Berita Terkini
Trending Tags

Monumen Lokomotif Segera Dipasang, Penataan Kawasan Stasiun Magetan Hampir Rampung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Monumen lokomotif segera dipasang di kawasan depan Stasiun Magetan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus menyempurnakan penataan kawasan depan Stasiun Magetan dengan menghadirkan monumen lokomotif sebagai ikon baru daerah. Proyek yang dikerjakan secara bertahap itu kini memasuki tahap lanjutan setelah sebelumnya akses jalan, trotoar, hingga area depan stasiun selesai dibangun dan mulai difungsikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan, Muhtar Wakid, mengatakan pada tahun 2026 ini pemerintah kembali mengalokasikan anggaran khusus untuk renovasi lokomotif bantuan dari PT KAI sebelum dipasang di depan stasiun.

Menurut Muhtar, lokomotif hibah tersebut saat ini masih dalam proses perbaikan agar layak dijadikan monumen. Selain itu, penyempurnaan fasilitas trotoar di sisi timur stasiun juga masih dilakukan karena sebelumnya belum seluruhnya memiliki penutup atap.

“Lokomotif bantuan dari PT KAI itu akan kita perbaiki dulu, kemudian nanti dipasang di depan stasiun. Trotoar sebelah timur juga masih kurang penutupnya karena sebelumnya belum dianggarkan,” ujarnya.

Meski penataan kawasan belum sepenuhnya rampung, area depan stasiun saat ini sudah dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas lalu lintas penumpang. Pemkab Magetan juga telah berkoordinasi dengan PT KAI terkait pengoperasian kawasan tersebut.

Muhtar menjelaskan, nantinya akses depan stasiun akan difungsikan penuh setelah pemasangan gate atau pintu parkir selesai dilakukan. Dengan begitu, kendaraan penjemput maupun pengantar penumpang dapat langsung masuk ke area depan stasiun secara lebih tertata.

“Sudah rapat dengan PT KAI. Nanti setelah dipasang gate atau pintu parkir, area depan itu sudah bisa difungsikan untuk penumpang masuk semua,” katanya.

Penataan kawasan Stasiun Magetan sendiri dilakukan dalam beberapa tahap pembangunan. Tahap pertama dan kedua difokuskan pada pembangunan infrastruktur kawasan, sedangkan tahap ketiga saat ini diarahkan untuk pemasangan monumen lokomotif dan penyempurnaan fasilitas pendukung lainnya.

Pemkab Magetan memperkirakan total anggaran yang digelontorkan hingga proyek selesai mencapai hampir Rp2 miliar. “Kalau dihitung total sampai selesai nanti hampir dua miliar rupiah,” tambah Muhtar.

Keberadaan monumen lokomotif diharapkan tidak hanya menjadi penanda baru kawasan stasiun, tetapi juga memperkuat identitas Kabupaten Magetan sebagai daerah yang memiliki akses transportasi modern. Selain itu, penataan kawasan tersebut diproyeksikan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta aktivitas UMKM di sekitar stasiun. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHK Massal, Serikat Pekerja PT GWI Desak Dialog dengan Manajemen

    PHK Massal, Serikat Pekerja PT GWI Desak Dialog dengan Manajemen

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ratusan buruh PT Global Way Indonesia (GWI), produsen bola resmi Piala Dunia 2022, terancam kehilangan pekerjaan setelah perusahaan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Serikat pekerja mendesak manajemen mempercepat perundingan untuk menjamin kepastian nasib karyawan. Ketua Serikat Pekerja PT GWI Federasi Serikat Buruh Independen, Sunardi, menyebut sekitar 800 lebih […]

    Bagikan
  • Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pesilat dari berbagai perguruan silat yang tergabung dalam paguyuban kampung pesilat di Kabupaten Madiun mendeklarasikan diri sebagai pemersatu bangsa. Deklarasi yang berlangsung di Gedung Padepokan Kampung Pesilat Caruban pada Selasa (09/09/2025) itu dihadiri Bupati Madiun, Hari Wuryanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan […]

    Bagikan
  • Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemkab Madiun kembali menggelar apel pagi di halaman pusat pemerintahan (Puspem), Mejayan. Dalam arahannya, Bupati Madiun, Hari Wuryanto sempat menyingung terkait tata kelola kebersihan.  Bupati juga mengingatkan kaitannya dengan Progam Selasa Jumat, Aman, Sehat, Resik dan Indah (Selamat ASRI) hendaknya bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan harus menjadi sebuah budaya.  “Namanya […]

    Bagikan
  • Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana jalur tembus Sarangan–Cemorosewu, Jawa Timur, berubah drastis pada akhir pekan ini. Biasanya tenang, rute menuju kawasan wisata alam tersebut dipenuhi deru ratusan hingga ribuan motor dua-tak (2-stroke) yang mengikuti Kopdar Camp 78. Alih-alih membawa kesan meriah, kebisingan suara knalpot justru memicu keresahan. Wisatawan asal Solo, Hariyadi, yang sedang menuju […]

    Bagikan
  • Ini Skema Gaji dan Penempatan 1.119 PPPK Paruh Waktu Magetan

    Ini Skema Gaji dan Penempatan 1.119 PPPK Paruh Waktu Magetan

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah mengikuti apel penyerahan SK secara simbolis di Alun-alun Magetan, sebanyak 1.119 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akhirnya menerima berkas fisik Surat Keputusan (SK) pengangkatan di Pendopo Surya Graha, Selasa (16/12/2025). Ribuan PPPK Paruh Waktu tersebut terdiri dari 38 tenaga pendidik (guru) dan 1.081 tenaga teknis yang akan […]

    Bagikan
  • Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

    Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur alternatif wisata di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah bus pariwisata dilaporkan mengalami kesulitan melintas di Jalan Kresno, Kelurahan Kebonagung. Ruas jalan yang sempit dengan tikungan tajam membuat kendaraan besar tak bisa bergerak leluasa hingga harus mundur secara bergantian. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah warga mengunggah […]

    Bagikan
expand_less