

Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan berdasarkan alat bukti yang kuat setelah pemeriksaan puluhan saksi dan ratusan dokumen.

“Perkara ini menunjukkan adanya pola penyimpangan yang dilakukan secara sistematis dalam pengelolaan dana hibah pokir,” ujarnya.

Di balik proses hukum yang berjalan, latar belakang politik para tersangka menjadi sorotan. Suratno diketahui merupakan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Magetan periode 2024–2029, setelah sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD periode 2019–2024.

Sementara itu, Jamaludin Malik juga berasal dari PKB dan tercatat sebagai anggota DPRD pada dua periode berturut-turut, yakni 2019–2024 dan 2024–2029. Posisi tersebut menunjukkan bahwa ia merupakan bagian dari politisi berpengalaman dengan basis elektoral yang relatif kuat di daerah pemilihannya.

Adapun Juli Martana merupakan kader Partai NasDem yang juga menjabat sebagai anggota DPRD dalam dua periode yang sama. Keterlibatan politisi dari partai berbeda ini memperlihatkan bahwa kasus dugaan korupsi pokir tidak terbatas pada satu kekuatan politik tertentu.

Pengamat menilai, komposisi tersangka yang berasal dari lintas partai mencerminkan potensi persoalan yang lebih luas dalam tata kelola program pokir. Program yang sejatinya menjadi sarana penyaluran aspirasi masyarakat itu justru diduga dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

Dalam penyidikan, Kejari menemukan bahwa proses pengajuan hingga pencairan dana hibah diduga dikendalikan oleh oknum tertentu. Kelompok masyarakat penerima hibah disebut hanya dijadikan formalitas administratif, sementara proposal dan laporan pertanggungjawaban disusun oleh pihak yang memiliki afiliasi dengan oknum dewan.

Selain itu, praktik pemotongan dana serta pengalihan pekerjaan kepada pihak ketiga juga menjadi bagian dari temuan penyidik. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi kualitas program dan manfaat yang seharusnya diterima masyarakat.

“Ini bukan sekadar pelanggaran prosedur, tetapi sudah masuk pada praktik manipulasi yang merugikan keuangan negara atau daerah,” tegas Sabrul.

Secara politik, keterlibatan pimpinan DPRD aktif dalam perkara ini berpotensi memengaruhi dinamika internal lembaga legislatif. Di sisi lain, kasus ini juga dapat berdampak pada tingkat kepercayaan publik terhadap fungsi representasi DPRD, khususnya dalam penyaluran aspirasi melalui program pokir.

Kejari Magetan memastikan penyidikan masih terus berkembang, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain serta aliran dana dalam perkara ini.

Dengan kombinasi antara aspek hukum dan latar belakang politik para tersangka, kasus ini dipandang sebagai momentum penting untuk mengevaluasi sistem pengelolaan dana hibah serta memperkuat pengawasan di tingkat daerah agar lebih transparan dan akuntabel. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia |  Kab. Madiun – Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madiun pada Kamis (20/2/2025). Keduanya dilantik dan diambil sumpahnya bersama 961 kepala daerah lain di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto. Penyematan lencana menandai dimulainya tugas mereka menjadi pemimpin Bumi Kampung Pesilat lima tahun kedepan. Usai […]

    Bagikan
  • Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kinerja dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Madiun kembali diakui secara positif. Terbukti kedua perusahaan plat merah ini kembali mendapat penghargaan yakni Top BUMD Award yang diberikan kepada Perumda Air Minum Tirta Dharma Purabaya dan BPR Kabupaten Madiun.  Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan reward ini merupakan kebanggaan bersama sekaligus amanah […]

    Bagikan
  • Aksi Heroik Peternak Di Ponorogo, Panjat Tiang Selamatkan Bendera Merah Putih

    Aksi Heroik Peternak Di Ponorogo, Panjat Tiang Selamatkan Bendera Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (17/08/2025), berlangsung haru sekaligus menegangkan. Seorang petani yang juga peternak kambing, Siswanto (40), melakukan aksi heroik dengan memanjat tiang bendera setinggi delapan meter demi menyelamatkan jalannya upacara. Kejadian bermula saat tali pengerek bendera tersangkut […]

    Bagikan
  • Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur hingga kini belum ada kejelasan. Termasuk soal hasil uji laboratorium sampel makanan MBG yang disantap para siswa. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menegaskan, instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik. […]

    Bagikan
  • Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 2.299
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran melanda area pengolahan pupuk organik milik PT Bumi Subur Sentosa di Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (04/07/2025) malam. Meski tidak ada korban jiwa, kobaran api sempat membesar dan melahap nyaris seluruh tumpukan kayu bakar. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, pertama kali diketahui oleh seorang karyawan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Dapur Rumah di Madiun Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Orang Luka Ringan

    Kebakaran Dapur Rumah di Madiun Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Orang Luka Ringan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebakaran melanda dapur rumah milik Katijo di Jalan Nitikusumo, Kota Madiun, Sabtu sore (18/4/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik yang menimbulkan percikan api hingga menyambar bangunan rumah warga. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Gamal Arfan Afandie, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas pada […]

    Bagikan
expand_less