Berita Terkini
Trending Tags

Penataan Proliman hingga Stadion Wilis Segera Dieksekusi, Pemkot Madiun Perketat Pengawasan Sampah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun tinjau lokasi penataan kawasan Proliman. (2/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyiapkan penataan kawasan strategis mulai dari Kawasan Simpang 5 patung pendekar atau dikenal Proliman, Jalan Rimba Darma hingga area belakang GOR dan Stadion Wilis. Kawasan tersebut akan disulap menjadi wajah baru kota yang menonjolkan identitas khas Madiun sebagai Kota Pendekar dan Kota Pecel. Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun saat meninjau langsung lokasi bersama Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro pada Selasa (2/6/2026).

Bagus mengatakan penataan kawasan tersebut telah masuk tahap perencanaan dan ditargetkan dapat segera dieksekusi pada awal tahun mendatang. Konsep yang akan diaplikasikan hingga kini terus dilakukan kajian dan pembahasan lebih lanjut.

“Pemkot sudah melakukan perencanaan untuk wilayah Proliman, Rimba Darma sampai nanti di belakang GOR. Insyaallah segera kita eksekusi,” ujarnya.

Menurut Bagus, Proliman menjadi titik yang sangat penting karena merupakan salah satu kawasan dengan lalu lintas dan mobilitas masyarakat paling tinggi di Kota Madiun. Karena itu, kawasan tersebut akan dirancang sebagai etalase yang memperkuat identitas daerah.

“Proliman ini menjadi tempat perlintasan paling ramai di Kota Madiun. Nanti akan muncul identitas Kota Madiun di sini,” katanya.

Tidak hanya itu, keberadaan Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di sekitar kawasan tersebut juga akan diintegrasikan dengan konsep penataan baru agar menjadi satu kesatuan kawasan yang lebih menarik dan representatif.

Dalam konsep yang disiapkan, desain kawasan akan mengangkat cerita dan filosofi khas Kota Madiun. Termasuk sebagai Kota Pendekar dan Kota Pecel yang akan menjadi tema utama yang diwujudkan dalam berbagai elemen visual dan tata ruang.

“Kita ingin bercerita tentang Madiun. Madiun terkenal sebagai Kota Pendekar, Kota Pecel, juga kota perkeretaapian. Untuk kawasan ini nanti yang diangkat adalah Kota Pendekar dan Kota Pecel, baik dari sisi desain maupun filosofinya,” jelas Bagus.

Selain fokus pada penataan kawasan, Pemkot Madiun juga menyoroti persoalan sampah yang kembali ditemukan di aliran sungai kawasan belakang GOR setelah sebelumnya dilakukan pembersihan. Ironisnya, masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, apalagi di aliran saluran air.

Image Not Found
Pemkot Madiun akan siapkan CCTV untuk awasi pembuangan sampah. Foto : Kris-Sinergia

Bagus mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah penambahan penerangan dan kamera pengawas atau CCTV di titik-titik rawan.

“Setelah kawasan belakang GOR dibersihkan sebenarnya sampah sudah tidak ada. Tetapi sekarang muncul lagi. Karena itu nanti akan kita tambahi lampu dan CCTV untuk memantau,” ungkapnya.

Pemkot juga akan memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, sistem pemilahan sampah di tingkat lingkungan akan mulai didorong agar pengelolaan sampah menjadi lebih tertata.

“Saya berharap masyarakat sama-sama menjaga lingkungan. Ke depan kita mulai pemilahan sampah dan di lingkungan masing-masing disediakan tempat sampah sesuai peruntukannya,” tandasnya.

Melalui penataan kawasan dan penguatan pengelolaan sampah tersebut, Pemkot Madiun berharap wajah kota semakin tertata sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan mencerminkan identitas khas Kota Pendekar. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Menduga Bayi Mengapung Dibuang 2 Hari Sebelum Ditemukan

    Polisi Menduga Bayi Mengapung Dibuang 2 Hari Sebelum Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Peristiwa penemuan jasad bayi yang mengapung ditengah sungai sono pada Kamis siang ( 09/01/2025) menarik simpati publik. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian di Desa Tiron Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur telah mengevaluasi jawab balita itu sekitar pukul 15.0 WIB. Usai dievakuasi tim identifikasi dari Satreskrim Polres Madiun langsung […]

    Bagikan
  • Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 senilai sekitar Rp45 miliar disorot. Pengadaan tersebut dinilai berpotensi menjadi temuan audit hingga berujung pada persoalan hukum jika ditemukan unsur pelanggaran. Sorotan itu berkaitan dengan dugaan perbedaan antara pencatatan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan pelaksanaan […]

    Bagikan
  • Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional

    Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Madiun menggelar Gebyar Anak PAUD pada Kamis (27/11/2025) di Taman Ngrowo Bening. Kegiatan meriah ini diikuti oleh 53 lembaga PAUD se-Kota Madiun dengan total peserta mencapai 1.263 anak dari tiga kecamatan Taman, Manguharjo, dan Kartoharjo. Acara dibuka secara […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Pelatihan Kerja, Upaya Tekan Pengangguran 19 Ribu Warga

    Pemkab Madiun Genjot Pelatihan Kerja, Upaya Tekan Pengangguran 19 Ribu Warga

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengambil langkah cepat dan terukur untuk menekan angka pengangguran yang masih tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mencatat tingkat pengangguran terbuka di Bumi Kampung Pesilat mencapai 4,34 persen atau setara 19.285 jiwa pada akhir 2024. Merespons kondisi ini, Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo […]

    Bagikan
  • Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Madiun mengalami lonjakan saat peringatan Tahun Baru Islam tahun ini. Di Pasar Caruban Baru, Kecamatan Mejayan, setidaknya tiga komoditas utama mengalami kenaikan harga secara bersamaan. “Cabai, bawang merah, dan sayuran dari Magetan semuanya naik,” ungkap Suyati, salah satu pedagang di pasar tersebut […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos PPPA Ponorogo Naik Penyidikan

    Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos PPPA Ponorogo Naik Penyidikan

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mulai membuka tabir baru dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos) di lingkungan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Ponorogo. Perkara tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan. Meski begitu, Kepala Kejari Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, masih irit memberikan keterangan detail lantaran proses hukum masih berjalan. […]

    Bagikan
expand_less