Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
RBH jadi metode untuk mengendalikan hama tikus. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengandalkan metode pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan melalui pemasangan Rumah Burung Hantu (RBH) di berbagai sentra pertanian. Tercatat tahun 2025, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan telah membangun sebanyak 941 unit RBH yang tersebar di sejumlah wilayah rawan serangan tikus.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan DTPHP Magetan, Romandhon, mengatakan program pengadaan RBH telah berjalan secara bertahap sejak tahun 2015. Keberadaan RBH dinilai efektif membantu petani mengendalikan populasi tikus yang selama ini menjadi salah satu ancaman utama terhadap produktivitas pertanian.

“Sejak 2015 hingga 2025, kami telah membangun 941 rumah burung hantu. Program ini menjadi salah satu upaya pengendalian hama tikus secara alami yang terus kami dorong di Kabupaten Magetan,” ujar Romandhon.

Meski demikian, pada tahun 2026 pengadaan RBH untuk sementara dihentikan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Namun, DTPHP memastikan program tersebut masih berpeluang dilanjutkan apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan pada tahun-tahun mendatang.

Selain pembangunan rumah burung hantu, DTPHP juga melakukan upaya pelestarian predator alami tikus. Salah satunya dengan memberikan bantuan sepasang burung hantu jenis Malabar di Kecamatan Kartoharjo guna mendukung peningkatan populasi burung pemangsa tersebut yang dinilai masih terbatas.

Menurut Romandhon, satu unit RBH mampu menjangkau area perburuan tikus hingga sekitar lima hektare lahan pertanian. Seekor burung hantu bahkan dapat memangsa antara lima hingga sepuluh ekor tikus setiap malam. Jumlah tersebut bisa meningkat hingga 20 ekor saat induk burung hantu sedang merawat anaknya dan membutuhkan lebih banyak asupan makanan.

“Burung hantu merupakan predator alami yang sangat efektif. Karena aktivitasnya pada malam hari, keberadaannya sangat membantu mengendalikan populasi tikus di area persawahan,” jelasnya.

Dari total 941 unit RBH yang dibangun pemerintah, program tersebut mendapat respons positif dari petani. Bahkan sejumlah kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) secara mandiri membangun RBH tambahan melalui sistem swadaya.

Berdasarkan pendataan DTPHP, jumlah RBH yang saat ini berdiri di seluruh Kabupaten Magetan diperkirakan mencapai sekitar 1.500 unit jika digabungkan dengan pembangunan swadaya masyarakat.

Sebaran RBH hampir mencakup seluruh wilayah pertanian di Kabupaten Magetan, terutama di daerah yang menjadi kawasan endemis serangan tikus. Kecamatan Kartoharjo, Barat, Maospati, dan sejumlah wilayah dataran rendah lainnya menjadi lokasi dengan jumlah RBH yang relatif lebih banyak dibandingkan daerah pegunungan seperti Poncol dan sebagian wilayah Plaosan yang tingkat serangan tikusnya lebih rendah.

Jika dihitung berdasarkan daya jangkau masing-masing RBH, maka sekitar 1.500 unit rumah burung hantu berpotensi melindungi hingga 7.500 hektare lahan pertanian dari ancaman hama tikus.

Meski menjadi salah satu metode unggulan, pengendalian hama tikus di Magetan tidak hanya mengandalkan burung hantu. DTPHP juga rutin melaksanakan gerakan pengendalian massal (gerdal) melalui penggunaan alat emposan dan bantuan belerang yang dapat dimanfaatkan kelompok tani saat terjadi peningkatan populasi tikus. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Positif Narkoba, 1 Perwira dan 2 Bintara Polres Madiun Kota Bakal Diproses Kode Etik

    Positif Narkoba, 1 Perwira dan 2 Bintara Polres Madiun Kota Bakal Diproses Kode Etik

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tindakan tegas dilakukan Polres Madiun Kota terhadap personilnya yang terlibat narkotika. Hal ini buntut penangkapan oleh jajaran Satresnarkoba Polres Madiun terhadap anggota Polres Madiun Kota berinisial Aiptu HD atas dugaan pengedar narkoba. Menyikapi hal itu, Polres Madiun Kota telah bergerak melakukan tes urine terhadap para personilnya. Hasilnya, ditemukan 3 personil […]

    Bagikan
  • Telusuri Aliran Dana, Kejari Magetan Fokus “Follow the Money” Kasus Korupsi Pokir DPRD

    Telusuri Aliran Dana, Kejari Magetan Fokus “Follow the Money” Kasus Korupsi Pokir DPRD

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan mulai menelusuri aliran dana dalam kasus dugaan korupsi hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga turut menikmati hasil penyimpangan anggaran. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menegaskan bahwa penyidikan tidak hanya berhenti pada penetapan enam tersangka, tetapi juga akan diperluas pada penelusuran […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan 2 Ton Ayam Terbakar di Tol Ngawi–Solo, Kerugian Ratusan Juta

    Truk Bermuatan 2 Ton Ayam Terbakar di Tol Ngawi–Solo, Kerugian Ratusan Juta

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan disertai kebakaran terjadi di ruas Tol Ngawi–Solo, tepatnya di KM 562 Desa Sidomakmur, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (18/08/2025) dini hari. Sebuah truk pengangkut ayam potong ludes terbakar setelah menghantam pembatas jalan dan menabrak truk lain di depannya. Peristiwa yang terjadi pada pukul 04.12 WIB, truk berisi sekitar […]

    Bagikan
  • Senyum Ceria Anak Yatim Piatu Diajak Belanja Baju Lebaran di Pasar Legi Ponorogo

    Senyum Ceria Anak Yatim Piatu Diajak Belanja Baju Lebaran di Pasar Legi Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, suasana bahagia tampak di Pasar Legi Songgolangit Ponorogo, Sabtu pagi. Sebanyak 60 anak yatim, piatu dan duafa diajak berbelanja baju muslim serta pakaian harian untuk menyambut Lebaran. Anak-anak dari berbagai wilayah di Ponorogo itu tampak antusias saat berkeliling pasar. Mereka bebas memilih sendiri baju yang diinginkan, […]

    Bagikan
  • Belasan Emak-Emak Sambangi Pemukiman Terpencil di Ponorogo, Salurkan Bantuan Sembako

    Belasan Emak-Emak Sambangi Pemukiman Terpencil di Ponorogo, Salurkan Bantuan Sembako

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepedulian terhadap warga di wilayah terpencil ditunjukkan belasan emak-emak yang tergabung dalam sebuah komunitas di Kabupaten Ponorogo. Mereka mendatangi Dukuh Sukun, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Sabtu (1/8/2026), untuk membagikan bantuan sembako kepada masyarakat setempat. Medan menuju lokasi menjadi tantangan tersendiri. Pemukiman warga berada di kawasan perbukitan dengan kondisi jalan yang sulit […]

    Bagikan
  • Ini Sosok Indah Bekti Pertiwi yang Diduga Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo

    Ini Sosok Indah Bekti Pertiwi yang Diduga Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah sorotan publik atas kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, nama Indah Bekti Pertiwi kembali mencuat dengan kabar mengejutkan. Perempuan yang disebut-sebut sebagai teman dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, itu ternyata menggugat cerai suaminya. Gugatan tersebut teregistrasi dengan Nomor Perkara 1623/Pdt.G/2025/PA.PO dan […]

    Bagikan
expand_less