Hindari Pejalan Kaki, Truk Masuk Parit di Sukorejo Ponorogo
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 52
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Ponorogo–Solo, tepatnya di barat Jembatan Sekayu, Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Truk bernomor polisi H 1636 MM yang dikemudikan Yahya (22) bersama pemilik truk, Dwi Purwantio (42), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, terperosok ke dalam parit setelah diduga menghindari seorang pejalan kaki yang tiba-tiba menyeberang jalan.
Dwi Purwantio mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tertidur di dalam kabin. Ia baru terbangun setelah merasakan truk yang ditumpanginya masuk ke parit.
“Saya tidur. Kata teman saya yang nyopir, tiba-tiba melihat ada orang menyeberang kemudian berhenti di tengah jalan. Akhirnya menghindari, tapi orang tadi dicari sudah tidak ada,” ujarnya.
Menurut Dwi, truk tersebut baru dibeli dari Cilacap dan rencananya akan digunakan untuk mengangkut tebu di wilayah Malang.
Sebelum masuk ke parit, truk sempat menabrak gerobak nasi goreng milik Ahmad Mashuri (30), warga Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, yang berada di tepi jalan.
Warga sekitar, Syamsudin, mengatakan benturan keras sempat membuat warga sekitar keluar rumah.
“Tiba-tiba masuk parit. Terdengar benturan keras. Informasinya tadi sempat menabrak tiang telepon lalu menabrak gerobak nasi goreng,” katanya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi maupun pemilik truk selamat tanpa mengalami luka serius. Setelah proses evakuasi selesai, kendaraan langsung dibawa ke Malang, sementara petugas mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tetap lancar. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez




