Berita Terkini
Trending Tags

Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 109
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Desa Kradinan Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun

Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima bantuan. Namun, berdasarkan kondisi sosial ekonomi di lingkungannya, masih ada warga lain yang dinilai lebih membutuhkan sehingga menjadi prioritas.

“Beliau termasuk golongan yang layak menerima bantuan. Tapi kalau dibandingkan dengan warga lain yang kondisinya lebih berat, beliau bukan yang paling bawah. Ibaratnya dari 10 warga yang layak menerima bantuan, Pak Darus berada di urutan delapan atau sembilan karena masih banyak yang lebih susah,” kata Titis saat ditemui dikantor Desa Kradinan ( 15/7/2026).

Terkait informasi bahwa Darus masuk kategori desil 7 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Titis menegaskan pemerintah desa tidak memiliki kewenangan menentukan klasifikasi tersebut.

Menurutnya, penilaian desil dilakukan pemerintah pusat berdasarkan sejumlah indikator yang tidak diketahui secara rinci oleh pemerintah desa.

“Kalau soal desil itu, desa tidak mengetahui penilaiannya dari aspek apa saja. Tetapi kalau memang ada usulan untuk penurunan desil agar warga bisa menjadi penerima bantuan, kami siap mengajukannya melalui aplikasi SIKS-NG. Nanti yang mengevaluasi dan memutuskan tetap Dinas Sosial,” ujarnya.

Menanggapi pengakuan Darus yang selama ini menerima bantuan atas nama orang lain, Titis menjelaskan kondisi tersebut merupakan bentuk pengalihan bantuan yang masih diperbolehkan dalam kondisi tertentu.

Ia menyebut, tidak semua bantuan yang diterima Darus berasal dari pengalihan. Menurut catatan pemerintah desa, Darus juga pernah menerima bantuan atas nama sendiri, termasuk program bedah rumah, bantuan beras, maupun bantuan tunai dari berbagai program pemerintah.

“Kalau dilihat dari rekamannya, Pak Darus pernah mendapatkan bantuan bedah rumah, bantuan beras, dan bantuan uang. Ada yang atas nama beliau sendiri, ada juga yang dialihkan,” jelasnya.

Titis menerangkan, pengalihan bantuan biasanya dilakukan ketika nama penerima lama masih tercantum dalam daftar, padahal yang bersangkutan telah meninggal dunia. Dalam kondisi tersebut, pemerintah desa akan mempertimbangkan siapa warga yang paling membutuhkan untuk menerima bantuan tersebut.

“Misalnya ada penerima yang sudah meninggal tetapi bantuannya masih keluar. Kalau keluarga yang ditinggalkan dinilai sudah mampu, bantuan itu kami alihkan kepada warga lain yang kondisi ekonominya lebih membutuhkan. Tetapi kalau keluarga yang ditinggalkan masih lebih miskin daripada Pak Darus, tentu bantuannya tetap diberikan kepada keluarga tersebut,” pungkasnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun, Luky Noviana Yuliasari. Ia dinyatakan melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) karena terbukti masih aktif sebagai pengurus partai politik saat mendaftar sebagai calon komisioner. Putusan dibacakan langsung oleh Ketua Majelis DKPP, Heddy Lugito, dalam […]

    Bagikan
  • Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul di Kabupaten Magetan. Sejumlah wali murid TK Aisyiyah 10 mengeluhkan menu makanan yang diterima anak-anak diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi, Jumat (13/3/2026). Keluhan tersebut mencuat setelah beberapa orang tua murid membagikan temuan mereka di grup WhatsApp wali murid sekolah. […]

    Bagikan
  • Pangdam Mayjen Rudy Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk photo_camera 2

    Pangdam Mayjen Rudy Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau jembatan kabel pancang yang baru selesai dibangun di Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Kamis (5/3/2026). Ia menjelaskan, jembatan tersebut dibangun oleh TNI AD melalui program Jembatan Perintis Garuda. “Kami di TNI AD memiliki program Jembatan Perintis Garuda. Program ini merupakan perintah langsung dari […]

    Bagikan
  • Kebakaran Ruko Sidorejo Jadi Alarm Keras untuk Evaluasi Damkar Madiun

    Kebakaran Ruko Sidorejo Jadi Alarm Keras untuk Evaluasi Damkar Madiun

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Insiden kebakaran yang menghanguskan ruko milik warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/2/2026), menjadi sorotan serius. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pom bensin mini itu menelanjangi sejumlah kendala yang dihadapi tim pemadam kebakaran (Damkar) setempat. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol […]

    Bagikan
  • Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

    Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (26/11/2025). Kejadian yang berulang ini memicu kekhawatiran mendalam dari para wali murid. Kecemasan muncul terutama dari para orang tua siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas Gemarang. Mereka menilai insiden keracunan tak lagi […]

    Bagikan
  • Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bendungan Kedungrejo di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, mengalami kerusakan parah setelah bangunan pengendali aliran air tersebut ambrol pada Jumat (27/3/2026). Kondisi diperparah dengan longsornya tebing di sekitar bendungan pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Kerusakan ini menyebabkan aliran air irigasi dari Sungai Jeroan terhenti, sehingga ribuan hektare lahan pertanian di dua kecamatan […]

    Bagikan
expand_less