Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Kota Madiun Setujui LPJ APBD 2025, Ini Catatan Fraksi untuk Pemkot Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kota Madiun setujui LPJ APBD Tahun Anggaran 2025. (20/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan fraksi yang diawali penyampaian pandangan akhir terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (20/7/2026).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, seluruh fraksi DPRD menyampaikan sejumlah catatan strategis kepada Pemerintah Kota Madiun sebagai bahan evaluasi pengelolaan keuangan daerah. Mayoritas fraksi menyoroti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan mendorong pemerintah daerah untuk mengembalikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada 2026.

Beberapa rekomendasi yang disampaikan fraksi meliputi peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran agar tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) akibat rendahnya serapan belanja tidak kembali terulang. DPRD juga meminta percepatan proses pengadaan barang dan jasa, khususnya belanja modal, agar pembangunan dan pelayanan publik tidak terhambat.

Selain itu, DPRD mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pendataan potensi yang lebih akurat, peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi, serta penguatan sistem digitalisasi penerimaan daerah.

Fraksi-fraksi juga meminta penyelesaian piutang daerah dilakukan secara lebih progresif melalui validasi data, penagihan yang terukur, dan penguatan tata kelola guna menjaga kualitas laporan keuangan daerah.

Pengelolaan aset daerah turut menjadi perhatian DPRD. Seluruh Barang Milik Daerah (BMD) diminta dikelola secara lebih tertib, transparan, dan produktif sehingga mampu meningkatkan pelayanan publik sekaligus mendukung pendapatan daerah. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya meraih kembali opini WTP pada 2026.

Dihadapan Plt Wali Kota Madiun dan jajarannya, DPRD meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memprioritaskan tindak lanjut atas rekomendasi BPK agar tata kelola keuangan Pemerintah Kota Madiun semakin baik dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan APBD dapat meningkat.

Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan delapan fraksi secara umum memberikan perhatian terhadap hasil pemeriksaan BPK yang menjadi pekerjaan rumah bersama antara legislatif dan eksekutif.

“Mayoritas delapan fraksi menyoroti terkait opini dari BPK. Ini menjadi PR kita bersama. Ke depannya Pemerintah Kota Madiun dalam hal ini wali kota harus lebih konsen untuk meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian,” ujarnya usai rapat paripurna.

Menurut Armaya, pencapaian opini WTP membutuhkan kerja sama yang solid, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. DPRD juga akan memperkuat fungsi pengawasan melalui rapat dengar pendapat bersama organisasi perangkat daerah.

“Kita akan lebih sering melakukan rapat dengar pendapat. Tujuannya agar serapan anggaran maksimal, SiLPA dapat ditekan, dan seluruh pelaksanaan APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Madiun,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan pengelolaan aset daerah juga mulai ditindaklanjuti melalui proses inventarisasi. DPRD bersama mitra kerja, termasuk Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), akan meningkatkan pengawasan agar temuan serupa tidak kembali muncul dalam laporan BPK.

Image Not Found
Pemkot diminta kembali raih opini WTP pada tahun 2026. (20/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun memastikan seluruh catatan, saran, kritik, dan rekomendasi DPRD akan menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota Madiun.

“Catatan-catatan ini tentu kami perhatikan dan evaluasi. Saran, masukan, bahkan kritik dari DPRD sangat penting sebagai perbaikan ke depan. Hampir seluruh fraksi menyampaikan poin yang sama, terutama terkait SiLPA dan rekomendasi BPK,” katanya.

Bagus menegaskan pemerintah akan terus mengawal pelaksanaan rekomendasi tersebut dan secara berkala melaporkan perkembangan tindak lanjut kepada DPRD.

“Kami akan terus mengawal seluruh rekomendasi, termasuk tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK. Perkembangannya akan terus kami laporkan kepada DPRD. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD yang telah mengawal proses pelaksanaan APBD 2025 hingga tahap ini,” pungkasnya.

Sementara, terkait tahapan selanjutnya, Armaya menjelaskan DPRD masih menunggu persetujuan Gubernur sebelum melanjutkan pembahasan Perubahan APBD (PAK) 2026. Setelah itu, DPRD akan segera membahas APBD murni Tahun Anggaran 2027.

“Setelah PAK selesai, kita langsung masuk pembahasan APBD murni 2027. KUA-PPAS sudah dibahas dan pembahasan bersama OPD akan segera berjalan. Jadi rangkaian pembahasan anggaran terus berlanjut,” tutup Armaya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu. Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali […]

    Bagikan
  • Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Warga yang tergabung dalam Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) Ngawi melakukan pembongkaran terhadap lima makam yang selama ini dikenal sebagai makam Wali Lima. Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dinilai tidak memiliki bukti sejarah yang jelas dan bisa menyesatkan banyak orang. Pembongkaran makam dengan pengawalan pihak kepolisian berlangsung di Desa Guyung, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Dihadapan BBWSB Solo dan Tim ITS, Wali Kota Madiun Bahas Pengembangan Kota dan Peningkatan SDM

    Dihadapan BBWSB Solo dan Tim ITS, Wali Kota Madiun Bahas Pengembangan Kota dan Peningkatan SDM

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah fokus dalam penataan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi, dalam audiensi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSB Solo) dan Tim Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di TPA Winongo, Selasa (09/09/2025). Hal ini juga […]

    Bagikan
  • Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

    Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengembangan Sirkuit Suryo di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, terus dipercepat. Hal itu setelah Pemerintah Kabupaten Magetan menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Minggu (29/3/2026) lalu. Bantuan ini menjadi penopang utama pembangunan […]

    Bagikan
  • Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp. 3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut meningkat Rp.500 miliar dibandingkan target investasi tahun 2025 yang berada di angka Rp. 2,5 triliun. Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan peningkatan target itu didasarkan […]

    Bagikan
  • Mobil Dinas Mewah Baru Pemkab Magetan Tuai Sorotan Publik

    Mobil Dinas Mewah Baru Pemkab Magetan Tuai Sorotan Publik

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit serta gembar gembor efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan justru menambah deretan mobil dinas baru senilai miliaran rupiah. Informasi yang dihimpun, pengadaan kendaraan tersebut meliputi Toyota Innova Zenix Hybrid 2000 CC untuk Bupati, serta Mitsubishi Pajero untuk Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, dan Kejaksaan. Harga […]

    Bagikan
expand_less