Berita Terkini
Trending Tags

Terjepit Harga Minyak Goreng, Pengrajin Lempeng Magetan Kurangi Isi dan Naikkan Harga Demi Bertahan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengrajin lempeng di Magetan sesuaikan isi dan harga karena mahalnya minyak goreng. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng curah kembali menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, para pengrajin kerupuk nasi atau lempeng mulai merasakan dampak signifikan akibat lonjakan biaya produksi yang terus meningkat.

Harga minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per liter, kini merangkak naik menjadi Rp22 ribu hingga Rp23 ribu per liter. Kenaikan sekitar Rp3 ribu per liter tersebut langsung memukul pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada penggunaan minyak dalam jumlah besar.

Di Kelurahan Sukowinangun, salah satu pengrajin lempeng, Rutinah (50), mengaku usahanya mulai terdampak. Selain minyak goreng, kenaikan harga bahan pendukung seperti plastik kemasan turut memperberat biaya produksi. Kondisi ini berimbas pada penurunan aktivitas pemasaran.

“Pemasaran jadi agak berkurang, agak sepi,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Untuk menjaga kelangsungan usaha, Rutinah terpaksa mengambil langkah penyesuaian. Ia menaikkan harga jual produknya dari Rp25 ribu menjadi Rp27 ribu per 150 biji. Bahkan, dalam kondisi tertentu, jumlah isi produk dikurangi agar harga tetap terjangkau bagi konsumen.

“Kalau dinaikkan harganya, ya jumlahnya dikurangi,” katanya.

Image Not Found
Produksi lempeng terdampak kenaikan minyak, penjualan mulai menurun. Foto : Kus-Sinergia

Dalam satu kali produksi, Rutinah membutuhkan sekitar 40 liter minyak goreng untuk mengolah hingga 100 kilogram bahan baku. Meski pasokan minyak masih tersedia di pasaran, lonjakan harga menjadi kendala utama yang sulit diantisipasi.

Dampak kenaikan harga juga mulai terlihat pada sisi penjualan. Produk lempeng yang selama ini dipasarkan tidak hanya di Magetan, tetapi juga ke luar daerah seperti Solo dan Madiun, kini mengalami penurunan permintaan.

“Dulu stabil, sekarang mulai turun,” ungkapnya.

Penurunan daya beli konsumen membuat pelaku usaha berada dalam posisi dilematis: menaikkan harga dengan risiko kehilangan pelanggan, atau bertahan dengan margin keuntungan yang semakin menipis. Rutinah berharap harga minyak goreng dapat segera kembali stabil agar usahanya tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi.

“Harapannya ya bisa kembali normal,” ucapnya.

Kondisi ini menunjukkan tingginya kerentanan UMKM terhadap fluktuasi harga bahan pokok. Tanpa langkah intervensi yang tepat, usaha kecil seperti pengrajin lempeng berpotensi semakin tertekan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korsleting Listrik, Kandang Sapi di Ponorogo Ludes Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Kandang Sapi di Ponorogo Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah kandang sapi milik Kasman (65), warga Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Ponorogo, terbakar hebat pada Jumat malam (03/10/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap kandang yang lokasinya berada persis di samping rumah korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya. […]

    Bagikan
  • Dinsos Kab. Madiun Bekali Operator Desa Soal Tata Kelola Data DTKS Lewat Aplikasi SIKS-NG

    Dinsos Kab. Madiun Bekali Operator Desa Soal Tata Kelola Data DTKS Lewat Aplikasi SIKS-NG

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upaya memperkuat akurasi data penerima bantuan sosial terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun. Salah satunya melalui kegiatan Review Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun di Hotel Setia Budi, Kota Madiun, Rabu (27/08/2025). Acara tersebut diikuti operator SIKS-NG dari 206 desa dan kelurahan se-Kabupaten […]

    Bagikan
  • BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Madiun yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN untuk menanam komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan tomat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa dari perspektif BPS […]

    Bagikan
  • Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga bawang merah di Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Kenaikannya bahkan mencapai dua kali lipat dari harga normal. Saat ini, harga bawang merah di pasar tradisional terbesar di Ponorogo tersebut berada di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Padahal, sebelumnya harga normal berkisar antara Rp25.000 […]

    Bagikan
  • Ratusan  Warga Rela Berdesakan Demi Beras Gratis dari Gubernur, Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

    Ratusan  Warga Rela Berdesakan Demi Beras Gratis dari Gubernur, Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi pasar pangan murah Ramadan yang digelar di Lapangan Desa Dimong, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (29/03/2025). Ratusan Warga Kabupaten Madiun yang hadir pada acara tersebut rela berdesakan desakan demi mendapatkan beras gratis dari Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indar Parawansa.  Menurut Khofifah, pasar […]

    Bagikan
  • Nekad, Sejoli Gasak Motor di Rumah Kota Saat Tengah Malam

    Nekad, Sejoli Gasak Motor di Rumah Kota Saat Tengah Malam

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Kota Madiun. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa penghuni Aston Liem Kost di Jalan Tunggul Nogo, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, pada Selasa dini hari (14/10/2025). Kejadian itu terekam jelas oleh kamera CCTV. Dalam rekaman, terlihat sepasang pria dan wanita diduga pasangan suami istri datang berboncengan […]

    Bagikan
expand_less