Kamis, 29 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
RBH jadi metode untuk mengendalikan hama tikus. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengandalkan metode pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan melalui pemasangan Rumah Burung Hantu (RBH) di berbagai sentra pertanian. Tercatat tahun 2025, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan telah membangun sebanyak 941 unit RBH yang tersebar di sejumlah wilayah rawan serangan tikus.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan DTPHP Magetan, Romandhon, mengatakan program pengadaan RBH telah berjalan secara bertahap sejak tahun 2015. Keberadaan RBH dinilai efektif membantu petani mengendalikan populasi tikus yang selama ini menjadi salah satu ancaman utama terhadap produktivitas pertanian.

“Sejak 2015 hingga 2025, kami telah membangun 941 rumah burung hantu. Program ini menjadi salah satu upaya pengendalian hama tikus secara alami yang terus kami dorong di Kabupaten Magetan,” ujar Romandhon.

Meski demikian, pada tahun 2026 pengadaan RBH untuk sementara dihentikan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Namun, DTPHP memastikan program tersebut masih berpeluang dilanjutkan apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan pada tahun-tahun mendatang.

Selain pembangunan rumah burung hantu, DTPHP juga melakukan upaya pelestarian predator alami tikus. Salah satunya dengan memberikan bantuan sepasang burung hantu jenis Malabar di Kecamatan Kartoharjo guna mendukung peningkatan populasi burung pemangsa tersebut yang dinilai masih terbatas.

Menurut Romandhon, satu unit RBH mampu menjangkau area perburuan tikus hingga sekitar lima hektare lahan pertanian. Seekor burung hantu bahkan dapat memangsa antara lima hingga sepuluh ekor tikus setiap malam. Jumlah tersebut bisa meningkat hingga 20 ekor saat induk burung hantu sedang merawat anaknya dan membutuhkan lebih banyak asupan makanan.

“Burung hantu merupakan predator alami yang sangat efektif. Karena aktivitasnya pada malam hari, keberadaannya sangat membantu mengendalikan populasi tikus di area persawahan,” jelasnya.

Dari total 941 unit RBH yang dibangun pemerintah, program tersebut mendapat respons positif dari petani. Bahkan sejumlah kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) secara mandiri membangun RBH tambahan melalui sistem swadaya.

Berdasarkan pendataan DTPHP, jumlah RBH yang saat ini berdiri di seluruh Kabupaten Magetan diperkirakan mencapai sekitar 1.500 unit jika digabungkan dengan pembangunan swadaya masyarakat.

Sebaran RBH hampir mencakup seluruh wilayah pertanian di Kabupaten Magetan, terutama di daerah yang menjadi kawasan endemis serangan tikus. Kecamatan Kartoharjo, Barat, Maospati, dan sejumlah wilayah dataran rendah lainnya menjadi lokasi dengan jumlah RBH yang relatif lebih banyak dibandingkan daerah pegunungan seperti Poncol dan sebagian wilayah Plaosan yang tingkat serangan tikusnya lebih rendah.

Jika dihitung berdasarkan daya jangkau masing-masing RBH, maka sekitar 1.500 unit rumah burung hantu berpotensi melindungi hingga 7.500 hektare lahan pertanian dari ancaman hama tikus.

Meski menjadi salah satu metode unggulan, pengendalian hama tikus di Magetan tidak hanya mengandalkan burung hantu. DTPHP juga rutin melaksanakan gerakan pengendalian massal (gerdal) melalui penggunaan alat emposan dan bantuan belerang yang dapat dimanfaatkan kelompok tani saat terjadi peningkatan populasi tikus. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Wali Kota Madiun Tekankan Lurah dan Camat Wajib Pahami Prioritas Pembangunan Kota

    Plt Wali Kota Madiun Tekankan Lurah dan Camat Wajib Pahami Prioritas Pembangunan Kota

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menekankan pentingnya pemahaman aparatur wilayah terhadap arah pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Optimalisasi Produktivitas Kerja dan Bimbingan Teknis Aplikasi e-KAK dan m-SKP Tahun 2026 yang diikuti para lurah dan camat di wilayah Kecamatan Taman pada Kamis (05/03/2026) Menurut Bagus, perencanaan […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Serahkan Santunan Kepada Keluarga Korban Kecelakaan KA Malioboro Ekspres

    Gubernur Khofifah Serahkan Santunan Kepada Keluarga Korban Kecelakaan KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana haru menyelimuti Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha, Magetan, Senin (26/5/2025). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung untuk menyerahkan santunan duka kepada keluarga korban kecelakaan kereta api Malioboro Ekspres yang terjadi di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Didampingi Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, Wakil Bupati Suyatni Priasmoro, serta jajaran Forkopimda, […]

    Bagikan
  • Pastikan Keamanan Ibadah Natal, Polisi Sterilisasi Gereja di Ponorogo

    Pastikan Keamanan Ibadah Natal, Polisi Sterilisasi Gereja di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang perayaan Natal, aparat gabungan melakukan sterilisasi di seluruh gereja yang ada di Kabupaten Ponorogo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah Natal. Proses sterilisasi dilakukan oleh petugas Samapta Polres Ponorogo dengan menyisir setiap sudut gereja secara menyeluruh. Petugas menggunakan metal detector serta kaca inspeksi […]

    Bagikan
  • Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran di Madiun, Damkar Catat 28 Kasus

    Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran di Madiun, Damkar Catat 28 Kasus

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kasus kebakaran di Kabupaten Madiun menunjukkan tren meningkat sepanjang 2026. Memasuki pertengahan Juli, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun telah menangani 28 insiden kebakaran, dengan lonjakan paling signifikan terjadi dalam tiga bulan terakhir. Cuaca panas ekstrem disebut menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko munculnya […]

    Bagikan
  • Alami Luka Bakar 75 Persen Akibat Kebakaran Rumah, Sugeng Dirujuk ke RSUD dr. Soetomo

    Alami Luka Bakar 75 Persen Akibat Kebakaran Rumah, Sugeng Dirujuk ke RSUD dr. Soetomo

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Musibah kebakaran rumah terjadi di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, pada Rabu malam (8/10/2025). Dalam insiden tersebut, pemilik rumah bernama Sugeng Atmojo (55) mengalami luka bakar serius hingga 72 persen di hampir seluruh tubuhnya. Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soetomo Surabaya setelah sempat dirawat di RSUD dr. […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SILPA Capai Rp154,79 Miliar Jadi Sorotan

    DPRD Kota Madiun Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SILPA Capai Rp154,79 Miliar Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Senin (29/6/2026). Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Madiun melaporkan realisasi pendapatan daerah melampaui target, namun menyisakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp154,79 miliar […]

    Bagikan
expand_less