Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kasus Warga Madiun Hilang di Korea Belum Terungkap, Disnaker Jatim: Belum Bisa Disimpulkan Ingin Jadi Pekerja Ilegal

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, Purwanti Utama. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Misteri hilangnya Femas Yani Arianto (22), warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan masih belum menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi Jawa Timur belum menyimpulkan motif di balik hilangnya pemuda tersebut, termasuk dugaan bahwa ia sengaja menghilang untuk bekerja secara ilegal.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Timur, Purwanti Utami, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penelusuran sebelum mengambil kesimpulan terkait kasus tersebut.

“Kami masih harus mengetahui terlebih dahulu penyebab dia terpisah dari rombongan. Apa motivasinya, itu yang belum diketahui. Jadi belum bisa disimpulkan apa pun,” kata Purwanti usai menghadiri pembekalan peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) di Kabupaten Madiun, Selasa (21/7/2026).

Menurut Purwanti, dugaan bahwa Femas sengaja menghilang untuk menjadi pekerja ilegal juga masih terlalu dini. Pasalnya, Korea Selatan memiliki sistem pengawasan dan mekanisme penerimaan tenaga kerja asing yang jauh lebih ketat dibandingkan sejumlah negara tujuan lainnya.

Ia menjelaskan, penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan dilakukan melalui prosedur resmi dengan basis data yang lengkap. Kondisi itu membuat peluang seseorang masuk sebagai pekerja secara ilegal tidak mudah.

“Di Korea berbeda dengan beberapa negara lain. Sistem penempatan tenaga kerjanya sangat ketat dan seluruh data pekerja migran tercatat dengan baik. Karena itu, tidak mudah masuk melalui jalur yang tidak sesuai prosedur,” ujarnya.

Meski demikian, Disnaker Jatim memastikan pemerintah akan mengambil langkah jika nantinya ditemukan indikasi adanya praktik bekerja secara ilegal dalam kasus tersebut.

Purwanti menegaskan, penanganan kasus warga Indonesia yang bermasalah di luar negeri saat ini berada dalam koordinasi pemerintah pusat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Kabupaten Madiun tidak akan bertindak sendiri.

“Apabila nantinya mengarah pada dugaan bekerja secara ilegal, tentu penanganannya akan dilakukan sesuai mekanisme melalui Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI),” jelasnya.

Ia menambahkan, sejauh ini kasus wisatawan asal Kabupaten Madiun yang diduga menghilang dari rombongan di Korea Selatan merupakan peristiwa yang belum pernah ditemui sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah memilih menunggu hasil penyelidikan dan koordinasi lintas kementerian sebelum menyampaikan kesimpulan mengenai motif hilangnya Femas. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga

    Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah bangunan gudang milik SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, roboh setelah diguyur hujan deras pada Minggu (12/4/2026) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebuah truk milik warga yang terparkir di samping bangunan mengalami kerusakan. Peristiwa robohnya gudang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB, setelah hujan dengan intensitas […]

    Bagikan
  • Satnarkoba Polres Madiun Kota Ungkap Kasus 1,1 Kg Sabu dan 243 Butir Ekstasi

    Satnarkoba Polres Madiun Kota Ungkap Kasus 1,1 Kg Sabu dan 243 Butir Ekstasi

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Madiun Kota berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dalam jumlah besar. Agus Hepi (49), warga Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun, ditangkap dengan barang bukti 1.164,1 gram sabu-sabu dan 243 butir ekstasi. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, dalam konferensi pers pada Kamis (10/04/2025), menjelaskan […]

    Bagikan
  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas terus dilakukan Polres Magetan. Pada Sabtu (22/11/2025), Satuan Lalu Lintas menggelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di depan Mapolres Magetan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025. Kegiatan dikemas secara humanis melalui program Polantas Menyapa Masyarakat. Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas mendapatkan edukasi langsung mengenai […]

    Bagikan
  • Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

    Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sugeng Riyanto (49), seorang pemulung asal Desa Purwosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan, mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu menyentuh. Kamis (11/09/2025) pagi, ia ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertunduk, masih memeluk karung rosok yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya. Suparman (65), tetangga yang pertama kali mendengar suara keras sekitar pukul 09.30 WIB, masih […]

    Bagikan
  • Demam Korea Makin Panas, Aston Madiun Hadirkan The K-Groove: Korean Night Party.

    Demam Korea Makin Panas, Aston Madiun Hadirkan The K-Groove: Korean Night Party.

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah demam budaya Korea yang kian menguat di Indonesia, Aston Madiun Hotel & Conference Center menghadirkan event ‘The K-Groove: Korean Night Party’, Jum’at (30/1) malam. Acara itu bukan sekadar makan malam biasa, namun menjadi ajang kumpul komunitas K-Pop terbesar di Madiun. Hotel bintang empat itu menghadirkan transformasi suasana hotel dengan […]

    Bagikan
  • Menelisik Kasus Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif, KPK Datangi Rumah Faisal Pink dan Ketua KONI Kota Madiun

    Menelisik Kasus Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif, KPK Datangi Rumah Faisal Pink dan Ketua KONI Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi beserta 2 tersangka lainnya.  Pekan ini, lembaga antirasuah itu sudah menggeledah sejumlah tempat. Terbaru, KPK mendatangi rumah salah satu pengusaha lokal yakni Faisal Rachman atau dikenal Faisal Pink di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota […]

    Bagikan
expand_less