Berita Terkini
Trending Tags

MinyaKita Langka, Warga Magetan Beralih ke Minyak Goreng Curah Meski Harga Ikut Naik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga minyak goreng curah naik jadi Rp19 ribu per kilogram. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kelangkaan minyak goreng kemasan bersubsidi MinyaKita di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, membuat masyarakat beralih menggunakan minyak goreng curah. Meski harga minyak curah juga mengalami kenaikan, produk tersebut tetap menjadi pilihan karena lebih mudah diperoleh dan harganya masih lebih terjangkau dibandingkan minyak goreng kemasan.

Kondisi itu terlihat di salah satu toko penjual minyak goreng curah di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kepolorejo, Kabupaten Magetan. Sejak MinyaKita sulit ditemukan di pasaran dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pembeli minyak curah terus meningkat.

Masyarakat datang membawa jerigen maupun galon bekas air minum untuk membeli minyak goreng curah yang kini dijual seharga Rp19 ribu per kilogram. Harga tersebut naik Rp1.000 dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp18 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tidak menyurutkan minat pembeli. Bagi para pelaku usaha kecil, khususnya pedagang gorengan, minyak goreng curah dinilai lebih ekonomis dan mudah diperoleh. Selain itu, kualitasnya dianggap cukup baik karena warnanya jernih sehingga tetap layak digunakan untuk menggoreng.

Heru, seorang pedagang gorengan, mengaku terpaksa beralih menggunakan minyak goreng curah akibat sulitnya mendapatkan MinyaKita di pasaran. Kalaupun tersedia, harganya dinilai sudah tidak lagi sesuai dengan kemampuan pedagang kecil.

Image Not Found
MinyaKita langka, warga Magetan beralih ke minyak curah. Foto : Kus-Sinergia

“Minyak goreng curah naik, tapi sekarang kami tetap pakai curah karena MinyaKita langka. Harganya juga sudah mahal untuk pedagang gorengan,” ujarnya.

Kelangkaan MinyaKita juga terlihat di Pasar Sayur Magetan. Sejumlah pedagang mengaku stok minyak goreng bersubsidi tersebut sering kosong. Jika tersedia, harga jualnya telah mencapai Rp22 ribu per liter, naik dari sebelumnya sekitar Rp20 ribu per liter.

Akibat keterbatasan stok MinyaKita, sebagian besar pedagang hanya menjual minyak goreng kemasan merek lain, seperti Sunco dan Fortune. Namun, harga kedua produk tersebut juga mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp25 ribu per kemasan 800 mililiter, dari sebelumnya Rp23 ribu.

Penjual minyak goreng curah, Ira Wulandari, mengatakan permintaan minyak curah meningkat signifikan sejak MinyaKita sulit diperoleh. Menurutnya, hampir seluruh pelanggan yang sebelumnya membeli minyak kemasan kini beralih ke minyak curah.

“MinyaKita sudah lama langka, sehingga banyak warga beralih ke minyak curah. Sekarang kami menjual minyak curah Rp19 ribu per kilogram,” katanya.

Masyarakat berharap pasokan MinyaKita segera kembali normal agar memiliki lebih banyak pilihan sesuai kemampuan ekonomi masing-masing. Selain itu, mereka juga berharap harga minyak goreng curah tidak kembali naik karena akan semakin membebani pelaku usaha mikro maupun rumah tangga yang bergantung pada kebutuhan minyak goreng setiap hari. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan telah memperbaharui data pemilih di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Hal itu ditegaskan oleh Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Magetan, Nanik Yasiroh, menyampaikan pencatatan per 15 Maret, terdapat 16 pemilih yang meninggal dunia, 8 […]

    Bagikan
  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas terus dilakukan Polres Magetan. Pada Sabtu (22/11/2025), Satuan Lalu Lintas menggelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di depan Mapolres Magetan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025. Kegiatan dikemas secara humanis melalui program Polantas Menyapa Masyarakat. Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas mendapatkan edukasi langsung mengenai […]

    Bagikan
  • Warga Serbu Pembagian Kurma Muda Gratis, Diyakini Bisa Tingkatkan Kesuburan

    Warga Serbu Pembagian Kurma Muda Gratis, Diyakini Bisa Tingkatkan Kesuburan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati rumah Wahyu Eko Widodo (39), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jumat (7/3/2025). Mereka antri untuk mendapatkan buah kurma muda yang dibagikan secara gratis. Buah kurma berwarna hijau kekuningan itu diyakini bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan bagi pasangan yang sedang menjalani program kehamilan. Pohon kurma berjenis Tunisia itu […]

    Bagikan
  • DPC PKB Madiun Ajak Kader Teladani 3 Sosok Pahlawan Nasional 2025 Asal Jatim

    DPC PKB Madiun Ajak Kader Teladani 3 Sosok Pahlawan Nasional 2025 Asal Jatim

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun menggelar Ngaji Politik Kebangsaan sekaligus tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun 2025 kepada tiga tokoh besar bangsa yakni K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Syaikhona Kholil Bangkalan, dan Marsinah. Acara berlangsung di kantor DPC PKB Kabupaten Madiun, Kamis (13/11/2025), dan […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan anggaran sebesar Rp. 5,9 miliar untuk bantuan sosial (Bansos) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi masyarakat Kabupaten Madiun pada tahun 2025. Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Kejar Target Penurunan Belanja Pegawai ke 30 Persen Jelang 2027

    Pemkab Magetan Kejar Target Penurunan Belanja Pegawai ke 30 Persen Jelang 2027

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menekan rasio belanja pegawai agar sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Hingga saat ini, porsi belanja pegawai masih berada di angka 37 persen, melampaui batas maksimal 30 persen yang mulai diberlakukan pada 2027. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan […]

    Bagikan
expand_less