Berita Terkini
Trending Tags

Stadion GBK Ponorogo Dikaji Jadi Lokasi Konser, Pemkab Cari Jalan Tengah antara Ekonomi dan Kualitas Rumput

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab kaji GBK Ponorogo jadi lokasi konser musik. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Stadion Gelora Batoro Katong (GBK) Ponorogo kembali menjadi sorotan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo tengah mengkaji kemungkinan penggunaan stadion sebagai lokasi konser musik berskala besar. Di satu sisi, konser dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus menjaga kualitas rumput stadion yang baru direvitalisasi dengan standar lapangan sepak bola yang lebih baik.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah permohonan dari event organizer (EO) untuk menggelar konser di Stadion Gelora Batoro Katong. Salah satu agenda yang diajukan rencananya akan digelar pada akhir Agustus 2026.

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan final. Pemerintah masih melakukan kajian terhadap berbagai risiko, terutama terkait perlindungan aset stadion.

“Secara prosedur, event organizer mengajukan permohonan untuk melakukan event di stadion. Karena kita ini belum mempunyai fasilitas yang memadai untuk konser. Sudah lama Ponorogo tidak ada konser,” ujar Judha, Rabu (15/7/2026).

Menurut Judha, penyelenggaraan konser tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Berbagai kegiatan berskala besar dinilai dapat meningkatkan perputaran uang di daerah dan menggerakkan sektor usaha masyarakat.

“Dengan adanya event-event itu mampu mengungkit perekonomian dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Ini tentunya juga harus kita pikirkan bersama,” katanya.

Ia menjelaskan, penggunaan Alun-Alun Ponorogo sebagai lokasi konser dinilai kurang efektif karena membutuhkan biaya tambahan yang besar, terutama untuk pemasangan pagar pembatas dan pemenuhan persyaratan teknis. Kondisi tersebut membuat banyak penyelenggara lebih memilih stadion sebagai lokasi acara.

“Prinsipnya kita memfasilitasi. Ini demi masyarakat dan demi perekonomian supaya tetap berputar. Ketika Ponorogo tidak ada event, daerah ini terasa sepi,” ungkapnya.

Meski membuka peluang penggunaan stadion, Disbudparpora menegaskan tidak akan memberikan izin tanpa kajian yang matang. Saat ini pemerintah sedang menyusun skema agar konser dapat berlangsung tanpa merusak fasilitas olahraga yang baru dibenahi.

“Kita tidak serta-merta memberikan izin. Tentunya perlu kajian, termasuk soal tanggung jawab apabila terjadi kerusakan. Kami juga sedang studi ke Madiun dan beberapa daerah lain yang sudah pernah menggelar konser di stadion,” jelas Judha.

Selain perlindungan aset, pemerintah juga mempertimbangkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selama beberapa tahun terakhir, pengelolaan Stadion Gelora Batoro Katong disebut belum memberikan pemasukan yang signifikan.

“Banyak event organizer yang menginginkan stadion. Di sisi lain stadion juga memiliki target pendapatan. Selama beberapa tahun ini pendapatannya masih nol, sehingga kami berharap ada kontribusi untuk PAD,” tegasnya.

Di balik peluang tersebut, kondisi rumput stadion tetap menjadi perhatian utama. Rumput Stadion Gelora Batoro Katong baru saja direvitalisasi dan dipersiapkan untuk mendukung aktivitas olahraga. Pemerintah tidak ingin kualitas lapangan menurun akibat penyelenggaraan konser.

“Yang kita khawatirkan memang kondisi rumput. Kemarin baru direvitalisasi. Harapannya olahraga tetap berjalan, jogging track juga kita benahi, tetapi kegiatan event juga bisa difasilitasi,” katanya.

