Potensi Besar Belum Tergarap, Magetan Dinilai Kehilangan Momentum Percepatan Ekonomi
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 62
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Kesempatan Kabupaten Magetan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui skema Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, regulasi yang digagas pada masa pemerintahan Joko Widodo tersebut membuka akses pendanaan hingga ratusan miliar rupiah untuk pengembangan kawasan strategis.
Sejauh ini, alokasi anggaran yang tersedia dalam skema tersebut belum sepenuhnya terserap. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan hilangnya momentum bagi daerah untuk mendorong akselerasi pembangunan, khususnya di sektor unggulan.
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan pihaknya terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat, terutama untuk pengembangan kawasan wisata Telaga Sarangan yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar namun belum tergarap maksimal.
Ia menyebut, kunjungan Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menjadi peluang strategis untuk menyampaikan kebutuhan daerah. Pemerintah kabupaten, kata dia, mendorong agar pengembangan Sarangan dapat dilakukan secara terpadu dan masuk dalam prioritas nasional.
“Kehadiran Wakil Menteri Bappenas menjadi kesempatan bagi kami menyampaikan arah pembangunan strategis daerah. kami berharap sarangan bisa dikembangkan secara terpadu dan mendapat dukungan pusat, termasuk peluang sebagai proyek strategis nasional,” ujar Nanik, pada agenda di Pendopo Surya Graha, Senin (4/5/2026).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri PPN/Bappenas, Febrian Alfhayanto Ruddyard, memastikan bahwa usulan dari Pemerintah Kabupaten Magetan menjadi perhatian pemerintah pusat. Ia menyatakan masukan tersebut akan diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.
“Masukan dari Bu Bupati sudah saya catat dan akan dilaporkan kepada Menteri. ini tentu menjadi perhatian,” katanya.
Febrian menekankan pentingnya peran daerah dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, kinerja ekonomi daerah menjadi fondasi utama dalam mencapai target pertumbuhan nasional yang berkelanjutan.
Ia juga menilai usulan pengembangan Sarangan cukup relevan dan berpotensi memberikan dampak ekonomi signifikan jika didukung dengan perencanaan matang dan kolaborasi lintas pemerintah.
Meski demikian, belum optimalnya pemanfaatan skema Perpres 80/2019 mengindikasikan masih adanya kendala di tingkat daerah. Mulai dari kesiapan perencanaan, aspek administratif, hingga pelaksanaan program di lapangan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





