Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kejar Target PAD, Bapenda Kota Madiun Optimalisasi PBJT Makanan-Minuman

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 205
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bapenda perkuat pendataan usaha katering di Kota Madiun. (21/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor Pajak Daerah, termasuk Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperkuat upaya pendataan dan pengawasan terhadap pelaku usaha, khususnya jasa katering, guna mengejar target penerimaan pajak tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Bagus Panuntun saat memberikan arahan dalam kegiatan Optimalisasi PBJT Makanan dan Minuman yang diikuti organisasi perangkat daerah (OPD) serta para pengusaha katering di Kota Madiun.

Bagus mengakui kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat turut berdampak pada sektor jasa katering, terutama yang selama ini menjadi mitra Pemerintah Kota Madiun. Menurutnya, pengurangan belanja makanan dan minuman serta perjalanan dinas menyebabkan omzet pelaku usaha menurun sehingga berpotensi memengaruhi penerimaan PBJT.

“Karena kebijakan efisiensi dari pusat, anggaran makanan dan minuman yang sebelumnya sekitar Rp35 miliar hingga hampir Rp40 miliar kini tinggal sekitar Rp17 miliar. Artinya berkurang hampir 50 persen. Tentu ini akan memengaruhi pendapatan pajak PBJT makanan dan minuman,” ujar Bagus.

Untuk mengantisipasi penurunan tersebut, Pemkot Madiun melalui Bapenda mengalihkan fokus optimalisasi pajak ke sektor usaha di luar rekanan pemerintah daerah.

Image Not Found
Plt Wali Kota dorong optimalisasi PBJT makanan-minuman. Foto : Kris-Sinergia

“Makanya hari ini pemerintah kota melalui Bapenda terus bergerak mengoptimalkan potensi dari pelaku usaha di luar rekanan pemerintah kota. Kalau dari belanja pemerintah memang pasti sedikit berkurang, sehingga kami berupaya meningkatkan penerimaan dari sektor lainnya,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Bapenda akan melakukan pendataan lebih intensif terhadap usaha katering beserta aktivitas usahanya guna memastikan seluruh potensi pajak dapat tergali secara optimal.

“Strateginya dengan mendata usaha-usaha katering, kemudian pekerjaan atau aktivitas usahanya akan didata oleh teman-teman pemerintah kota,” jelasnya.

Bagus optimistis target penerimaan PBJT makanan dan minuman masih dapat dicapai. Menurutnya, hingga pertengahan tahun realisasi penerimaan telah mencapai sekitar 80 persen dari target yang ditetapkan.

“Setidaknya hari ini dari target kita, sekitar 80 persen sudah terealisasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Jariyanto, Kepala Bapenda Kota Madiun mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergi, koordinasi, dan komitmen bersama dalam upaya mengoptimalkan pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas jasa katering. Hal itu menjadi bagian dari sumber PAD.

“Tahun ini target penerimaan PBJT sektor makanan dan minuman itu sebesar Rp23,7 miliar. Kalau realisasinya sudah mencapai Rp19,1 miliar atau sekitar 80 persen dari target. Kalau untuk, realisasi pajak daerah Kota Madiun hingga 30 Juni 2026 itu sebesar Rp78,9 miliar dari target tahunan Rp144,1 miliar,” tutupnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

    Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tragedi kembali terjadi di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Bekas tambang galian C yang tak kunjung direklamasi kembali memakan korban jiwa. Total sudah dua anak meninggal dunia akibat lokasi berbahaya yang dibiarkan terbuka tanpa penanganan serius. Warga pun geram. Mereka menilai pemerintah desa terkesan abai meski peringatan sudah berulang kali […]

    Bagikan
  • Hari Jadi Ke-107, Giat Sosial “Madhioen Sunatan” di Ikuti Oleh 100 Anak

    Hari Jadi Ke-107, Giat Sosial “Madhioen Sunatan” di Ikuti Oleh 100 Anak

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun yang ke-107, Pemerintah Kota Madiun menggelar kegiatan sunat massal yang bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, pada Kamis (12/06/2025). Acara dibuka langsung oleh Wakil WaliKota Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Kegiatan sosial ini diikuti kurang lebih 100 anak dari berbagai wilayah di […]

    Bagikan
  • Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Disnakerin Madiun Geram, Penahanan Ijazah oleh Pabrik Plastik Wonoasri Terus Berulang

    Disnakerin Madiun Geram, Penahanan Ijazah oleh Pabrik Plastik Wonoasri Terus Berulang

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun geram terhadap praktik penahanan ijazah yang kembali terjadi di perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi, Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri. Aduan serupa disebut bukan kali pertama muncul dan terus berulang di perusahaan yang sama. Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, menegaskan pihaknya akan […]

    Bagikan
  • Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan– Hilangnya salah satu batu nisan di kompleks Makam Ki Ageng Mageti, tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Kabupaten Magetan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Peristiwa tersebut tidak hanya dianggap sebagai kehilangan benda bersejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengungkapkan, berdasarkan […]

    Bagikan
  • Nobar Timnas Indonesia dan Ngabuburit Seru di PSC

    Nobar Timnas Indonesia dan Ngabuburit Seru di PSC

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam pertandingan Timnas Indonesia pada laga Kualifikasi Piala Dunia Grub C yang berlangsung di Sydney, Australia, Pemerintah Kota Madiun mengadakan nonton bareng (Nobar) yang dilaksanakan di Pahlawan Street Center (PSC) pada, Kamis (20/03/2025) sore. Kegiatan nobar ini sekaligus menjadi kegiatan ngabuburit warga khususnya warga Kota Madiun yang melaksanakan ibadah puasa […]

    Bagikan
expand_less