Berita Terkini
Trending Tags

Viral CCTV Tabrakan KA Logawa dan Truk di Perlintasan Bagor–Saradan, Diduga Palang Pintu Perlintasan Belum Tertutup Sempurna

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 545
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
CCTV tabrakan KA Logawa dan truk viral di media sosial. (9/7/2026), Foto : Tangkapan layar CCTV

Sinergia | Nganjuk – Rekaman CCTV detik-detik tabrakan antara KA Logawa dengan sebuah truk di perlintasan sebidang resmi terjaga (JPL 103) KM 126+428 petak jalan Bagor–Saradan, Kabupaten Nganjuk, Kamis (9/7/2026), viral di media sosial. Video tersebut memicu perhatian publik karena memperlihatkan palang pintu perlintasan belum tertutup sempurna ketika sejumlah kendaraan masih melintas. Beberapa saat kemudian, kereta api menabrak truk yang berada di lintasan rel.

Insiden yang terjadi mengakibatkan sopir truk meninggal dunia. Sementara sejumlah pengguna jalan lainnya mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di rumah sakit. Tabrakan juga menyebabkan lokomotif KA Logawa keluar jalur sehingga perjalanan kereta api di lintas tersebut sempat terganggu.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan proses penanganan dilakukan bersama seluruh petugas di lapangan hingga akhirnya jalur hulu dan hilir kembali dapat dilalui kereta api.

“Pada pukul 16.30 WIB jalur hulu dan hilir telah berhasil dibuka kembali sehingga perjalanan kereta api dapat melintas dengan kecepatan terbatas 5 kilometer per jam demi menjamin keselamatan operasional,” ujar Tohari.

Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan cukup signifikan. KA Ranggajati terlambat 131 menit, KA Argo Semeru 99 menit, KA Argo Wilis 58 menit, KA Logawa diperkirakan mengalami keterlambatan hingga 192 menit, KA Brantas 92 menit, dan KA Jayakarta 79 menit.

Menanggapi viralnya rekaman CCTV yang memperlihatkan palang pintu belum menutup penuh sebelum tabrakan terjadi, Tohari mengatakan pihaknya masih melakukan evaluasi untuk mengetahui seluruh rangkaian peristiwa.

“Masih dalam proses evaluasi. Namun demikian perlu kami tegaskan bahwa palang pintu perlintasan kereta api bukan merupakan alat pengaman utama, melainkan hanya sebagai alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api,” kata Tohari.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penanganan dan evaluasi oleh pihak terkait. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah 17 Tahun Menanti, Juru Parkir dan Pedagang Warung Ini Siap Berangkat Haji

    Setelah 17 Tahun Menanti, Juru Parkir dan Pedagang Warung Ini Siap Berangkat Haji

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harapan Ujud Pranoto dan Sariyati untuk bisa menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci akhirnya terwujud. Setelah mendaftar sejak tahun 2008, pasangan suami istri asal Kelurahan Ngegong, Kota Madiun ini dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada 16 Mei 2025 mendatang. Pasangan ini dikenal sebagai warga sederhana. Ujud sehari-hari bekerja sebagai juru […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Pemkab Madiun Masih Gemuk, Target 30 Persen Dikejar Tahun Depan

    Belanja Pegawai Pemkab Madiun Masih Gemuk, Target 30 Persen Dikejar Tahun Depan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun masih menghadapi pekerjaan rumah besar menjelang berlakunya penuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Pasalnya, porsi belanja pegawai dalam APBD 2026 masih berada di atas batas maksimal 30 persen yang diwajibkan pemerintah mulai Januari 2027. Berdasarkan data Kementerian […]

    Bagikan
  • Lebih dari 13 Ribu Pelajar di Magetan Alami Gangguan Mata, Penggunaan Gadget Berlebihan Jadi Sorotan

    Lebih dari 13 Ribu Pelajar di Magetan Alami Gangguan Mata, Penggunaan Gadget Berlebihan Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingginya penggunaan perangkat elektronik di kalangan anak-anak dan remaja mulai berdampak pada kesehatan mata. Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mencatat lebih dari 13.000 pelajar tingkat SD hingga SMA mengalami gangguan penglihatan yang sebagian besar memerlukan koreksi menggunakan kacamata. Data tersebut diperoleh dari hasil skrining kesehatan mata yang dilakukan Dinas Kesehatan Magetan sepanjang […]

    Bagikan
  • Bupati Nanik Mutasi Massal 185 Pejabat di Pemkab Magetan Play Button

    Bupati Nanik Mutasi Massal 185 Pejabat di Pemkab Magetan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali melakukan perombakan besar di tubuh birokrasi. Melalui Keputusan Bupati Magetan Nomor 800.1.3.3/21/CAP/403.203/2026, sebanyak 185 pejabat administrator dan pengawas resmi dimutasi dan dilantik pada Jumat (30/01/2026). Jumlah ini menjadi salah satu rotasi pejabat terbesar dalam satu tahun terakhir. Pelaksanaan mutasi berlangsung di Pendopo Surya Graha dan menyasar seluruh […]

    Bagikan
  • Candi Sadon Magetan, Jejak Peradaban Hindu yang Tetap Disakralkan dan Menyimpan Beragam Kisah

    Candi Sadon Magetan, Jejak Peradaban Hindu yang Tetap Disakralkan dan Menyimpan Beragam Kisah

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di balik hamparan perkampungan di Dusun Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, berdiri sebuah situs bersejarah yang menyimpan jejak panjang peradaban Hindu di lereng Gunung Lawu. Situs yang dikenal sebagai Candi Sadon atau Candi Reog itu hingga kini tidak hanya menjadi objek kajian sejarah dan arkeologi, tetapi juga masih dianggap […]

    Bagikan
  • Bulog Ponorogo Serap 2.000 Ton Gabah Petani, Harga Rp. 6.500 per Kg

    Bulog Ponorogo Serap 2.000 Ton Gabah Petani, Harga Rp. 6.500 per Kg

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Ponorogo menyerap sekitar 2.000 ton padi dari petani pada awal tahun ini. Padi tersebut berasal dari sejumlah wilayah, yakni Ponorogo, Magetan, dan Pacitan. Kepala Bulog Cabang Ponorogo, Budiwan Susanto menjelaskan hasil serapan tersebut telah masuk ke gudang Bulog. Meskipun saat ini jumlah penyerapan mulai berkurang […]

    Bagikan
expand_less