Judha berharap nantinya dapat ditemukan solusi yang mengakomodasi kepentingan olahraga sekaligus kebutuhan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan event-event seperti ini mampu mengungkit perekonomian Ponorogo. Dampaknya kesejahteraan masyarakat meningkat, olahraga hidup, kebudayaan hidup, pariwisata hidup, dan pendapatan daerah juga bertambah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rumput Stadion Gelora Batoro Katong menggunakan jenis Zoysia japonica yang didatangkan dari Jepang dengan nilai sekitar Rp678 juta. Rumput tersebut ditanam pada Agustus 2024 sebagai bagian dari revitalisasi stadion. Saat itu, penggunaan stadion untuk konser sempat dilarang demi menjaga kualitas lapangan. Kini, kebijakan tersebut kembali dikaji seiring meningkatnya kebutuhan menghadirkan konser musik berskala besar di Ponorogo. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Estafet Kepemimpinan Yonif Para Raider 501/BY, Pasukan Siap Hadapi Tantangan Zaman

    Estafet Kepemimpinan Yonif Para Raider 501/BY, Pasukan Siap Hadapi Tantangan Zaman

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tongkat estafet kepemimpinan Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha resmi berganti. Momentum tersebut ditandai dengan serah terima jabatan Komandan Batalyon (Danyonif) 501/BY pada Senin (01/09/2025). Komandan Brigif 18/Trisula, Kolonel Inf Risa Wahyu Pudji Setyawan, menegaskan bahwa setiap periode kepemimpinan selalu membawa tantangannya sendiri. Namun, karakter pasukan 501 tetap konsisten: jiwa […]

    Bagikan
  • Ironis! Usai Asesmen dari KPK, Bupati Ponorogo Sugiri Malah Tersandung OTT

    Ironis! Usai Asesmen dari KPK, Bupati Ponorogo Sugiri Malah Tersandung OTT

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Publik Kabupaten Ponorogo digemparkan dengan informasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko pada Jumat (07/11/2025). Operasi ini terjadi usai KPK melakukan asesmen terhadap Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada 23 Oktober lalu di Jakarta. Bahkan, Sugiri sempat berujar bakal menindaklanjuti hasil asesmen KPK terkait pembenahan […]

    Bagikan
  • Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kompleks Makam Tegalsari di Kecamatan Jetis kembali dipadati ribuan peziarah pada peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10/2025). Meski diguyur gerimis sejak pagi, arus peziarah tidak surut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk berdoa dan menziarahi makam para ulama besar pendiri peradaban Islam di Jawa. Di kompleks makam yang berada satu kawasan […]

    Bagikan
  • Truk Kontainer Adu Depan Mobil di Jalur Ngawi–Mantingan, Dua Orang Luka-Luka

    Truk Kontainer Adu Depan Mobil di Jalur Ngawi–Mantingan, Dua Orang Luka-Luka

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Ngawi–Mantingan kilometer 30–31, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, pada Jumat (17/10/2025) siang. Sebuah truk kontainer bertabrakan dengan mobil Toyota Fortuner hingga menyebabkan dua orang luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Truk kontainer bernomor polisi AD 8316 HE yang dikemudikan […]

    Bagikan
  • Golkar Madiun Siapkan Rumah Aspirasi dan Pengurus Baru, Fokus Gaet Pemilih Muda

    Golkar Madiun Siapkan Rumah Aspirasi dan Pengurus Baru, Fokus Gaet Pemilih Muda

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun merayakan hari ulang tahun ke-61 di Gedung Graha Beringin, Jiwan, Senin (20/10/2025). Peringatan ini tak sekadar seremoni, tapi juga menjadi momentum konsolidasi partai dengan peluncuran rencana pembentukan Rumah Aspirasi serta penguatan struktur kepengurusan periode 2025–2030. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Mashudi, mengatakan bahwa Rumah Aspirasi […]

    Bagikan
  • Telur Menumpuk, Harga Pakan Melonjak, Ratusan Peternak Ayam Petelur di Magetan Terancam Bangkrut

    Telur Menumpuk, Harga Pakan Melonjak, Ratusan Peternak Ayam Petelur di Magetan Terancam Bangkrut

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tengah menghadapi tekanan berat akibat anjloknya serapan pasar dan tingginya biaya produksi. Dalam dua bulan terakhir, telur hasil produksi menumpuk di gudang, sementara harga pakan ternak terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut membuat para peternak terancam mengalami kerugian besar hingga gulung tikar. Fenomena […]

    Bagikan
expand_less