Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Dindikbud Madiun Pantau Proses SPMB 2026 Tingkat SD, Optimalkan Peran Pengawas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 318
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses SPMB tingkat SD di kabupaten Madiun sudah mulai berjalan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Madiun berjalan sejak tanggal 2 Juni lalu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun memastikan selama proses SPMB sesuai aturan. 

Pengawasan dilakukan melalui pengawas sekolah yang ditugaskan memantau seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Madiun, Suparnoto, menjelaskan bahwa proses SPMB SD dibagi dalam tiga jalur penerimaan. Jalur afirmasi telah berlangsung pada 2-4 Juni 2026, kemudian dilanjutkan jalur mutasi pada 10-13 Juni 2026, serta jalur domisili pada 18-20 Juni 2026.

“Untuk pengawasan, kami menugaskan pengawas sekolah sebagai kepanjangan tangan dinas untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan SPMB di masing-masing wilayah,” ujar Suparnoto.

Menurutnya, proses pendaftaran tahun ini masih dilakukan secara luring atau manual sehingga laporan perkembangan penerimaan siswa baru akan direkap setelah tahapan pendaftaran selesai.

Dari sisi target, Dindikbud berharap seluruh SD negeri di Kabupaten Madiun dapat memenuhi kuota atau pagu yang telah ditetapkan. Namun, terdapat sejumlah sekolah yang setiap tahun menjadi favorit masyarakat sehingga jumlah pendaftarnya cenderung tinggi.

“Yang peminatnya cukup besar itu terutama SDN Mejayan 1 dan SDN Balerejo 2 di wilayah Caruban. Kalau wilayah lain seperti Dolopo dan kawasan selatan relatif aman,” katanya.

Image Not Found
Dindikbud Madiun pantau ketat pelaksanaan SPMB SD 2026. Foto : Tova-Sinergia

Suparnoto menambahkan, kondisi SPMB SD di Kabupaten Madiun tidak mengalami persoalan berarti seperti yang kerap terjadi pada jenjang SMP. Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, hanya beberapa sekolah tertentu yang menjadi tujuan utama calon peserta didik.

Terkait kemungkinan terjadinya perpindahan calon siswa dari sekolah yang kelebihan pendaftar ke sekolah lain yang masih kekurangan kuota, Suparnoto menegaskan kondisi tersebut hampir tidak ditemukan pada jenjang SD.

Menurutnya, apabila calon siswa tidak diterima di sekolah favorit, sebagian besar orang tua cenderung memilih alternatif lain seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT).

“Kalau di SD tidak ada penggeseran seperti itu. Biasanya kalau tidak diterima di sekolah favorit, mereka memilih MI atau SDIT,” jelasnya.

Sementara itu, bagi sekolah yang jumlah pendaftarnya sedikit bahkan di bawah 10 siswa, Dindikbud tetap memberikan layanan pendidikan secara penuh. Hal itu dilakukan untuk menjamin hak seluruh anak memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi.

“Kalau memang jumlah siswanya sedikit, tetap kami terima dan tetap dilayani seperti sekolah lainnya. Pendidikan adalah hak semua lapisan masyarakat,” tegasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD Haka Madiun Ajak Komunitas Uji Efisiensi BBM M6 DM dan Teknologi V2L

    BYD Haka Madiun Ajak Komunitas Uji Efisiensi BBM M6 DM dan Teknologi V2L

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — BYD Haka Madiun mengajak komunitas dan media merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi melalui kegiatan challenge competition di Kota Madiun Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut menguji pengalaman penggunaan BYD M6 DM, termasuk efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), serta teknologi Vehicle-to-Load (V2L) pada BYD M6 EV. Kegiatan yang digelar PT Bumi Hijau […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam 100 hari kerja pertama, Wali Kota Madiun, Maidi langsung tancap gas. Salah satunya mendukung program Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, di Kota Madiun baru terdapat 1 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun sebagai penyuplai program MBG. “Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Rabu (24/12/2025).  Aksi demonstrasi dipicu insiden pembubaran acara bedah dan diskusi buku karya kolektif Tim Indonesia Baru—yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu—yang […]

    Bagikan
  • Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

    Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dugaan kasus perundungan di lingkungan pendidikan kembali mencuat. Kali ini, peristiwa diduga melibatkan seorang guru di SMP Negeri 1 Maospati, Magetan, yang disebut melakukan tindakan tidak pantas terhadap seorang siswi kelas 8.bPeristiwa yang terjadi dua hari lalu ini meninggalkan luka batin mendalam bagi korban. Saat disambangi di kediamannya, ibu korban […]

    Bagikan
  • SPMB SMA Negeri Kota Madiun Disorot, Banyak Siswa Gagal Masuk Sekolah Negeri, Pemkot Turun Tangan

    SPMB SMA Negeri Kota Madiun Disorot, Banyak Siswa Gagal Masuk Sekolah Negeri, Pemkot Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA Negeri di Kota Madiun menjadi sorotan. Hal itu setelah banyak warga mengeluhkan anak mereka tidak diterima di sekolah negeri. Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.Bagus mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat terkait keterbatasan […]

    Bagikan
  • Polisi Menduga Bayi Mengapung Dibuang 2 Hari Sebelum Ditemukan

    Polisi Menduga Bayi Mengapung Dibuang 2 Hari Sebelum Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Peristiwa penemuan jasad bayi yang mengapung ditengah sungai sono pada Kamis siang ( 09/01/2025) menarik simpati publik. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian di Desa Tiron Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur telah mengevaluasi jawab balita itu sekitar pukul 15.0 WIB. Usai dievakuasi tim identifikasi dari Satreskrim Polres Madiun langsung […]

    Bagikan
expand_less