Berita Terkini
Trending Tags

Harga Beras di Madiun Naik, Premium Tembus Rp15.300 per Kg, Warga Beralih ke Beras Medium

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga mulai beralih ke beras medium akibat harga naik. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan terjadi pada beras medium maupun premium, bahkan harga beras premium kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Pantauan di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Selasa (7/7/2026), menunjukkan harga beras medium naik dari Rp13.000 menjadi Rp13.500 per kilogram. Sementara beras premium yang sebelumnya dijual Rp14.300 per kilogram kini mencapai Rp15.300 per kilogram atau sekitar Rp400 di atas HET sebesar Rp14.900 per kilogram.

Pedagang beras di Pasar Pagotan, Mochallan Irnanda Yusuf, mengatakan lonjakan harga dipicu kenaikan harga gabah di tingkat petani, baik Gabah Kering Panen (GKP) maupun Gabah Kering Giling (GKG). Kondisi tersebut membuat pedagang tidak memiliki pilihan selain menyesuaikan harga jual.

“Untuk beras premium saat ini harganya sudah di atas HET yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp14.900 per kilogram,” ujar Yusuf, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, kenaikan harga beras mulai mengubah pola konsumsi masyarakat. Konsumen yang sebelumnya membeli beras premium kini beralih ke beras medium sebagai upaya mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Yang biasanya membeli beras premium sekarang beralih ke beras medium karena menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan belanja,” katanya.

Namun, pilihan masyarakat untuk berhemat juga semakin terbatas. Pasalnya, harga beras medium turut mengalami kenaikan meski tidak setinggi beras premium.

Yusuf mengaku dampak kenaikan harga tidak hanya dirasakan konsumen, tetapi juga pedagang. Margin keuntungan semakin menipis, sementara permintaan beras mengalami penurunan.

“Keuntungan semakin tipis. Harga yang tinggi memengaruhi permintaan. Penjualan beras medium maupun premium sama-sama turun cukup signifikan,” ungkapnya.

Ia menilai penurunan penjualan juga dipengaruhi belum normalnya distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyaluran beras SPHP masih dihentikan sementara selama masa libur sekolah.

Padahal, lanjut Yusuf, beras SPHP menjadi pilihan utama masyarakat karena dijual dengan harga lebih murah dibandingkan beras komersial.

“SPHP selalu diminati. Kalau stok datang biasanya cepat habis. Kami sebagai pedagang juga dibatasi, maksimal hanya bisa mengambil dua ton dalam seminggu sesuai jadwal dari Bulog,” ujarnya.

Meski harga terus merangkak naik, Yusuf memastikan ketersediaan beras di Kabupaten Madiun masih aman. Pasokan dari penggilingan padi maupun cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Foto : Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir, warga beralih membeli beras medium. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir di Ponorogo

    Bupati Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko meninjau langsung sejumlah proyek pengendalian banjir di wilayahnya. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam mengurangi risiko bencana banjir. Salah satu proyek yang ditinjau adalah normalisasi dam di Kelurahan Tonatan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya jangka […]

    Bagikan
  • Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Upaya pencarian terhadap Rizuka Putra Ramadhan (4), bocah yang dilaporkan hilang di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hingga Selasa (14/4/2026) siang masih belum membuahkan hasil. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, relawan, hingga Brimob terus menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban. Kapolsek Saradan, AKP Sukoco, mengatakan pencarian dilakukan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

    DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo resmi membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang digelar Rabu (11/06/2025), menyusul ketidakpuasan sejumlah fraksi terhadap jawaban Bupati Sugiri Sancoko atas pandangan umum fraksi-fraksi. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbukitan Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Senin (23/3/2026) siang. Sepasang suami istri asal Kabupaten Magetan dilaporkan tewas di lokasi setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjun ke jurang. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB di Desa Cermo. Kapolsek Kare, AKP Gunawan, membenarkan adanya insiden kecelakaan […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Adik Kakak di Magetan Kompak Curi Tabung Gas

    Terekam CCTV, Adik Kakak di Magetan Kompak Curi Tabung Gas

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video aksi pencurian tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram di sebuah rumah sekaligus warung di Desa Sempol, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, viral di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan pelaku yang awalnya berpura-pura berbelanja hingga akhirnya membawa kabur dua tabung gas. Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Larang Wadah Plastik Pembagian Daging Kurban

    Pemkab Madiun Larang Wadah Plastik Pembagian Daging Kurban

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait larangan penggunaan plastik saat pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha. SE bernomor 660/1643/402.117/2025 itu diteken Bupati Hari Wuryanto. Edaran tersebut mengimbau panitia kurban dan masyarakat untuk tidak lagi memakai kantong plastik sebagai pembungkus daging. Sebagai gantinya, warga diminta membawa […]

    Bagikan
expand_less