Berita Terkini
Trending Tags

Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jatera Agro kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tren wisata petik buah semakin diminati masyarakat. Selain menawarkan pengalaman memanen buah langsung dari kebun, konsep ini juga menjadi pilihan karena buah yang didapat lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan membeli di toko maupun pasar modern.

Fenomena tersebut terlihat di Jatera Agro, kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Setiap musim panen tiba, lokasi ini ramai didatangi warga yang ingin memilih dan memetik sendiri buah yang diinginkan.

Pada musim panen kali ini, Jatera Agro menawarkan melon hidroponik jenis Petravani dan Lavender. Sebanyak 1.000 tanaman melon dipersiapkan setiap masa panen dengan harga jual Rp25 ribu per kilogram. Selain melon, pengelola juga mulai memanen kelengkeng kristal yang menjadi komoditas baru di kawasan tersebut.

Terdapat sekitar 50 pohon kelengkeng kristal yang telah produktif, dengan rata-rata hasil panen mencapai 20 kilogram per pohon. Buah tersebut dipasarkan dengan harga Rp35 ribu per kilogram.

Image Not Found
pengunjungan memilih dan memetik Buah melon secara langsung di Jatera Agro Foto : Kus-Sinergia

Salah seorang pembeli, Susanti, mengaku sengaja datang ke Jatera Agro karena dapat memilih langsung buah yang diinginkan. Menurutnya, kualitas buah yang dipetik sendiri lebih terjamin kesegarannya.

“Karena fresh, bisa metik langsung. Harganya juga lebih murah,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (15/6/2026).

Susanti mengaku membeli lebih dari enam kilogram kelengkeng dan sekitar tiga hingga empat kilogram melon. Ia juga memilih berbelanja di Jatera Agro karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya sehingga lebih hemat biaya transportasi.

Kepala Desa Jambangan, David Indra Kusuma, mengatakan konsep wisata petik buah sengaja dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung sekaligus meningkatkan nilai jual hasil pertanian desa.

Menurutnya, pembeli tidak hanya membeli buah, tetapi juga dapat memilih dan memetik sendiri buah yang dianggap paling sesuai dengan keinginan mereka.

“Pengunjung atau pembeli bisa memilih sendiri dan memetik sendiri buah yang diinginkan. Kalau ada yang kurang pas bisa ditukar. Kami mengutamakan kepuasan pelanggan,” kata David.

Ia menjelaskan, selain melon hidroponik yang telah memasuki panen kelima, tahun ini Jatera Agro juga mulai membuka panen kelengkeng kristal. Respons masyarakat dinilai cukup positif karena pemasaran hasil panen sejauh ini tidak mengalami kendala berarti.

David menyebut seluruh hasil panen melon biasanya habis terjual dalam waktu kurang dari satu pekan sejak dibuka untuk umum. Mayoritas pembeli berasal dari wilayah Magetan, meski beberapa pengunjung juga datang dari luar daerah.

Menariknya, pengelola tidak menerapkan sistem pengiriman hasil panen kepada konsumen. Seluruh pembeli diarahkan datang langsung ke lokasi untuk memetik sendiri buah yang diinginkan. Selain memberikan pengalaman wisata, konsep tersebut juga dinilai mampu menekan biaya distribusi dan penggunaan bahan bakar.

“Kami memang memangkas biaya pengiriman. Pembeli datang sendiri ke lokasi sehingga lebih efisien dan sekaligus mendukung konsep wisata petik buah,” jelasnya.

Melalui pengembangan agrowisata berbasis BUMDes ini, Desa Jambangan berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, memperluas pasar hasil pertanian lokal, sekaligus menghadirkan destinasi wisata edukatif yang menarik bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Tragis di Ruas Tol Ngawi, Mobil 7 Penumpang Hantam Bus

    Kecelakaan Tragis di Ruas Tol Ngawi, Mobil 7 Penumpang Hantam Bus

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan lalu lintas di ruas tol Solo-Ngawi kembali terjadi. Mobil putih dengan Nopol T 1062 CB yang dikendarai oleh Teguh Rizal Fachri (42) warga Desa Margosari, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menabrak bagian belakang bus Bus NS Trans nopol AG 7617 US di ruas Tol Solo – Ngawi KM […]

    Bagikan
  • Pertamina Siagakan Satgas RAFI 2026, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman Saat Ramadan-Lebaran

    Pertamina Siagakan Satgas RAFI 2026, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman Saat Ramadan-Lebaran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kesiapan pasokan energi selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 melalui pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI). Satgas tersebut mulai beroperasi sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 mendatang untuk menjamin kelancaran distribusi bahan bakar minyak […]

    Bagikan
  • Tarekat Syattariyah di Magetan Gelar Salat Idul Adha 8 Juni, Potong 23 Hewan Kurban

    Tarekat Syattariyah di Magetan Gelar Salat Idul Adha 8 Juni, Potong 23 Hewan Kurban

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Jamaah Tarekat Syattariyah di Dukuh Bendo, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menyelenggarakan salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban pada Minggu, (08/06/2025). Pelaksanaan ini berbeda dua hari dari ketetapan pemerintah yang menetapkan Idul Adha pada 6 Juni. Dalam suasana yang khidmat, jamaah yang mayoritas merupakan penganut Tarekat Syattariyah melaksanakan […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
  • Ini Respon Pertamina Soal Kecelakaan Truk Tangki BBM Tabrak Motor di Simpang 4 Rejoagung

    Ini Respon Pertamina Soal Kecelakaan Truk Tangki BBM Tabrak Motor di Simpang 4 Rejoagung

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tangki BBM Pertamina dengan sepeda motor di simpang 4 rejoagung Kota Madiun mendapatkan respon dari PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus. Dari kejadian itu telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan kecelakaan tersebut. Ahad Rahedi, Area Manager Comm, Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menerangkan […]

    Bagikan
  • Secara Bertahap, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket untuk Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

    Secara Bertahap, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket untuk Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi telah memulai pemesanan tiket kereta api bagi keberangkatan yang dimulai pada 1 Desember 2025. Sebelumnya, penjualan tiket telah dihentikan sementara akibat adanya penyesuaian jadwal dan pola perjalanan di seluruh area operasional KAI (dari Daop 1 hingga Daop 9). Rokhmad Makin Zainul, yang menjabat […]

    Bagikan
expand_less