Berita Terkini
Trending Tags

Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekolah Rakyat Madiun siap sambut siswa asal Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 90 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo akan menjalani pendidikan tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat permanen Madiun. Kebijakan tersebut ditempuh karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Ponorogo masih berlangsung.

Para siswa dijadwalkan diberangkatkan secara serentak pada 14 Juli mendatang. Selain mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), mereka juga akan diperkenalkan dengan lingkungan asrama melalui kegiatan open house. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi keberangkatan ditanggung Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersama pihak Sekolah Rakyat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat cukup tinggi. Namun, pada tahun ajaran pertama ini kuota penerimaan masih terbatas karena sekolah masih berstatus rintisan.

“Program ini luar biasa sehingga tidak semua pendaftar bisa diterima. Semua melalui proses seleksi,” ujarnya.

Ia mengingatkan para siswa agar tidak merasa rendah diri karena bersekolah di Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh nama sekolah, melainkan kesungguhan dalam menuntut ilmu.

“Saya sudah menyampaikan kepada anak-anak, masa depan bukan ditentukan dari di mana kalian belajar, tetapi bagaimana kalian belajar dengan sungguh-sungguh. Saya yakin mereka bisa menjadi anak-anak yang sukses,” katanya.

Lisdyarita juga meminta orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya selama menjalani pendidikan berasrama. Menurutnya, keikhlasan keluarga menjadi modal penting agar siswa dapat fokus belajar.

“Yang terpenting orang tua ikhlas menitipkan anaknya di Sekolah Rakyat. Kalau sudah ikhlas, anak-anak akan belajar dengan baik dan mempersiapkan masa depannya. Jangan sampai setelah masuk kemudian dibawa pulang lagi,” ujarnya.

Ia mengaku memahami perasaan orang tua yang harus berpisah dengan anak. Namun, menurutnya sistem pendidikan dan pola pengasuhan di Sekolah Rakyat telah dipersiapkan dengan baik sehingga para siswa dapat belajar dengan nyaman.

“Saya juga terharu melihat dedikasi para guru. Mereka bekerja dengan luar biasa untuk mendampingi anak-anak. Bahkan beberapa siswa sudah dipersiapkan mengikuti program hingga ke luar negeri,” tambahnya.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati, menjelaskan pembelajaran di Madiun tidak akan berbeda dengan Sekolah Rakyat lainnya karena menggunakan kurikulum nasional yang sama.

“Di mana pun anak-anak belajar tidak menjadi persoalan. Kurikulum dan metode pembelajaran Sekolah Rakyat berlaku sama di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menurut Devit, fasilitas di Sekolah Rakyat Madiun telah siap sekitar 90 persen. Ruang kelas, asrama, masjid, hingga aula telah disiapkan untuk menyambut peserta didik baru.

Sebanyak 90 siswa asal Ponorogo akan bergabung dengan sekitar 270 siswa asal Madiun, sehingga total terdapat 360 siswa yang mengikuti pembelajaran di lokasi tersebut. Orang tua tetap diberi kesempatan menjenguk anak sesuai jadwal yang telah ditetapkan pihak sekolah.

Untuk mendampingi siswa selama berada di asrama, Ponorogo juga menugaskan enam wali asuh dan wali asrama yang berdomisili di Madiun. Mereka akan berkoordinasi dengan tenaga pendidik dan guru tamu yang direkrut Pemerintah Kabupaten Madiun.

Salah seorang calon siswa, Sabrina Septianasari, mengaku mantap bergabung dengan Sekolah Rakyat karena ingin membantu meringankan beban ekonomi keluarganya. Siswi yang sebelumnya bersekolah di MA Miftahul Ulum itu mengetahui informasi program tersebut dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Saya ingin tidak membebani ibu dan belajar mandiri. Karena sekolahnya gratis, saya tertarik masuk Sekolah Rakyat. Insyaallah saya siap berangkat ke Madiun,” tuturnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Masjid Agung Baitul Hakim, hingga titik wisata pendukung lainnya. Langkah ini dirancang untuk menghidupkan pusat kota secara merata dan mengurangi ketergantungan pada keramaian PSC sebagai satu-satunya magnet wisata. Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan tower telekomunikasi di Desa Betek, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terus berjalan meski telah mendapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Petugas bahkan menemukan aktivitas pekerja di lokasi pada Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPHD) Satpol PP […]

    Bagikan
  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Buka Puasa Bersama Dan Nuzulul Qur’an, Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda dan Perguruan Silat

    Polres Magetan Gelar Buka Puasa Bersama Dan Nuzulul Qur’an, Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda dan Perguruan Silat

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya mempererat silaturahmi dan menjaga kondusivitas selama bulan suci Ramadan dilakukan Polres Magetan dengan menggelar buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an Ramadan 1447 H di Gedung Pesat Gatra. Acara tersebut turut melibatkan Forkopimda Magetan serta 18 pimpinan perguruan pencak silat. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Magetan Nanik […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga PSHT Pusat Madiun Bakal Berkumpul di Padepokan Agung, Ini Agenda dan Skema Pengamanannya

    Ribuan Warga PSHT Pusat Madiun Bakal Berkumpul di Padepokan Agung, Ini Agenda dan Skema Pengamanannya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun diperkirakan akan memadati Padepokan Agung di Jalan Merak Kota Madiun dalam waktu dekat ini. Kegiatan tersebut dikemas dalam apel siaga sekaligus deklarasi dukungan loyalis terhadap kepengurusan R. Moerjoko sebagai Ketua Umum PSHT Pusat Madiun. Rencana kegiatan ini mengemuka dalam rapat koordinasi […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kerja Bakti di Wisata Wahana Grape, Dukung Gerakan Indonesia Asri photo_camera 4

    Polres Madiun Kerja Bakti di Wisata Wahana Grape, Dukung Gerakan Indonesia Asri

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jajaran Polres Madiun menggelar kerja bakti serentak di kawasan Wisata Wahana Grape, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Rabu (11/2). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, dan Resik). Kerja bakti yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra […]

    Bagikan
expand_less