Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Soroti Mundurnya Ahsan, Ketua DPRD Kota Madiun Minta Pengunduran Diri Pejabat Tak Langsung Disetujui

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD minta pengunduran diri pejabat dikaji matang. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Ketua DPRD Kota Madiun Armaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tidak serta-merta menyetujui pengajuan pengunduran diri pejabat struktural hanya dengan alasan pribadi. Menurut dia, setiap pengajuan harus dikaji secara menyeluruh agar tidak menjadi preseden buruk di lingkungan birokrasi.

Pernyataan itu disampaikan Armaya menanggapi pengunduran diri Ahsan Sri Hasto dari jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun.

“Pemkot harus mengkaji secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan,” ujar Armaya, Jumat (10/7/2026).

Dia menilai Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pejabat pembina administrasi perlu menelaah alasan pengunduran diri, termasuk memastikan apakah dipicu persoalan pribadi, beban kerja, atau faktor lainnya.

“Tidak serta-merta harus langsung disetujui. Alasan pribadi itu harus ditelaah dulu, diajak bicara dulu. Jangan sampai nanti semua pejabat menjadikan alasan pribadi sebagai dasar mengundurkan diri,” kata politikus Partai Perindo tersebut.

Menurut Armaya, keputusan yang terlalu mudah menyetujui pengunduran diri pejabat dapat menjadi preseden kurang baik bagi birokrasi. Sebab, aparatur sipil negara (ASN) telah mengucapkan sumpah jabatan dan memiliki tanggung jawab menjalankan tugas pemerintahan.

Selain itu, Armaya menyoroti masih banyaknya jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemkot Madiun yang masih diisi pelaksana tugas (Plt). Kondisi tersebut dinilai berpotensi menambah beban organisasi apabila berlangsung dalam waktu lama.

“Kalau terlalu banyak Plt, tentu beban kerjanya semakin berat. Karena itu, kekosongan jabatan harus segera diisi,” ujarnya.

Dia berharap usulan pengisian jabatan definitif yang telah diajukan kepada pemerintah pusat segera mendapat persetujuan. Menurutnya, kepastian pengisian jabatan penting untuk menjaga stabilitas organisasi menjelang pembahasan Perubahan APBD 2026 serta penyusunan APBD 2027.

“Harapan saya semuanya segera terisi. Beban kerja pemkot saat ini sangat berat sehingga dibutuhkan komitmen dan loyalitas ASN untuk menyelesaikan tugas-tugas pemerintahan,” tegasnya.

Sembari menunggu persetujuan pemerintah pusat, Armaya meminta kepala daerah dan Sekda menyiapkan langkah antisipatif agar pelayanan publik dan pembahasan agenda strategis daerah tetap berjalan optimal.

“Peran sekretaris OPD, kepala bidang, hingga kepala bagian perlu diperkuat untuk menopang kinerja organisasi selama masa transisi,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sugiri Sancoko Tekankan Tiga Pilar RPJMD Ponorogo Tahun 2026

    Sugiri Sancoko Tekankan Tiga Pilar RPJMD Ponorogo Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sasana Praja tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan Ponorogo lima tahun ke depan. Dalam Musrenbang ini, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memaparkan sejumlah program strategis yang akan […]

    Bagikan
  • Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di kawasan Kelurahan Demangan, tepatnya di Jalan Suwolobumi Gang Saptaloka, semangat wirausaha tumbuh dari tangan seorang perempuan. Dialah Ully Haque Ussianti, pemilik usaha bernama Malika yang dikenal sebagai produsen olahan bunga telang dan berbagai jamu tradisional. Usaha ini bermula pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah ketidakpastian, Ully […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penanganan jangka panjang pasca longsor di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, mulai digarap serius. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Senin (19/1/2026), menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran sebagai bahan perencanaan pemulihan permanen. Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Telaga Sarangan, […]

    Bagikan
  • Bahana Bersahaja Hadir di Dolopo, Pemkab Madiun Bawa 38 Layanan dan Genjot UMKM 

    Bahana Bersahaja Hadir di Dolopo, Pemkab Madiun Bawa 38 Layanan dan Genjot UMKM 

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, pada 9-10 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Beran tersebut menghadirkan 38 layanan publik dari berbagai instansi untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan pemerintah dalam satu lokasi. Bupati Madiun Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, belum menunjukkan perkembangan signifikan di Kabupaten Magetan. Hingga akhir Juli 2025, realisasi pembangunan dapur MBG di daerah ini baru mencapai 9 unit, jauh dari target nasional sebanyak 50 dapur per kabupaten/kota. Setiap dapur ditargetkan mampu menyajikan sekitar […]

    Bagikan
  • Ratusan Calon P3K Paruh Waktu Urus Surat Sehat di RSU Dungus

    Ratusan Calon P3K Paruh Waktu Urus Surat Sehat di RSU Dungus

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Ratusan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu memadati Rumah Sakit Umum (RSU) Dungus, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, sejak Jumat pagi (19/09/2025). Mereka mengurus surat keterangan sehat sebagai salah satu syarat administrasi penerimaan. Hingga Jumat, pihak rumah sakit mencatat sudah melayani 574 peserta sejak layanan dibuka pada Senin […]

    Bagikan
expand_less