Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

HLM TPID Kota Madiun 2026, Ancaman Cuaca dan Geopolitik Jadi Fokus Pengendalian Inflasi Pangan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 376
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
HLM TPID Kota Madiun bahas strategi tekan inflasi pangan 2026, (29/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Rabu (29/4/2026). Forum strategis ini menyoroti potensi tekanan inflasi, khususnya dari sektor pangan akibat faktor cuaca dan dinamika global.

Kegiatan yang digelar di Kota Madiun ini dihadiri jajaran OPD Pemkot Madiun, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri, BPS Kota Madiun, Bakorwil Madiun, serta perwakilan asosiasi petani cabai dan bawang merah dan stakeholder terkait.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Deasi Surya Andarina, menegaskan bahwa komoditas pangan menjadi sektor paling rentan terhadap inflasi sepanjang tahun 2026. Menurutnya, potensi gangguan cuaca hingga akhir tahun berisiko mengganggu produksi pertanian.

“Yang perlu diwaspadai memang pangan. Tahun ini masih diprediksi ada gangguan cuaca sampai akhir tahun. Selain itu, dampak global seperti kenaikan harga minyak juga berpengaruh pada harga pupuk, yang akhirnya meningkatkan ongkos produksi pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, kenaikan biaya produksi berpotensi mendorong kenaikan harga pangan di tingkat konsumen. Untuk itu, pemerintah daerah didorong memperkuat program ketahanan pangan seperti urban farming dan program pangan lestari agar mampu meredam gejolak harga.

“Dari Pemerintah Kota Madiun sudah punya urban farming tadi, kemudian ada program pangan lestari, itu mungkin bisa ditingkatkan di masing-masing daerah,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menekankan pentingnya tindak lanjut konkret atas rekomendasi Bank Indonesia dalam forum TPID. Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak bersikap pasif terhadap potensi inflasi.

“Saya minta apa yang menjadi saran dari BI benar-benar ditindaklanjuti. Kita tidak boleh lengah. Program kami adalah intervensi ke bawah agar masyarakat tetap aman, nyaman, dan tenang,” tegasnya.

Bagus juga menyoroti pentingnya validitas data dalam penyusunan kebijakan. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci dalam menentukan strategi intervensi serta perencanaan anggaran daerah (APBD).

“Kalau datanya tidak valid, hasilnya juga tidak akan maksimal. Padahal program strategis pemerintah pasti berbasis presisi,” tambahnya.

Terkait dampak geopolitik dan fenomena El Nino terhadap inflasi, ia mengakui mulai adanya kenaikan harga, terutama pada sektor pengadaan barang. Kondisi ini membuat pemerintah daerah harus berhati-hati dalam merealisasikan program, terutama yang berkaitan dengan standar harga satuan (SHS).

“Harga sekarang sudah di atas SHS. Kami tidak ingin menyalahi aturan, jadi masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan kondisi inflasi di Kota Madiun saat ini masih relatif terkendali, terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa kenaikan harga pada sektor lain berpotensi berdampak lanjutan terhadap harga bahan pokok.

“Untuk kebutuhan pokok masih aman, insyaallah. Tapi kebutuhan lain perlu diwaspadai karena bisa terdampak kenaikan,” pungkasnya.

Melalui HLM TPID ini, Pemerintah Kota Madiun menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah tantangan global dan perubahan iklim yang terus berkembang. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo diketahui tidak memiliki kepala sekolah. Kekosongan ini terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data dari Dindik Kabupaten Ponorogo, jumlah sekolah yang belum memiliki kepala sekolah mencapai 115 sekolah, terdiri dari 96 SD dan 19 SMP […]

    Bagikan
  • Adu Banteng Motor dan Mobil di Maospati, Satu Pemuda Tewas di Tempat

    Adu Banteng Motor dan Mobil di Maospati, Satu Pemuda Tewas di Tempat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, tepatnya di depan toko roti Papa Kukis, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kamis sore (23/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Insiden yang disebut warga sebagai “adu banteng” antara sepeda motor dan mobil ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban tewas diketahui […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,1 kilogram penyelesaian perkara dari seorang terpidana. Barang bukti tersebut berasal dari perkara peredaran narkoba yang telah diputus pengadilan dan berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jaksa penuntut umum sebagai eksekutor putusan pengadilan. […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Tekankan Menu MBG untuk Anak Harus Bergizi Seimbang

    Wali Kota Maidi Tekankan Menu MBG untuk Anak Harus Bergizi Seimbang

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-9 yang berlokasi di Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Rabu (05/11/2025). Dapur umum tersebut menjadi pusat penyediaan makanan bergizi (MBG) bagi ribuan siswa di 16 sekolah sekitar, dengan kapasitas produksi mencapai 2.991 porsi setiap harinya. Wali Kota […]

    Bagikan
  • Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi kembali mengungkap perkembangan baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris, Nafiatur Rohmah (43), resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Nafiatur diduga terlibat dalam manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proses pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik mainan […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
expand_less