Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Tunggu Restu BKN dan Kemendagri Soal Pengisian Kekosongan Kursi JPTP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 262
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun lantik PNS dan pejabat fungsional baru. (18/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun masih menunggu proses pengisian puluhan jabatan yang kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di tengah kekosongan tersebut, Pemkot Madiun melantik 51 Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta 18 pejabat fungsional dalam Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pengambilan Sumpah Jabatan serta Pelantikan Pejabat Fungsional, Kamis (18/6/2026). Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Rumah Dinas Wali Kota Madiun.

Sejumlah jabatan strategis eselon II di Pemkot Madiun hingga kini masih belum terisi definitif. Di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menanggapi hal tersebut, Bagus Panuntun memastikan proses pengisian jabatan struktural sedang berjalan. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan waktu pelaksanaannya.

“Nanti tunggu tanggal mainnya. Kalau untuk persiapan Insyaallah sudah, tinggal menunggu petunjuk,” ujarnya saat ditanya mengenai pengisian jabatan struktural yang masih kosong.

Sementara, meski pelantikan kali ini hanya menyasar jabatan fungsional, Bagus menegaskan tidak ada perbedaan dalam penilaian karier maupun kinerja antara pejabat fungsional dan struktural.

“Walaupun ini jabatan fungsional, semuanya saya anggap sama. Saya juga akan mengamati kinerjanya. Justru pejabat fungsional punya peran besar dalam menstabilkan kinerja di setiap OPD,” katanya.

Ia berharap para ASN yang baru dilantik dapat menjalankan tugas sesuai sumpah jabatan, mampu mengikuti ritme kerja pemerintahan saat ini, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai ASN, tugasnya adalah mengabdi kepada masyarakat. Pelayanan kepada masyarakat harus maksimal,” tegasnya.

Menurut Bagus, kinerja tetap menjadi indikator utama dalam setiap penilaian ASN. “Kinerja itu jadi nomor satu. Penilaian untuk kinerja adalah poin nomor satu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengatakan proses pengisian jabatan telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, karena kepala daerah saat ini masih berstatus pelaksana tugas, mekanisme pengisian jabatan tidak hanya melalui persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN), tetapi juga memerlukan proses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Semuanya sudah berproses. Selain mekanisme yang normatif melalui BKN, dalam kondisi seperti ini juga harus disampaikan ke Kemendagri,” ujarnya.

Haris mengungkapkan usulan yang diajukan tidak hanya mencakup pengisian jabatan yang kosong, tetapi juga mutasi dan rotasi jabatan, baik Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), administrator, maupun pengawas.

“Semua kami usulkan. Ada pengisian jabatan yang kosong, tetapi juga ada mutasi dan rotasi,” katanya.

Terkait banyaknya jabatan yang belum terisi, Haris memastikan roda pemerintahan tetap berjalan melalui penunjukan pelaksana tugas (Plt).

“Kami mengoptimalkan rekan-rekan yang ada. Makanya ada penunjukan Plt dan sebagainya agar kinerja organisasi tetap berjalan,” ujarnya.

Berdasarkan data BKPSDM, jumlah jabatan yang saat ini masih kosong di lingkungan Pemkot Madiun mencapai sekitar 40 posisi mulai jenjang pengawas hingga JPTP. Kondisi tersebut membuat proses mutasi, rotasi, dan pengisian jabatan definitif menjadi salah satu agenda yang dinantikan dalam waktu dekat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar Meracik Warisan Nusantara, Siswa SMPN 13 Kota Madiun Antusias Kenal Jamu di D’Jamoe

    Belajar Meracik Warisan Nusantara, Siswa SMPN 13 Kota Madiun Antusias Kenal Jamu di D’Jamoe

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – D’Jamoe menjadi ruang belajar berbeda bagi puluhan siswa SMPN 13 Kota Madiun pada Kamis (7/5/2026). Bukan sekadar duduk di kelas, sebanyak 87 siswa bersama guru pendamping mengikuti kegiatan outdoor learning yang mengajak mereka mengenal lebih dekat budaya jamu tradisional Indonesia. Suasana hangat langsung terasa sejak para siswa memasuki area produksi D’Jamoe. Mereka […]

    Bagikan
  • Walikota Madiun, Maidi Pantau MPLS, Maidi : Tidak ada Perpeloncoan

    Walikota Madiun, Maidi Pantau MPLS, Maidi : Tidak ada Perpeloncoan

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, melakukan giat gowes pagi keliling Kota Madiun sembari meninjau hari pertama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (14/07/2025). Dalam gowes sejauh kurang lebih 25 kilometer tersebut, Maidi menyempatkan diri mengunjungi sejumlah sekolah untuk memastikan kegiatan MPLS berjalan lancar. “Hari ini saya sepedaan kurang lebih 25 […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjerat seorang perwira polisi Polsek Manguharjo, Kota Madiun, memasuki babak baru. Dalam tahap penyidikan, Polres Madiun Kota menduga Iptu BS memiliki jaringan peredaran narkoba di Surabaya. Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, usai apel jam pimpinan di halaman Mako […]

    Bagikan
  • Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun

    Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kepolisian membantah tudingan telah membubarkan kegiatan diskusi dan bedah buku Reset Indonesia yang digelar di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu malam (20/12/2025). Polisi menegaskan tidak pernah mengeluarkan perintah penghentian acara tersebut. Kapolsek Nglames AKP Gunawan mengatakan pihaknya hanya menerima pemberitahuan kegiatan secara mendadak dan tidak melalui prosedur resmi. Pemberitahuan tersebut diterima […]

    Bagikan
  • TPA Mrican Kian Kritis, DPRD Ponorogo Desak Proyek Pengelolaan Sampah Dilanjutkan 2027

    TPA Mrican Kian Kritis, DPRD Ponorogo Desak Proyek Pengelolaan Sampah Dilanjutkan 2027

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Persoalan sampah di Kabupaten Ponorogo kembali menjadi sorotan. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang selama ini menjadi tumpuan pembuangan sampah disebut telah mengalami kelebihan kapasitas. Di sisi lain, rencana pembangunan fasilitas pengelolaan sampah yang diharapkan menjadi solusi justru belum bisa direalisasikan. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, persoalan sampah harus […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 137 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha, Jumat (24/05/2025). Pelantikan tersebut terdiri atas 133 pejabat fungsional dan empat pegawai negeri sipil (PNS), sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS. […]

    Bagikan
expand_less