Berita Terkini
Trending Tags

Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Waspada penipuan catut nama Kajari Magetan via pesan WhatsApp. Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Magetan – Di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan, muncul dugaan modus penipuan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Magetan.

Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman. Dalam pesan tersebut, pengirim menggunakan nomor tak dikenal dengan foto profil berlambang institusi kejaksaan dan mengaku sebagai Kajari Magetan.

Isi pesan meminta agar keluarga salah satu pihak, yakni Juli Martana, segera menghubungi nomor tersebut. Pesan diawali dengan permintaan agar telepon dijawab, lalu dilanjutkan dengan kalimat yang mendesak penerima untuk segera merespons.

Kemunculan pesan tersebut menimbulkan kecurigaan sebagai upaya penipuan, terlebih waktunya bertepatan dengan proses hukum yang tengah berjalan di Kejari Magetan terkait kasus korupsi pokir periode 2020–2024 yang telah menetapkan enam tersangka.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, memastikan bahwa pesan tersebut bukan berasal dari pihak resmi kejaksaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, atau direct message yang mengatasnamakan pejabat Kejaksaan Negeri Magetan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihak kejaksaan tidak pernah menggunakan nomor pribadi atau cara informal untuk menyampaikan informasi resmi, apalagi yang bersifat mendesak kepada pihak tertentu.

Andy juga meminta masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum menindaklanjuti pesan yang mencurigakan.

“Jika menerima pesan seperti itu, jangan ditanggapi. Segera lakukan konfirmasi ke Kantor Kejaksaan Negeri Magetan atau melalui kanal resmi yang tersedia,” tegasnya.

Kejari Magetan mengingatkan bahwa modus pencatutan nama pejabat kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi, termasuk penipuan. Oleh karena itu, kewaspadaan publik menjadi kunci utama untuk mencegah munculnya korban. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menikah di Rumah Sakit, Momen Haru Pasien saat Prosesi Ijab Kabul

    Menikah di Rumah Sakit, Momen Haru Pasien saat Prosesi Ijab Kabul

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah momen haru sekaligus menginspirasi terjadi di Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo, Jawa Timur. Seorang pasien bernama Desi Umi Lutfiana (23), warga Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, tetap melangsungkan prosesi ijab kabul meski tengah dirawat intensif di rumah sakit dengan kondisi infus masih terpasang di tangan. Rencana awal pernikahan pasangan Desi Umi […]

    Bagikan
  • Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

    Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Hal itu setelah puluhan siswa mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polres Madiun memastikan penanganan medis dan penyelidikan berjalan paralel, sembari menunggu hasil laboratorium forensik […]

    Bagikan
  • Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia […]

    Bagikan
  • Jamaah Haji Asal Madiun Mulai Padati Makkah, Kartu Nusuk Jadi Syarat Masuk Masjidil Haram

    Jamaah Haji Asal Madiun Mulai Padati Makkah, Kartu Nusuk Jadi Syarat Masuk Masjidil Haram

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Gelombang kedatangan jamaah haji Indonesia ke Kota Suci Makkah terus berlanjut. Salah satu kelompok yang mulai memadati wilayah sekitar Masjidil Haram adalah jamaah asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Setibanya di Makkah, para jamaah langsung diarahkan untuk melaksanakan ibadah umrah sunnah sebagai bagian dari rangkaian prosesi haji. Pihak otoritas Arab Saudi menetapkan […]

    Bagikan
  • Ini Sorotan Fraksi DPRD Kota Madiun Terkait Rancangan Perubahan APBD 2025

    Ini Sorotan Fraksi DPRD Kota Madiun Terkait Rancangan Perubahan APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Jumat (25/07/2025). Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, dan turut dihadiri oleh Wali […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Dezi Setiapurnama Dicopot, Ditarik ke Kejagung Setelah Pemeriksaan Internal

    Kajari Magetan Dezi Setiapurnama Dicopot, Ditarik ke Kejagung Setelah Pemeriksaan Internal

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Magetan kembali berganti. Dezi Setiapurnama, yang belum genap tiga bulan memimpin institusi tersebut, dikabarkan ditarik ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan oleh tim internal. Perubahan pucuk pimpinan ini menambah panjang dinamika di lingkungan Kejaksaan Negeri Magetan.  Dimana, sebelumnya Kejari Magetan dipimpin Yuana Nurshiyam sebelum […]

    Bagikan
expand_less