Berita Terkini
Trending Tags

Soroti Mundurnya Ahsan, Ketua DPRD Kota Madiun Minta Pengunduran Diri Pejabat Tak Langsung Disetujui

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD minta pengunduran diri pejabat dikaji matang. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Ketua DPRD Kota Madiun Armaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tidak serta-merta menyetujui pengajuan pengunduran diri pejabat struktural hanya dengan alasan pribadi. Menurut dia, setiap pengajuan harus dikaji secara menyeluruh agar tidak menjadi preseden buruk di lingkungan birokrasi.

Pernyataan itu disampaikan Armaya menanggapi pengunduran diri Ahsan Sri Hasto dari jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun.

“Pemkot harus mengkaji secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan,” ujar Armaya, Jumat (10/7/2026).

Dia menilai Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pejabat pembina administrasi perlu menelaah alasan pengunduran diri, termasuk memastikan apakah dipicu persoalan pribadi, beban kerja, atau faktor lainnya.

“Tidak serta-merta harus langsung disetujui. Alasan pribadi itu harus ditelaah dulu, diajak bicara dulu. Jangan sampai nanti semua pejabat menjadikan alasan pribadi sebagai dasar mengundurkan diri,” kata politikus Partai Perindo tersebut.

Menurut Armaya, keputusan yang terlalu mudah menyetujui pengunduran diri pejabat dapat menjadi preseden kurang baik bagi birokrasi. Sebab, aparatur sipil negara (ASN) telah mengucapkan sumpah jabatan dan memiliki tanggung jawab menjalankan tugas pemerintahan.

Selain itu, Armaya menyoroti masih banyaknya jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemkot Madiun yang masih diisi pelaksana tugas (Plt). Kondisi tersebut dinilai berpotensi menambah beban organisasi apabila berlangsung dalam waktu lama.

“Kalau terlalu banyak Plt, tentu beban kerjanya semakin berat. Karena itu, kekosongan jabatan harus segera diisi,” ujarnya.

Dia berharap usulan pengisian jabatan definitif yang telah diajukan kepada pemerintah pusat segera mendapat persetujuan. Menurutnya, kepastian pengisian jabatan penting untuk menjaga stabilitas organisasi menjelang pembahasan Perubahan APBD 2026 serta penyusunan APBD 2027.

“Harapan saya semuanya segera terisi. Beban kerja pemkot saat ini sangat berat sehingga dibutuhkan komitmen dan loyalitas ASN untuk menyelesaikan tugas-tugas pemerintahan,” tegasnya.

Sembari menunggu persetujuan pemerintah pusat, Armaya meminta kepala daerah dan Sekda menyiapkan langkah antisipatif agar pelayanan publik dan pembahasan agenda strategis daerah tetap berjalan optimal.

“Peran sekretaris OPD, kepala bidang, hingga kepala bagian perlu diperkuat untuk menopang kinerja organisasi selama masa transisi,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kesan Kolonel Inf Rama Pratama Sebagai Komandan Korem 081/DSJ

    Ini Kesan Kolonel Inf Rama Pratama Sebagai Komandan Korem 081/DSJ

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | Kolonel Inf Rama Pratama memiliki kesan mendalam selama menjabat sebagai Komandan Korem 081/Dhirot Saha Jaya. Selama hampir 7 bulan bertugas di Korem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama mengaku berat meninggalkan satuan yang telah membesarkan namanya tersebut. Rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat menjadi hal yang tidak akan terlupakan. “Selama saya […]

    Bagikan
  • Lokasi Koperasi Merah Putih di Magetan Jadi Sorotan, Dinilai Kurang Strategis

    Lokasi Koperasi Merah Putih di Magetan Jadi Sorotan, Dinilai Kurang Strategis

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mulai beroperasi di berbagai daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa. Namun, di tengah proses pengembangannya, sejumlah gerai koperasi justru menjadi sorotan karena dinilai berdiri di lokasi yang kurang strategis untuk aktivitas perdagangan. Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di […]

    Bagikan
  • IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program “Dosen Pulang Kampung” hadir di Kabupaten Magetan, Jawa Timur Kamis (12/06/2025). Kegiatan itu dengan misi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan digital marketing. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberdayakan generasi muda desa dalam memasarkan produk lokal secara daring. Program ini digagas oleh Dr. Tekad Urip […]

    Bagikan
  • Satgas Sentot Prawirodirdjo Dilibatkan Dalam Parapatan Luhur 2026 PSHT Pusat Madiun Play Button

    Satgas Sentot Prawirodirdjo Dilibatkan Dalam Parapatan Luhur 2026 PSHT Pusat Madiun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Sinergi | Kota Madiun – Paguyuban Pencak Silat Madiun menggelar koordinasi di Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun pada Senin (02/02/2026) sore. Pertemuan para tokoh dari 15 perguruan pencak silat di Kota/Kabupaten Madiun ini membahas terkait kesiapan Parapatan Luhur (Parluh) PSHT Pusat Madiun. Sesuai rencana Parluh akan dilaksanakan pada 6-8 Februari 2026. […]

    Bagikan
  • Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar konferensi pers pada Selasa (20/01/2026) malam, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun. KPK membeberkan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dengan modus fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta gratifikasi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Dalam keterangan yang disampaikan, Asep Guntur Rahayu […]

    Bagikan
  • Manajemen Madiun Umbul Square Mulai Mencicil Kekurangan Upah 14 Eks Karyawan

    Manajemen Madiun Umbul Square Mulai Mencicil Kekurangan Upah 14 Eks Karyawan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Manajemen Madiun Umbul Square (MUS) mulai merealisasikan pembayaran kekurangan upah terhadap 14 mantan karyawannya. Pembayaran dilakukan secara bertahap dengan skema cicilan sebesar Rp. 1 juta per orang. Pembayaran tahap awal diserahkan pada Jumat, 9 Januari 2026 lalu yang diberikan langsung oleh Direktur MUS kepada para eks pegawai. Selanjutnya, manajemen berencana melanjutkan […]

    Bagikan
expand_less