Berita Terkini
Trending Tags

Ngaku dari Dubai, Dua WNA Diduga Gasak Rp5 Juta dari Laci Kasir Toko di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 49
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Negara Asing gasak jutaan rupiah dari laci kasir. Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Aksi dugaan pencurian dengan modus menukarkan uang kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini korbannya adalah sebuah toko pertanian di Desa Kemuning, Kecamatan Sambit. Dua warga negara asing (WNA) diduga berhasil menggasak uang sekitar Rp5 juta dari laci kasir dengan memanfaatkan kelengahan penjaga toko.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Kedua pelaku datang menggunakan mobil Daihatsu Ayla berwarna silver dan masuk ke toko dengan alasan hendak menukarkan uang pecahan Rp100 ribu menjadi pecahan Rp50 ribu.

Muhammad Hamim, penjaga toko, mengatakan saat itu satu pelaku berada di luar toko, sedangkan seorang lainnya mendekati meja kasir. Pelaku yang berada di dalam toko kemudian terus mengajak berbicara dan melontarkan berbagai pertanyaan menggunakan bahasa campuran yang sulit dipahami.

“Awalnya minta tukar uang seratus ribu menjadi pecahan lima puluh ribu. Satu orang di luar dan satu lagi di dekat kasir. Dia terus mengajak bicara dan bertanya-tanya dengan bahasa campuran sehingga saya bingung dan tidak fokus,” ujar Hamim.

Di tengah percakapan tersebut, pelaku diduga mengambil uang yang berada di dalam laci kasir. Hamim mengaku baru menyadari uang di laci berkurang setelah kedua pria asing tersebut meninggalkan lokasi.

“Setelah mereka pergi baru saya sadar uang di laci kasir berkurang. Kalau dihitung total kerugiannya sekitar lima juta rupiah. Mereka sempat mengaku berasal dari Dubai,” tambahnya.

Kasus ini menambah daftar aksi serupa yang terjadi di Ponorogo dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, dua pria WNA juga diduga melakukan modus yang sama di sebuah toko perabotan rumah tangga di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp300 ribu.

Babinsa Desa Kemuning, Serda Habibi, mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang memanfaatkan kelengahan korban saat bertransaksi.

“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat melayani orang yang tidak dikenal, terutama jika ada tindakan yang mengalihkan perhatian. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat setempat atau kepolisian,” katanya.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polsek Sambit. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri identitas kedua pelaku. Aparat juga mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara kejadian di Sambit dengan kasus serupa yang sebelumnya terjadi di wilayah Kota Ponorogo. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha 1446 H, Disnakan Magetan Catat 132 Ekor Sapi Disembelih di RPH Magetan

    Idul Adha 1446 H, Disnakan Magetan Catat 132 Ekor Sapi Disembelih di RPH Magetan

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rumah Penyembelihan Hewan (RPH) milik Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan ramai dikunjungi warga pada hari pertama Iduladha, Jumat (06/06/2025). Banyak masyarakat memilih memanfaatkan fasilitas ini karena dianggap lebih aman dan sesuai syariat. Salah satu pengguna jasa RPH, Yuli Budiono, mengungkapkan alasan dirinya mempercayakan proses penyembelihan di fasilitas milik pemerintah […]

    Bagikan
  • Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkara cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh pihak istri masih mendominasi angka perceraian di Kabupaten Magetan sepanjang 2025. Banyak di antaranya melibatkan istri yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri. Berdasarkan data laporan tahunan Pengadilan Agama (PA) Magetan, sepanjang 2025 tercatat 848 perkara cerai gugat dan 308 […]

    Bagikan
  • Tegaskan Tak Ada Pungli di SMAN 2 Mejayan, Kadisdik Jatim : Itu Sumbangan Sukarela

    Tegaskan Tak Ada Pungli di SMAN 2 Mejayan, Kadisdik Jatim : Itu Sumbangan Sukarela

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan tidak ditemukan unsur pungutan liar (pungli) di SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun. Hal ini disampaikan setelah ia melakukan inspeksi langsung menyusul dugaan pungli yang sempat mencuat di lingkungan sekolah tersebut. “Setelah saya bertemu langsung dengan pihak sekolah, komite, hingga siswa, saya […]

    Bagikan
  • Harga Ayam Potong di Pasar Legi Ponorogo Naik Hingga Rp. 37 Ribu

    Harga Ayam Potong di Pasar Legi Ponorogo Naik Hingga Rp. 37 Ribu

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga ayam potong di Pasar Legi Ponorogo kembali merangkak naik. Pada Jumat (12/09/2025), harga tercatat mencapai Rp. 37 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya harga hanya berkisar Rp.30 ribu per kilogram. Srikatin, salah seorang pembeli sekaligus penjual nasi goreng, mengaku tetap membeli meski harga naik signifikan. Ia memilih pasrah karena kebutuhan dagangan […]

    Bagikan
  • Angka Keluarga Miskin di Madiun Masih Tinggi, Masih Ada Keluarga Belum Nikmati Aliran Listrik

    Angka Keluarga Miskin di Madiun Masih Tinggi, Masih Ada Keluarga Belum Nikmati Aliran Listrik

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Prosentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat menurun menjadi 10,40 persen pada Maret 2025 atau setara 71,59 ribu jiwa. Meski begitu jumlah tersebut masih tergolong tinggi sehingga diperlukan terobosan dalam upaya pengentasan kemiskinan pada 2026 hingga 2027. Data tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik  Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Gelar Safari Ramadan, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama photo_camera 3

    Kapolres Magetan Gelar Safari Ramadan, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk mempererat hubungan dengan para tokoh agama. Melalui kegiatan Safari Ramadan, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan melakukan silaturahmi ke sejumlah ulama dan pimpinan lembaga keagamaan di Kabupaten Magetan. Kegiatan dilaksanakan dengan mengunjungi pimpinan Pondok Pesantren Al […]

    Bagikan
expand_less