Berita Terkini
Trending Tags

Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternak nilai intervensi pasar telur belum atasi akar masalah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat merespons anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak dengan menyiapkan skema penyerapan produksi. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari para peternak yang sebelumnya mengeluhkan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan pasar.

Perwakilan peternak telur Magetan, Surohman, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah yang dinilai terbuka terhadap aspirasi peternak. Menurutnya, berbagai keluhan yang disampaikan telah ditindaklanjuti melalui sejumlah solusi konkret.

“Pemerintah daerah sudah menerima kami dengan baik dan memberikan solusi, terutama terkait penyerapan telur serta kerja sama dengan sejumlah pihak,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan masih ada persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, seperti distribusi bahan baku pakan ternak yang turut memengaruhi biaya produksi.

Selain itu, Surohman menyoroti pentingnya pembenahan data peternak secara menyeluruh. Menurutnya, ketiadaan data yang akurat menjadi salah satu penyebab terjadinya kelebihan pasokan (over supply) di pasaran.

“Ke depan, harus ada data riil terkait jumlah peternak, populasi ayam, hingga produksi telur. Dengan data yang valid, keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar bisa dihitung secara tepat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menjelaskan, anjloknya harga telur dipicu oleh melimpahnya produksi yang tidak diimbangi serapan pasar. Kondisi tersebut sempat mendorong aksi pembagian telur gratis oleh peternak pada 6 Mei lalu.

Image Not Found
Pemkab Magetan mulai serap produksi telur untuk bantu peternak. Foto : Kus-Sinergia

Ia menyebutkan, harga telur yang seharusnya mengacu pada Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp26.500 per kilogram, kini turun drastis menjadi sekitar Rp19.000 hingga Rp21.000 per kilogram di tingkat peternak.

“Setelah dilakukan musyawarah bersama, kami sepakat mengambil langkah untuk meningkatkan serapan telur agar tidak terjadi penumpukan produksi,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Magetan mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli telur langsung dari peternak. Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memasukkan telur sebagai menu rutin.

“SPPG di Magetan sudah sepakat menggunakan telur minimal tiga kali dalam seminggu. Ini diharapkan bisa membantu menyerap produksi peternak,” tambahnya.

Di sisi lain, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Magetan, Dyah Putri Kustia Dewi, mengatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi distribusi pasokan telur, khususnya terkait keterlibatan seluruh pemasok lokal.

Ia mengungkapkan, saat ini sebagian besar SPPG masih menyerap pasokan dari wilayah Madiun dan sekitarnya. Namun, pihaknya akan melakukan verifikasi ulang agar distribusi lebih merata.

“Kami akan kroscek kembali data pemasok agar penyerapan bisa lebih optimal. Arahan saat ini, penggunaan telur ditingkatkan hingga tiga kali dalam seminggu sampai harga kembali stabil,” ujarnya.

Dyah menambahkan, implementasi kebijakan tersebut sudah mulai dijalankan secara bertahap sejak pekan ini, dengan penyesuaian frekuensi konsumsi telur sesuai hari operasional layanan.

Langkah terpadu antara pemerintah daerah, peternak, dan lembaga terkait ini diharapkan mampu menekan kelebihan pasokan sekaligus mengembalikan harga telur yang lebih menguntungkan bagi peternak. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang hari raya Idul Adha 2025, permintaan hewan kurban mengalami peningkatan signifikan. Seperti di Kandang Putra Lembu Farm, Kota Madiun, stok sapi untuk kurban mengalami kenaikan hingga 50 persen. Satu ekor sapi memiliki harga yang berbeda, dari harga 21 juta sampai dengan 40 juta rupiah tergantung jenis dan berat sapi […]

    Bagikan
  • Tiba di Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Disambut Ribuan Pelajar dan Warga

    Tiba di Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Disambut Ribuan Pelajar dan Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ubur-ubur ikan lele, pak Walikota Madiun sampun rawuh le. Ya, Wali Kota Madiun, Maidi tiba di Kota Madiun pada Jumat (28/2/2025) usai menyelesaikan retret di Lembah Tidar Magelang Jawa Tengah. Didampingi, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dengan masih mengenakan seragam militer, Maidi menyapa ribuan masyarakat yang menunggu di […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap rencana perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, […]

    Bagikan
  • Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan efisiensi perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus melakukan berbagai langkah perbaikan infrastruktur. Salah satunya dengan menaikkan batas kecepatan maksimal kereta api dari sebelumnya 100 km/jam menjadi 120 km/jam di sejumlah lintasan wilayah kerjanya. Agar peningkatan kecepatan ini berjalan aman, […]

    Bagikan
  • Targetkan 1000 Sasaran, 60 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Disalurkan ke Penerima di 3 Daerah

    Targetkan 1000 Sasaran, 60 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Disalurkan ke Penerima di 3 Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 60 unit becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto diserahkan kepada tukang becak Kabupaten Nganjuk, Mojokerto dan Bojonegoro. Penyerahan becak listrik secara gratis ini dilaksanakan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Sabtu (22/2/2025). 60 unit becak listrik ini bagian dari 1000 unit […]

    Bagikan
  • Masa Penahanan Kepala Kesbangpoldagri Kab. Madiun Diperpanjang

    Masa Penahanan Kepala Kesbangpoldagri Kab. Madiun Diperpanjang

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – 20 hari telah terlewati masa penahanan terhadap Mantan Camat Sawahan Mashudi di Lapas Kelas II Madiun. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun pun memperpanjang penahanan tersangka kasus dugaan korupsi tanah tol tersebut.  Perpanjangan penahanan tersebut atas dasar permohonan dari penyidik selaku penuntut umum yang diajukan ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setempat. […]

    Bagikan
expand_less