Berita Terkini
Trending Tags

Tradisi Bersih Desa dan Kirab Budaya Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Kelurahan Pandean

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, menggelar kirab budaya, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, menggelar tradisi bersih desa dan kirab budaya untuk menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (01/08/2025) ini diawali dengan doa bersama di punden atau sendang, yang kemudian dilanjutkan dengan perebutan tumpeng dan kirab budaya oleh warga dari berbagai kalangan.

Ratusan warga tumpah ruah sejak siang untuk mengikuti doa bersama di situs punden setempat, lokasi yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat. Masing-masing warga membawa hasil bumi dan makanan sebagai simbol sedekah kepada alam dan penghormatan kepada leluhur.

Suminem, salah satu warga yang ikut dalam tradisi tersebut, mengaku senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan tahunan ini. 

“Senang sekali bisa ikut bersih desa dan doa di punden. Ikut rebutan berkat supaya dapat berkah untuk saya dan keluarga,” ucapnya usai mengikuti acara.

Usai rangkaian doa, pemerintah Kelurahan Pandean bersama warga menggelar kirab budaya. Pesertanya datang dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Kirab ini menampilkan kostum dengan beragam tema, mulai dari budaya lokal, profesi, hingga gaya jadul.

Lurah Pandean, Ageng Kurnia Wijayanto, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk pelestarian budaya sekaligus momentum mempererat solidaritas warga.

“Kegiatan ini adalah bagian dari tradisi bersih desa. Ini bentuk rasa syukur kepada Tuhan, penghormatan kepada leluhur, dan juga menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya kepada wartawan di sela acara.

Ageng menambahkan, kirab budaya kali ini diikuti oleh seluruh RT dan RW di wilayah Kelurahan Pandean. Tidak hanya itu, sekolah-sekolah dan instansi pemerintah setempat juga turut serta dalam kemeriahan.

“Semua unsur kami libatkan, dari warga, lembaga pendidikan, hingga instansi pemerintah di Pandean. Dukungan dari masyarakat sangat luar biasa,” paparnya.

Kirab budaya tersebut juga menjadi ajang kompetisi. Setiap kelompok peserta dinilai oleh dewan juri berdasarkan kreativitas, kesesuaian tema, dan kekompakan. Tiga kelompok terbaik akan mendapat penghargaan dari panitia.

Tradisi bersih desa di Pandean bukan sekadar seremoni. Ia menjadi simbol keterhubungan antara manusia, leluhur, dan alam. Dalam suasana yang kian modern, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk merawat identitas budaya lokal yang kerap terpinggirkan.

Dengan melibatkan generasi muda, pemerintah Kelurahan Pandean berupaya menjaga kesinambungan nilai-nilai lokal agar tetap relevan di tengah arus perubahan zaman.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Madiun menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Alun-Alun Kota Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan atas disahkannya Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (UU KUHAP) oleh DPR RI beberapa waktu lalu. Koordinator lapangan aksi, Maikel Jeksen, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan hasil […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Kolam Renang Sukosari Masuk Tahap Penyidikan, Tapi Belum Ada Tersangka

    Dugaan Korupsi Kolam Renang Sukosari Masuk Tahap Penyidikan, Tapi Belum Ada Tersangka

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang di Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan. Meski telah memasuki tahap penyidikan, Kejari belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara ini. “Masih dalam proses penyidikan. Kami mohon dukungan semua pihak agar kasus ini segera tuntas,” ujar Kasi Pidana […]

    Bagikan
  • Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beredar foto pernikahan di Lapas Kelas I Madiun Jawa Timur. Dalam foto itu tampak mempelai pria berjas hitam adalah warga binaan (Wabin) kasus narkoba berinisial CL berasal dari Nganjuk.  Informasi dari sumber yang terpercaya, CL sebelumnya merupakan wabin di lapas Magetan kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas I Madiun. CL melangsungkan […]

    Bagikan
  • Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Madiun akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua lokasi sebelumnya tidak memenuhi kriteria, pemerintah pusat memberikan persetujuan penggunaan lahan eks tanah bengkok Kelurahan Winongo yang berada di barat Kantor Kecamatan Manguharjo sebagai area pembangunan SR. Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, mengungkapkan bahwa proses […]

    Bagikan
  • Tiga Pengurus KSPPS MSI Magetan Jadi Tersangka, Dana Disalahgunakan untuk Trading Saham

    Tiga Pengurus KSPPS MSI Magetan Jadi Tersangka, Dana Disalahgunakan untuk Trading Saham

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Melalui proses penyelidikan panjang, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan akhirnya menetapkan tiga orang pengurus Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) sebagai tersangka. Ketiganya terjerat kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah. Total kerugian sementara ditaksir mencapai lebih dari Rp5 miliar. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
expand_less