Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo Belajar Kurban Dan Berbagi
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 71
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Momentum Idul Adha dimanfaatkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo untuk menanamkan nilai kepedulian dan keikhlasan kepada para siswa. Pada Jumat pagi, sekolah tersebut menyembelih delapan hewan kurban yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga pendidik, wali asuh hingga para siswa.
Kepala sekolah SR Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati mengatakan, hewan kurban terdiri dari satu ekor sapi bantuan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, lima ekor kambing bantuan Kementerian Sosial bersama Baznas, serta dua ekor kambing dari wali asuh sekolah.
“Kami mengadakan kurban ini untuk mengedukasi anak-anak bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam kurban bisa menjadi cermin dalam kehidupan sehari-hari. Biar mereka lebih ikhlas, tidak sombong dan tidak egois,” ujar Devit.
Menurutnya, kegiatan kurban tidak hanya sebatas penyembelihan hewan, namun juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa agar memahami arti berbagi dan kepedulian sosial.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah dan wali murid yang berada di lingkungan terdekat. Sekitar 150 penerima manfaat diperkirakan menerima pembagian daging kurban tersebut.
“Untuk penyaluran daging kurban kita bagikan ke masyarakat sekitar dan wali murid terdekat di lingkungan sekitar,” tambahnya.
Salah seorang siswa SMA SR Terintegrasi 5 Ponorogo, Amirul Afiq mengaku senang bisa terlibat langsung dalam proses kurban. Ia ikut membantu mulai dari penyembelihan, menguliti hingga memotong daging kambing.
“Disini saya belajar menyembelih, menguliti dan memotong daging kambing. Di rumah juga pernah diajari tetangga,” ungkap Amirul.
Selain hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat, pihak sekolah juga menyembelih dua ekor kambing tambahan yang diperuntukkan khusus bagi warga sekolah. Daging kambing tersebut diolah bersama menjadi berbagai hidangan, salah satunya sate, untuk dinikmati seluruh siswa dan tenaga pendidik. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





