Berita Terkini
Trending Tags

Ribut Riyanto: Negara Harus Berdiri di Garda Terdepan Membela PMI Korban Kekerasan di Malaysia

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribut Riyanto soroti kasus kekerasan PMI di Malaysia. (18/6/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ketua Umum Sahabat Migran Indonesia (SMI), Ribut Riyanto, mengecam keras tindakan penganiayaan yang dialami pekerja migran Indonesia (PMI) berinisial YY di Malaysia. Menurutnya, kasus tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap PMI harus menjadi prioritas utama negara.

“Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas kekerasan yang dialami saudari YY. Tidak ada satu pun pekerja migran Indonesia yang pantas menerima perlakuan tidak manusiawi seperti ini. Negara harus berdiri di garis terdepan untuk membela dan melindungi setiap warga negaranya di luar negeri,” ujar Ribut, Kamis (18/6/2026).

Diketahui, kasus penganiayaan terhadap PMI kembali terjadi di Malaysia dan menjadi perhatian publik setelah video kekerasan tersebut viral di media sosial. Selain ramai diperbincangkan warganet, kasus tersebut juga telah dilaporkan secara resmi kepada pihak berwenang.

Berdasarkan informasi yang beredar, dalam video tersebut terlihat seorang perempuan dipukuli oleh seorang pria berkaus biru. Korban tampak tidak melakukan perlawanan dan hanya mengaduh kesakitan. Tak lama kemudian, seorang perempuan lainnya turut melakukan kekerasan dengan memukul bagian kepala korban serta menjambak rambutnya. Sementara itu, seorang perempuan lain merekam aksi kekerasan tersebut.

Menanggapi peristiwa tersebut, SMI meminta Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Luar Negeri, serta Perwakilan Republik Indonesia di Malaysia untuk mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Menurut Ribut, seluruh proses hukum terhadap para pelaku harus berjalan secara transparan dan memberikan rasa keadilan bagi korban.

Selain itu, SMI juga mendorong agar korban mendapatkan pendampingan hukum, layanan kesehatan, pemulihan psikologis, serta pemenuhan hak-hak lainnya, termasuk kemungkinan kompensasi atau ganti rugi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ribut menegaskan bahwa status korban sebagai pekerja migran nonprosedural tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi hak perlindungan sebagai warga negara Indonesia.

“Konstitusi menjamin perlindungan bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa membedakan status administratifnya. Ketika seorang warga negara menjadi korban kekerasan di luar negeri, tugas negara adalah hadir memberikan perlindungan maksimal. Persoalan status penempatan tidak boleh menghilangkan hak dasar seseorang untuk memperoleh keadilan dan perlindungan,” tegasnya.

Pria yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo dan mahasiswa Program Magister Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) tersebut meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap upaya pencegahan penempatan pekerja migran secara nonprosedural.

Menurutnya, masih adanya warga yang berangkat melalui jalur tidak resmi menunjukkan perlunya perbaikan sistem informasi, edukasi, pengawasan, serta akses terhadap penempatan kerja yang aman dan legal.

Lebih lanjut, Ribut mendorong penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Malaysia guna memastikan perlindungan yang lebih efektif bagi PMI, khususnya pekerja sektor domestik yang selama ini menjadi kelompok paling rentan mengalami eksploitasi dan kekerasan.

“Negara tidak boleh hanya hadir saat terjadi masalah, tetapi harus memastikan perlindungan yang menyeluruh sejak proses rekrutmen, masa penempatan, hingga kepulangan mereka ke tanah air. PMI adalah pahlawan devisa yang berperan besar dalam menggerakkan perekonomian nasional,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumpukan Sampah di Aliran Sungai Bengawan Madiun Dibersihkan

    Tumpukan Sampah di Aliran Sungai Bengawan Madiun Dibersihkan

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga kelancaran aliran sungai Bengawan Madiun, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Perkim, Dinas PU, serta BBWS Bengawan Solo melakukan pembersihan sampah yang menyangkut di pancang bekas jembatan Patihan pada Kamis (20/2/2025). Sampah yang berasal dari pohon trembesi dan bambu ini terbawa arus air dari hulu sungai dan […]

    Bagikan
  • Magetan Siapkan “Gerakan RT Peduli Lansia”, Sentuhan Harian untuk 58 Ribu Warga Tua

    Magetan Siapkan “Gerakan RT Peduli Lansia”, Sentuhan Harian untuk 58 Ribu Warga Tua

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial tengah menyiapkan gebrakan baru untuk memperkuat kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia). Program tersebut diberi nama Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia) dan akan segera dilaunching dalam waktu dekat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi, mengungkapkan bahwa jumlah lansia di Magetan mencapai sekitar 58 ribu […]

    Bagikan
  • Hasil Lab Menu SPPG Demangan 4 Ditemukan Kontaminasi Kuman, Sanksi Kewenangan BGN

    Hasil Lab Menu SPPG Demangan 4 Ditemukan Kontaminasi Kuman, Sanksi Kewenangan BGN

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Demangan, Kota Madiun beberapa waktu lalu telah diterima Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) setempat. Hasilnya menunjukkan adanya kontaminasi kuman pada sampel makanan.  Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun, dr. Denik […]

    Bagikan
  • Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kompleks Makam Tegalsari di Kecamatan Jetis kembali dipadati ribuan peziarah pada peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10/2025). Meski diguyur gerimis sejak pagi, arus peziarah tidak surut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk berdoa dan menziarahi makam para ulama besar pendiri peradaban Islam di Jawa. Di kompleks makam yang berada satu kawasan […]

    Bagikan
  • Pick Up Terperosok ke Jurang di Ponorogo, Diduga Sopir Mengantuk

    Pick Up Terperosok ke Jurang di Ponorogo, Diduga Sopir Mengantuk

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah kendaraan pick up yang dikemudikan Agus (37), warga Desa Banaran, Kecamatan Pulung, terjun ke jurang sedalam tiga meter di Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Kamis pagi (30/10/2025). Beruntung, pengemudi selamat dan hanya mengalami luka ringan. Kecelakaan tunggal itu terjadi saat kendaraan melaju dari arah Kesugihan menuju Pulung. Diduga, sopir mengantuk […]

    Bagikan
  • Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Longsornya tebing tambang batuan (galian C) di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2025) pagi, menelan korban jiwa. Suroso (55), sopir truk, meninggal dunia setelah tertimbun material tambang. Peristiwa tragis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Magetan untuk mengambil langkah tegas. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti yang meninjau langsung lokasi […]

    Bagikan
expand_less