Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar Hari Jadi ke-108, Perkuat Doa Bersama dan Dorong Ekonomi Kota
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 53
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108Sabtu (20/6/2026) di Pahlawan Business Center (PBC). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama, serta ribuan masyarakat.
Momentum bersholawat dan kenduri tidak hanya menjadi agenda peringatan hari jadi kota, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk memanjatkan doa demi kemajuan Kota Madiun.
Dalam sambutannya, Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, kegiatan tersebut sengaja menghadirkan para ulama dan kiai dari berbagai wilayah di Kota Madiun sebagai bentuk penghormatan atas doa yang selama ini mereka panjatkan bagi daerah.
Menurutnya, kemajuan Kota Madiun yang dirasakan saat ini tidak lepas dari doa para ulama serta dukungan seluruh masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan agar kota ini semakin berkembang dan membawa kesejahteraan bagi warganya.
“Melalui sholawat ini kami berharap seluruh masyarakat ikut mendoakan Kota Madiun agar menjadi kota yang semakin baik, semakin maju, dan jumlah kunjungannya terus meningkat sehingga membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bagus menjelaskan, rangkaian Hari Jadi Kota Madiun tahun ini berlangsung selama satu bulan dengan beragam kegiatan seni, budaya, hingga hiburan masyarakat. Seluruh agenda tersebut, menurutnya, dirancang bukan sekadar menjadi tontonan, tetapi juga untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.Ia mengajak masyarakat untuk hadir dan meramaikan setiap kegiatan, sekaligus membeli produk para pelaku usaha kecil dan pedagang yang berjualan di sekitar lokasi acara.
“Semua kegiatan ini tujuannya untuk meningkatkan perputaran ekonomi di Kota Madiun. Kalau masyarakat datang menyaksikan hiburan, jangan lupa juga berbelanja agar pedagang ikut merasakan manfaatnya,” katanya.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Plt Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, partisipasi warga menjadi modal utama dalam menjaga Kota Madiun tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan visi dan misi pembangunan yang telah ditetapkan hingga tahun 2030. Fokus pembangunan diarahkan pada terciptanya Kota Madiun yang aman, nyaman, sejahtera, sekaligus memiliki daya saing yang semakin kuat.
“Prinsip kami sederhana, masyarakat harus merasa aman terlebih dahulu, kemudian nyaman, sehingga kesejahteraan bisa terwujud. Dengan dukungan seluruh masyarakat, kami optimistis cita-cita menjadikan Kota Madiun sebagai kota yang maju dan mendunia pada 2030 dapat tercapai,” ungkapnya.
Melalui Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar, Pemerintah Kota Madiun berharap semangat spiritual, kebersamaan, serta partisipasi masyarakat dapat terus menjadi fondasi pembangunan daerah. Selain mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan warga, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
“Ini juga untuk memperkuat Kota Madiun yang semakin maju, sejahtera, dan dikenal lebih luas di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Bagus. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





