Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Hardiknas 2026 Magetan, Aspirasi Siswa Minta Sekolah Ramah Anak hingga Fasilitas Digital

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 200
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hardiknas 2026 jadi ruang aspirasi pelajar untuk pendidikan Magetan. (25/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan tidak hanya diwarnai tari massal ribuan guru dan pelajar. Momentum tersebut juga menjadi panggung bagi para siswa untuk menyampaikan aspirasi terkait masa depan pendidikan kepada Pemerintah Kabupaten Magetan.

Dalam kegiatan yang digelar di Alun-Alun Magetan, Senin sore (25/5/2026), sejumlah perwakilan siswa dari tingkat SD hingga SMP menyampaikan surat terbuka yang menjadi harapan mereka secara langsung di hadapan Bupati Magetan dan jajaran Dinas Pendidikan.

Salah satu aspirasi datang dari perwakilan siswa sekolah dasar yang meminta terciptanya sekolah ramah anak di Kabupaten Magetan. Dalam penyampaiannya, siswa tersebut menilai sekolah bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi juga ruang untuk tumbuh, bermain dan membangun keberanian.

“Kami ingin sekolah dan lingkungan yang benar-benar ramah anak. Tempat yang membuat setiap anak merasa aman, nyaman, bahagia dan didengarkan,” ucapnya.

Ia juga berharap tidak ada lagi tekanan yang membuat anak takut dalam belajar. Menurutnya, lingkungan pendidikan yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat dan percaya diri.

Selain itu, siswa SD tersebut mengusulkan gerakan “Satu Anak Satu Mimpi” sebagai wadah bagi anak-anak untuk menuliskan cita-cita dan harapan mereka di sekolah maupun ruang publik.

“Saya yakin gerakan ini mampu menumbuhkan keberanian dalam meraih masa depan yang gemilang. Anak-anak akan merasa dihargai dan didengarkan,” katanya.

Aspirasi lain disampaikan Sifa Rosaira, siswi SMP Negeri 1 Nguntoronadi, yang menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas teknologi pendidikan di sekolah-sekolah.

Ia berharap pemerintah daerah meningkatkan sarana laboratorium komputer dan akses internet agar pelajar di Magetan mampu bersaing di era digital.

“Kami berharap adanya dukungan peningkatan fasilitas laboratorium komputer dan akses internet yang memadai agar kami siap menghadapi era digital,” ujar Sifa.

Tidak hanya itu, ia juga meminta pemerintah memperbanyak kompetisi non akademik di bidang sains, seni dan olahraga guna mendorong kreativitas siswa. Menurutnya, pengembangan potensi pelajar tidak cukup hanya melalui prestasi akademik.

Sifa juga berharap bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi dan kurang mampu dapat diperluas agar seluruh anak di Kabupaten Magetan memperoleh kesempatan pendidikan yang sama.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengaku terkesan dengan usulan yang disampaikan para pelajar, khususnya terkait penguatan digitalisasi pendidikan.

“Ya tadi sangat luar biasa, sangat bagus sekali. Seperti yang disampaikan siswa SMP yang meminta penguatan digitalisasi, nanti akan kami akomodir dan kami usahakan bersama dinas terkait,” kata Bupati Nanik.

Menurutnya, berbagai masukan dari pelajar menjadi perhatian pemerintah daerah untuk peningkatan kualitas pendidikan di Magetan.

“Sangat luar biasa usulan-usulannya tadi, khususnya dari anak SMP,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Magetan, Suhardi, menyebut surat terbuka dan aspirasi yang disampaikan siswa merupakan bentuk ketulusan sekaligus kepedulian anak-anak terhadap dunia pendidikan.

“Itu surat yang sangat tulus dari anak-anak kita. Tentu kami akan merespon karena tadi isinya bagus dan menjadi suara luar biasa bagi kami,” ujarnya.

Ia mengatakan Dinas Dikpora bersama jajaran akan melakukan pencermatan terhadap seluruh masukan yang telah disampaikan siswa untuk kemudian dirumuskan langkah tindak lanjutnya.

“Beserta jajaran nanti kami akan melakukan pencermatan lagi terkait surat itu dan akan kami rumuskan seperti apa tindak lanjutnya,” kata Suhardi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Anjurkan Warga Meminimalisir Sampah Dibuang ke TPA

    Pemkab Madiun Anjurkan Warga Meminimalisir Sampah Dibuang ke TPA

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berupaya menggandeng berbagai pihak untuk mengatasi masalah sampah yang terus menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu Mejayan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama berbagai pihak dari bermacam sektor dalam acara dialog interaktif dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional HPSN Kamis (27/2/2025). Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Madiun, […]

    Bagikan
  • Laka Maut, Sepasang Kekasih Tertabrak Minibus di Ngawi

    Laka Maut, Sepasang Kekasih Tertabrak Minibus di Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Nasib nahas dialami sepasang kekasih saat melintas di Jalan Raya Ngawi – Kwadungan KM 25 – 26, masuk Desa Budug, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Jumat malam (10/1/2025). Khoirul Huda (24), warga Dusun Jatiroto, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro mengalami kecelakaan saat membonceng kekasihnya Della Autia Nirmala (20). Kanit Gakkum Satlantas Polres […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek viral di media sosial, menayangkan aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok pemuda tidak dikenal. Informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/12/2024), sekira pukul 23.00 WIB,di Kelurahan Lembeyan Kulon dan Desa Pupus, wilayah Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Kejadian itu menyebabkan 2 pemuda dibawah umur inisial R […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah Makin Parah di Madiun, Tim Kaji Cepat Pemprov Jatim Temukan Pondasi Rumah Mulai Turun

    Retakan Tanah Makin Parah di Madiun, Tim Kaji Cepat Pemprov Jatim Temukan Pondasi Rumah Mulai Turun

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Fenomena retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menjadi perhatian serius tim kaji cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Retakan tersebut dilaporkan merusak sejumlah rumah warga dan menyebabkan sebagian pondasi mengalami penurunan. Pada Jumat (07/11/2025), tim gabungan dari Departemen Teknik Geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dinas […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya berjalan mulus. Dari total target 235 titik, baru 24 gerai yang dinyatakan selesai dan siap digunakan. Sejumlah persoalan administrasi serta status lahan masih menjadi hambatan utama di lapangan. Data terbaru menunjukkan masih ada 40 lokasi yang belum […]

    Bagikan
  • PJ Walikota Madiun Soft Launching Poliklinik Eksekutif RSUD Kota Madiun

    PJ Walikota Madiun Soft Launching Poliklinik Eksekutif RSUD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di penghujung tahun 2024, RSUD Kota Madiun melakukan soft launching Poliklinik Eksekutif yang diresmikan langsung oleh Pj. Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto pada Selasa (17/12). Poli Eksekutif tersebut merupakan layanan medis rawat jalan dengan standar pelayanan cepat, paripurna dan bisa memilih penanganan dokter spesialis sesuai keinginan pasien. Berbagai macam Poli […]

    Bagikan
expand_less