Berita Terkini
Trending Tags

Tragedi Anak 7 Tahun di RS Hermina Madiun, Ini Pernyataan Resmi Pihak Rumah Sakit

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 380
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pernyataan resmi manajemen RS Hermina Madiun melalui akun Instagram @rsuherminamadiun.

Sinergia | Kota Madiun – Manajemen RS Hermina Madiun akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram (IG) @rsuherminamadiun terkait insiden jatuhnya seorang anak dari lantai atas rumah sakit tersebut. Dalam pernyataan itu, pihak rumah sakit menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menegaskan komitmen untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan.

“RS Hermina Madiun menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian yang menimpa salah satu pasien anak. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” tulis manajemen dalam pernyataan tersebut.

Pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa sejak awal kejadian, tim medis telah memberikan penanganan secara cepat dan maksimal sesuai prosedur medis yang berlaku. Korban diketahui mengalami luka serius setelah terjatuh pada Rabu (29/4/2026) dan sempat mendapatkan perawatan intensif sebelum dinyatakan meninggal dunia pada keesokan harinya.

Selain itu, RS Hermina Madiun menyebut terus menjalin komunikasi dengan pihak keluarga korban selama proses penanganan berlangsung.

“Kami juga terus berkoordinasi dan menjalin komunikasi baik dengan keluarga pasien,” lanjut pernyataan tersebut.

Terkait kronologi kejadian, manajemen menegaskan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian. Oleh karena itu, pihak rumah sakit memilih untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“RS Hermina Madiun berkomitmen untuk bekerja sama secara penuh dengan pihak berwenang serta menghormati seluruh proses yang sedang berlangsung,” tulisnya.

Manajemen juga mengimbau masyarakat untuk menjaga privasi keluarga korban di tengah sorotan publik terhadap kasus ini.

“Demi menjaga kenyamanan dan privasi keluarga, kami mengimbau semua pihak untuk dapat menghormati hal tersebut,” tutup pernyataan resmi tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Madiun Kota masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kejadian. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor penyebab insiden tragis tersebut. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kian serius mengokohkan sektor pariwisata. Lonjakan kunjungan wisatawan dari luar daerah menjadi bukti bahwa potensi wisata perlu diimbangi dengan pelayanan publik yang prima. Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) terus mendorong penguatan sektor UMKM dan pedagang kaki […]

    Bagikan
  • Realisasi APBD Kota Madiun Baru 30,56 Persen, Proyek Fisik yang Masih Lelang Jadi Penyebab

    Realisasi APBD Kota Madiun Baru 30,56 Persen, Proyek Fisik yang Masih Lelang Jadi Penyebab

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun hingga akhir semester I 2026 masih tergolong rendah. Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) per 30 Juni 2026, realisasi pendapatan daerah baru mencapai 37,05 persen, sedangkan realisasi belanja daerah sebesar 30,56 persen. Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
  • Terisolasi Bertahun-Tahun, Warga 4 RT di Sidoharjo Menanti Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

    Terisolasi Bertahun-Tahun, Warga 4 RT di Sidoharjo Menanti Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harapan baru muncul bagi warga di empat RT di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, yang selama bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan akses. Rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah tersebut diharapkan menjadi solusi bagi mobilitas masyarakat yang selama ini harus menyeberangi sungai setiap hari. Kepala Desa Sidoharjo, Sarmin, mengatakan kondisi keterbatasan […]

    Bagikan
  • Bakal Ada Mutasi Besar-besaran di Lingkup Pemkot Madiun, Ini Kata Walikota Maidi

    Bakal Ada Mutasi Besar-besaran di Lingkup Pemkot Madiun, Ini Kata Walikota Maidi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Bahkan, sejumlah pejabat eselon II dalam waktu dekat telah menyelesaikan masa pengabdiannya alias pensiun. Menyikapi hal itu, Wali Kota Madiun, Maidi tidak menampik jika akan mutasi atau perombakan besar-besaran November dan […]

    Bagikan
  • Ibu Bayi di Jembatan Ring Road Ditemukan, Pemkot Madiun Pastikan Pendampingan Psikiater

    Ibu Bayi di Jembatan Ring Road Ditemukan, Pemkot Madiun Pastikan Pendampingan Psikiater

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Ibu dari bayi laki-laki yang sebelumnya ditemukan menangis di Jembatan Ring Road akhirnya berhasil ditemukan pada Jumat (15/5/2026) malam. Pemerintah Kota Madiun melalui Kelurahan Patihan memastikan sang ibu telah kembali ke keluarganya dan akan mendapatkan pendampingan psikologis serta psikiater. Sebelumnya, warga digemparkan dengan penemuan bayi laki-laki di kawasan Jembatan Ring […]

    Bagikan
expand_less