Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Madiun Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Perkuat Mitigasi Hadapi Kemarau Panjang 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 43
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Kabupaten Madiun melaksanakan rapat koordinasi dan mitigasi peralihan musim melalui FPRB. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai memperkuat langkah mitigasi menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Sedikitnya 20 titik wilayah telah dipetakan sebagai daerah yang berpotensi mengalami kekeringan. Sementara kawasan hutan di sejumlah kecamatan juga menjadi perhatian khusus karena rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Mitigasi Peralihan Musim yang digelar dalam kegiatan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Madiun Tahun 2026 di Gedung Eka Kapti, Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Caruban.

Kegiatan tersebut dihadiri relawan kebencanaan, perwakilan Desa Tangguh Bencana (Destana) dari 15 kecamatan, akademisi, pelaku usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Madiun.

Sekretaris BPBD Kabupaten Madiun, Ageng Kurnia Wijayanto, mengatakan forum tersebut menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder dalam menghadapi potensi bencana yang muncul saat musim kemarau.

“Esensi dari kegiatan ini adalah mengangkat peran serta BPBD bersama seluruh pemangku kepentingan agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang sama dalam upaya pengurangan risiko maupun potensi bencana di Kabupaten Madiun,” ujar Ageng.

Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir telah menghadapi musim penghujan dengan berbagai potensi bencana hidrometeorologi. Namun kini BPBD mulai mengalihkan fokus pada ancaman kekeringan dan kebakaran hutan yang diperkirakan meningkat mulai Juni hingga Agustus 2026 berdasarkan informasi dari BMKG.

BPBD telah memetakan sekitar 20 wilayah yang berpotensi mengalami dampak musim kemarau. Meski demikian, pihaknya berharap daerah-daerah tersebut tidak mengalami kekeringan seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Image Not Found
Forum FPRB bahas kesiapsiagaan menghadapi kemarau 2026. Foto : Tova-Sinergia

“Kami tetap melakukan langkah kesiapsiagaan. Sarana dan prasarana sudah kami siapkan agar kebutuhan masyarakat maupun potensi bencana akibat kemarau dan kekeringan bisa dimitigasi sejak dini,” katanya.

Untuk potensi kebakaran hutan dan lahan, wilayah Kecamatan Gemarang, Kare, dan Saradan menjadi kawasan yang mendapat perhatian lebih. Pasalnya, kawasan itu memiliki area hutan yang cukup luas dan rentan mengalami kebakaran saat musim kemarau.

Sementara itu, potensi kekeringan dan kekurangan air bersih relatif banyak ditemukan di wilayah dataran rendah, termasuk beberapa kawasan di Kecamatan Madiun. Namun BPBD menegaskan pemantauan tetap dilakukan di seluruh kecamatan tanpa terkecuali.

“Kami sudah menyampaikan informasi kepada 15 kecamatan untuk lebih memperhatikan kondisi wilayah masing-masing, terutama lahan tandus dan area yang berpotensi terjadi karhutla. Di sisi lain, sarana dan prasarana pendukung juga sudah mulai kami siapkan,” ujar Ageng.

Hingga pertengahan Juni 2026, BPBD mengaku belum menerima laporan signifikan terkait kekeringan, kekurangan air bersih, maupun kebakaran hutan yang berdampak besar. Meski demikian, masyarakat diminta aktif melaporkan setiap potensi kejadian agar dapat segera ditindaklanjuti.

Selain mitigasi lapangan, BPBD juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan air secara bijak selama musim kemarau. Warga diimbau mengurangi penggunaan air untuk kebutuhan yang tidak mendesak dan lebih mengutamakan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Penggunaan air harus lebih efektif dan efisien. Masyarakat diharapkan dapat menghemat penggunaan air sehingga cadangan yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal selama musim kemarau berlangsung,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Daging Sapi di Magetan Masih Tinggi Pasca Lebaran, Komoditas Lain Ikut Naik

    Harga Daging Sapi di Magetan Masih Tinggi Pasca Lebaran, Komoditas Lain Ikut Naik

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Harga daging sapi di Pasar Sayur Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih tergolong tinggi meski mulai mengalami penurunan pasca Lebaran IdulFitri. Pada hari keempat Lebaran, harga daging sapi tercatat berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, turun Rp10 ribu dari sebelumnya yang sempat menembus lebih dari Rp160 ribu per kilogram. Kenaikan harga […]

    Bagikan
  • Pupuk Indonesia Uji Coba Fitur Baru i-Pubers, Permudah Distribusi Pupuk Subsidi

    Pupuk Indonesia Uji Coba Fitur Baru i-Pubers, Permudah Distribusi Pupuk Subsidi

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus berupaya mempercepat dan memperkuat distribusi pupuk subsidi melalui pemanfaatan teknologi. Terbaru, perusahaan meluncurkan uji coba fitur baru di aplikasi i-Pubers yang memungkinkan kios pengecer memesan pupuk langsung ke distributor. “Fitur ini kami rancang untuk mempercepat proses distribusi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat sistem yang terintegrasi dan akuntabel,” […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-78 Koperasi, Bupati Madiun : Simbol Kesehatan dan Kebersamaan

    Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-78 Koperasi, Bupati Madiun : Simbol Kesehatan dan Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan warga Kabupaten Madiun memadati Lapangan Mojopurno, Kecamatan Wungu, pada Minggu (20/07/2025) untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Koperasi. Kegiatan ini digelar oleh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Madiun, dengan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi. Sebelum […]

    Bagikan
  • Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memunculkan nama Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI periode 2025-2030. Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Madiun yang juga Ketua DPW PSI Jawa Timur, Bagus Panuntun, resmi ditunjuk sebagai anggota tim formatur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. Penunjukan ini diumumkan dalam acara pengumuman hasil e-voting di […]

    Bagikan
  • Koper Misterius Ditinggalkan di Alun Alun Caruban, Polisi Pasang Police Line

    Koper Misterius Ditinggalkan di Alun Alun Caruban, Polisi Pasang Police Line

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah koper misterius tergeletak di Alun Alun Caruban Kabupaten Madiun, Tepatnya di Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan Sabtu malam (26/04/2025). Seseorang diduga sengaja meninggalkan koper warna hitam kertas bertuliskan “dibuang sudah tidak digunakan, bagi yang mau silahkan ambil” sontak hal itu membuat warga sekitar kaget dan khawatir.  Salah seorang saksi yang […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Soroti Pelayanan PDAM Kota Madiun, Masa Jabatan Direksi Segera Berakhir

    Plt Wali Kota Soroti Pelayanan PDAM Kota Madiun, Masa Jabatan Direksi Segera Berakhir

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun secara mendadak mendatangi kantor Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun Jumat (8/5/2026). Bersama Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, Bagus meninjau bagian pelayanan. Dirinya menyoroti kondisi bagian pelayanan yang dinilai tidak rapi dan terkesan berantakan. “Lihat ini semua ditaruh […]

    Bagikan
expand_less