Berita Terkini
Trending Tags

Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seekor Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Foto : Sinergia

Sinergia | Magetan – Kemunculan seekor primata yang diduga kuat merupakan lutung Jawa (Trachypithecus auratus) membuat warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, heboh pada Selasa (23/12/2025). Satwa yang termasuk kategori dilindungi itu terlihat berpindah-pindah di genting beberapa rumah warga, sehingga membuat masyarakat memilih melapor ke pihak kepolisian.

Kapolsek Parang, AKP Sukarno, mengonfirmasi pihaknya menerima laporan tersebut dan langsung menurunkan personel ke lokasi. Ia menyebut, informasi awal dari warga menunjukkan bahwa lutung tersebut sempat bergelantungan di atap rumah.

“Setelah laporan masuk, anggota segera kami arahkan ke desa. Warga menyampaikan bahwa satwa itu tampak berpindah dari genting satu rumah ke rumah lainnya,” ungkap Sukarno saat dihubungi, Rabu (24/12/2025).

Pemantauan gabungan yang dilakukan personel Polsek Parang, Damkar, dan BPBD memastikan bahwa keberadaan hewan itu tidak menimbulkan kerusakan atau mengancam keselamatan warga. Meski aman, kemunculan lutung Jawa di area permukiman tetap menarik perhatian.

AKP Sukarno menjelaskan bahwa habitat terdekat dengan desa adalah kawasan hutan Gunung Blego, namun belum dapat dipastikan alasan satwa tersebut sampai masuk ke pemukiman.

“Wilayah hutan terdekat memang Gunung Blego, tetapi penyebab munculnya lutung itu di pemukiman masih belum dapat kami simpulkan,” jelasnya.

Hingga saat ini, Polsek Parang masih berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Madiun untuk menentukan langkah penanganan. Satwa tersebut harus ditangani sesuai standar konservasi, mengingat statusnya sebagai hewan dilindungi.

Kepolisian menegaskan agar warga tidak mengambil tindakan sendiri terhadap hewan tersebut. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang bisa membahayakan, seperti menembak atau mengusir secara kasar. Menyakiti hewan dilindungi dapat berujung pada sanksi pidana,” tegasnya. Polisi meminta masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika melihat kembali aktivitas lutung Jawa tersebut. Pihak berwenang kini menunggu langkah teknis dari BKSDA sebelum menentukan upaya penanganan selanjutnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan LPG 3KG Pertamina 7.280 Unit Per Hari Selama Nataru

    Pasokan LPG 3KG Pertamina 7.280 Unit Per Hari Selama Nataru

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Pertamina Patra Niaga bersama Hiswansa dan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop) Kabupaten Madiun pada [23/12/2024], melakukan monitoring dan evaluasi ke beberapa pangkalan gas 3 kilogram untuk memastikan kelancaran pasokan selama momen libur Natal dan Tahun Baru [NATARU]. Sebagai langkah antisipasi lonjakan, Pertamina menambah pasokan gas LPG menjadi […]

    Bagikan
  • Dewi Astutik Dalang Penyelundupan 2 Ton Sabu Dicokok di Kamboja, Keluarga Pasrah

    Dewi Astutik Dalang Penyelundupan 2 Ton Sabu Dicokok di Kamboja, Keluarga Pasrah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Buronan sekaligus gembong narkoba jaringan Golden Triangle Internasional, Dewi Astutik, berhasil ditangkap di Kamboja pada Senin (01/12/2025) waktu setempat. Dewi Astutik diduga kuat menjadi salah satu otak penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 ton yang diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di perairan Riau, Provinsi Batam, pada 26 Mei 2025 lalu. Perempuan […]

    Bagikan
  • Menilik KA Kahuripan, KA Dengan Tarif Hemat Yang Merakyat

    Menilik KA Kahuripan, KA Dengan Tarif Hemat Yang Merakyat

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Kahuripan menjadi salah satu KA di PT KAI Daop 7 Madiun yang menjadi pilihan pelanggan. Sepanjang tahun 2023, total pelanggan KA Kahuripan mencapai 223.707 pelanggan. Sementara, selama Januari 2024, jumlah pelanggan KA Kahuripan tercatat sebanyak 268.994 pelanggan, mengalami kenaikan sebesar 20% dibandingkan tahun 2023. Manager Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Sampah Berserakan di Tepi Jalan Magetan–Madiun, Papan Himbauan Hanya Pajangan

    Sampah Berserakan di Tepi Jalan Magetan–Madiun, Papan Himbauan Hanya Pajangan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemandangan di jalur penghubung Kabupaten Magetan–Madiun kini jauh dari kata asri. Alih-alih disuguhi hijaunya pepohonan, pengguna jalan dari Kecamatan Takeran hingga Ngariboyo justru dipaksa menatap deretan sampah yang berserakan di tepi jalan. Bukan hanya plastik kresek dan botol minuman, bahkan karung berisi limbah rumah tangga tampak teronggok di parit. Bau menyengat […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

    Polres Ponorogo Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo berhasil mengamankan dua tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat) bermodus pecah kaca mobil. Kedua tersangka yakni RS (47), warga Bekasi, dan ABT (54), warga Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, dalam konferensi pers yang digelar Selasa siang (10/6/2025), mengungkapkan tempat […]

    Bagikan
  • BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Madiun Raya Lebih Panjang, Warga Diminta Hemat Air

    BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Madiun Raya Lebih Panjang, Warga Diminta Hemat Air

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Madiun Raya akan berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penguatan monsun Australia yang membawa massa udara kering serta potensi kemunculan fenomena El Niño pada semester kedua tahun ini. Pengamat Meteorologi dan Geofisika […]

    Bagikan
expand_less