Berita Terkini
Trending Tags

Dari Lahan Sempit, Peternak Ayam Sengkuni Raup Omzet Puluhan Juta

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 358
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternak ayam sengkuni manfaatkan lahan sempit, hasilkan omzet jutaan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Keterbatasan lahan tak menjadi penghalang bagi Suprapto, warga Dusun Wagir Kidul, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, untuk mengembangkan usaha peternakan ayam. Dengan memanfaatkan lahan sempit di belakang rumah, ia berhasil membudidayakan ayam sengkuni dan meraih omzet hingga Rp30 juta per bulan.

Usaha tersebut baru dirintis sekitar enam bulan lalu. Berawal dari delapan ekor ayam, kini jumlah ternaknya terus bertambah dan penjualannya telah mencapai ribuan ekor.

Ayam sengkuni sendiri merupakan jenis ayam hibrida hasil persilangan antara ayam Mardi asal Malaysia dan ayam lokal Lampung. Jenis ayam ini mulai diminati pasar karena memiliki pertumbuhan yang cepat, perawatan relatif mudah, serta nilai jual yang cukup tinggi.

“Lahan sempit ini kami manfaatkan untuk ternak ayam, dan sangat membantu menopang ekonomi keluarga,” ujar Suprapto.

Ia menjelaskan, jenis ayam yang dipeliharanya antara lain SK1 atau jumbo serta Jekab. Khusus ayam Jekab, pertumbuhannya tergolong cepat dan sudah bisa dipanen dalam waktu sekitar dua bulan untuk kebutuhan konsumsi.

Keuntungan lain yang dimanfaatkan Suprapto adalah lokasi usahanya yang berada di kawasan wisata. Hal ini membuka peluang pasar yang luas, terutama dari warung-warung makan yang membutuhkan pasokan ayam potong.

“Kebetulan dekat tempat wisata, jadi permintaan dari warung cukup tinggi. Biasanya untuk ayam yang dibelah menjadi empat bagian,” tambahnya.

Dengan permintaan yang terus meningkat dan pertumbuhan ternak yang baik, usaha ini dinilai cukup menjanjikan. Kisah Suprapto menjadi bukti bahwa lahan terbatas pun dapat dioptimalkan menjadi sumber penghasilan, asalkan dikelola dengan tekun dan inovatif. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Implementasikan SE, Bupati Madiun Gowes ke Puspem Caruban

    Implementasikan SE, Bupati Madiun Gowes ke Puspem Caruban

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memilih bersepeda sejauh sekitar 22 kilometer dari Rumah Dinas Pendopo Muda Graha menuju Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, Jumat (10/4/2026). Aksi itu menjadi bentuk implementasi kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sekaligus upaya mendukung efisiensi energi sesuai arahan pemerintah pusat. Kebijakan WFH tersebut tertuang […]

    Bagikan
  • Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun berinisial SD, warga Kecamatan Bendo, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya berinisial BA (41). Peristiwa tersebut terungkap pada Sabtu sore (21/2/2026) pekan lalu. Kepala Desa Lemahbang, Puryadi, menjelaskan korban berlari ke rumah temannya yang […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemerintah Kota Madiun dalam meminimalkan risiko banjir kembali dilakukan melalui program normalisasi sungai. Langkah tersebut digencarkan sebagai bagian dari mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat dalam waktu dekat. Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPUPR Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa pekerjaan utama pada program ini adalah pengerukan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

    Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tengah meninjau ulang alokasi anggaran perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia serta terbitnya surat edaran pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan kebijakan work from home (WFH). Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, mengatakan saat ini pihaknya masih […]

    Bagikan
  • Dua Ular Bersarang di Gudang Rumah Warga, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi photo_camera 3

    Dua Ular Bersarang di Gudang Rumah Warga, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda penghuni rumah milik Arif Nugroho di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Magetan. Hal itu setelah seekor ular tiba-tiba ditemukan di dalam gudang penyimpanan barang. Penemuan tersebut bermula saat adik penghuni rumah hendak ke kamar mandi dan melihat sosok yang dikira tokek. Namun setelah dicek justru tampak seekor ular berukuran cukup […]

    Bagikan
  • Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah petani di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan lambatnya penyerapan hasil panen tomat oleh pemerintah daerah. Akibatnya, sebagian hasil panen terancam tidak terserap dan berpotensi terbuang. Padahal, pada Jumat (26/09/2025) lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menginstruksikan Pemkab Madiun segera membeli tomat hasil panen petani dengan […]

    Bagikan
expand_less