Berita Terkini
Trending Tags

Harga Beras di Madiun Naik, Premium Tembus Rp15.300 per Kg, Warga Beralih ke Beras Medium

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 285
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga mulai beralih ke beras medium akibat harga naik. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan terjadi pada beras medium maupun premium, bahkan harga beras premium kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Pantauan di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Selasa (7/7/2026), menunjukkan harga beras medium naik dari Rp13.000 menjadi Rp13.500 per kilogram. Sementara beras premium yang sebelumnya dijual Rp14.300 per kilogram kini mencapai Rp15.300 per kilogram atau sekitar Rp400 di atas HET sebesar Rp14.900 per kilogram.

Pedagang beras di Pasar Pagotan, Mochallan Irnanda Yusuf, mengatakan lonjakan harga dipicu kenaikan harga gabah di tingkat petani, baik Gabah Kering Panen (GKP) maupun Gabah Kering Giling (GKG). Kondisi tersebut membuat pedagang tidak memiliki pilihan selain menyesuaikan harga jual.

“Untuk beras premium saat ini harganya sudah di atas HET yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp14.900 per kilogram,” ujar Yusuf, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, kenaikan harga beras mulai mengubah pola konsumsi masyarakat. Konsumen yang sebelumnya membeli beras premium kini beralih ke beras medium sebagai upaya mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Yang biasanya membeli beras premium sekarang beralih ke beras medium karena menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan belanja,” katanya.

Namun, pilihan masyarakat untuk berhemat juga semakin terbatas. Pasalnya, harga beras medium turut mengalami kenaikan meski tidak setinggi beras premium.

Yusuf mengaku dampak kenaikan harga tidak hanya dirasakan konsumen, tetapi juga pedagang. Margin keuntungan semakin menipis, sementara permintaan beras mengalami penurunan.

“Keuntungan semakin tipis. Harga yang tinggi memengaruhi permintaan. Penjualan beras medium maupun premium sama-sama turun cukup signifikan,” ungkapnya.

Ia menilai penurunan penjualan juga dipengaruhi belum normalnya distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyaluran beras SPHP masih dihentikan sementara selama masa libur sekolah.

Padahal, lanjut Yusuf, beras SPHP menjadi pilihan utama masyarakat karena dijual dengan harga lebih murah dibandingkan beras komersial.

“SPHP selalu diminati. Kalau stok datang biasanya cepat habis. Kami sebagai pedagang juga dibatasi, maksimal hanya bisa mengambil dua ton dalam seminggu sesuai jadwal dari Bulog,” ujarnya.

Meski harga terus merangkak naik, Yusuf memastikan ketersediaan beras di Kabupaten Madiun masih aman. Pasokan dari penggilingan padi maupun cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Foto : Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir, warga beralih membeli beras medium. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laka Lantas Pikap dan Motor di Madiun, Satu Orang Terluka

    Laka Lantas Pikap dan Motor di Madiun, Satu Orang Terluka

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, tepatnya masuk Desa Sangen, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jumat malam (21/3/2025). Insiden ini melibatkan mobil pikap bermuatan paket dan sebuah sepeda motor. Mohammad Rendi, pengemudi mobil pikap, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat dirinya melaju dari arah utara ke arah Ponorogo. Saat […]

    Bagikan
  • Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Babak akhir kasus penelantaran bayi di area sawah Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun berujung bui. Sejoli orang tua biologis bayi yakni Yuliyanto  (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, dan EV 18 tahun warga Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kepada penyidik EV mengakui penyesalannya karena setelah […]

    Bagikan
  • Imbas Gangguan Bekasi Timur, Jadwal KA Daop 7 Madiun Terganggu, 4 Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Gangguan Bekasi Timur, Jadwal KA Daop 7 Madiun Terganggu, 4 Perjalanan Dibatalkan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun membatalkan sejumlah perjalanan kereta api pada Rabu (29/4/2026) sebagai dampak dari insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026). Kebijakan ini diambil untuk mempercepat normalisasi operasional perjalanan kereta api yang sebelumnya mengalami keterlambatan akibat proses evakuasi rangkaian KRL di […]

    Bagikan
  • 339 Calon Jemaah Haji Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    339 Calon Jemaah Haji Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Sebanyak 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kloter 51, resmi diberangkatkan pada Jumat pagi (16/05/2025). Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Surya Graha dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizhamul, serta disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Suasana haru menyelimuti pemberangkatan […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Perempuan Berkerudung Gasak Beras dan Elpiji di Pasar Paron Ngawi

    Terekam CCTV, Perempuan Berkerudung Gasak Beras dan Elpiji di Pasar Paron Ngawi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sebuah aksi pencurian di toko kelontong yang berada di kawasan Pasar Paron, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terekam kamera pengawas (CCTV), Rabu (14/05/2025). Dalam rekaman berdurasi 1 menit 20 detik itu, tampak seorang perempuan mengenakan hijab biru tua dan masker mengambil sejumlah barang tanpa melakukan pembayaran. Perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut terlihat […]

    Bagikan
  • Siswa SDN 1 Ngrupit Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

    Siswa SDN 1 Ngrupit Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan siswa dan guru SD Negeri 1 Ngrupit, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar doa bersama sekaligus penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid yang berada di dekat sekolah, setelah para siswa menjalankan salat dhuha berjamaah. […]

    Bagikan
expand_less