Berita Terkini
Trending Tags

Padang Mbranang 2026 Kota Madiun Resmi Digelar, Festival Video Mapping Internasional Dongkrak Ekonomi Kreatif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Video mapping internasional semarakkan Kota Pendekar. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggandeng Imajiwa Creative Studio menghadirkan Padang Mbranang, sebuah ajang kompetisi sekaligus festival video mapping internasional yang memadukan seni visual, teknologi digital, dan kreativitas. Kegiatan yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan ruang publik sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Pendekar.

Kolaborasi tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Gedung GCIO Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun, Jumat (24/7/2026), yang dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersama Founder Imajiwa Creative Studio, Yedutun Linus Suwarno dan tim juri.

Menurut Bagus, Kota Madiun kini telah memiliki infrastruktur yang memadai. Tantangan berikutnya adalah menghadirkan berbagai aktivitas kreatif yang mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Selama lima tahun terakhir infrastruktur sudah dibangun. Sekarang tinggal bagaimana mengisi ruang-ruang itu dengan kegiatan yang kreatif agar kunjungan wisata terus meningkat,” ujarnya.

Ia menilai sumber daya manusia menjadi modal penting bagi Kota Madiun untuk berkembang sebagai kota kreatif. Karena itu, pemerintah menggandeng putra daerah yang telah berkiprah di industri kreatif nasional guna berbagi pengalaman dan membuka peluang bagi talenta lokal.

“Kalau sumber daya manusianya kreatif, maka akan terjadi perputaran ekonomi yang baik. Teman-teman kreatif di Kota Madiun perlu ruang untuk berkembang, sehingga kami bekerja sama dengan putra daerah yang kini berkarya di Jakarta untuk membantu mengembangkan ekosistem ini,” katanya.

Padang Mbranang menghadirkan dua agenda utama, yakni kompetisi video mapping di fasad Balai Kota Madiun serta pameran Digital Art Experience yang berlokasi di area lorong kawasan Pahlawan Street Center(PSC).

Masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan secara gratis. Pemerintah berharap kehadiran pengunjung juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi acara.

“Gratis. Kalau mau bayar, ya beli jajanan dari UMKM,” ujar Bagus sambil tersenyum.

Panitia juga menyiapkan total hadiah sekitar Rp25 juta bagi para pemenang kompetisi video mapping. Bagus mengatakan penyelenggaraan Padang Mbarang merupakan bagian dari cita-cita menjadikan Madiun dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Meski selama ini festival video mapping identik dengan kota-kota besar, Madiun berani mengambil langkah menghadirkan kompetisi bertaraf internasional. Tahun ini dewan juri melibatkan perwakilan dari Malaysia, sementara peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta mendapat kiriman karya dari Thailand dan Vietnam.

“Kami ingin mengenalkan bahwa Madiun, meskipun kota kecil, mampu menyelenggarakan event internasional. Harapannya Madiun semakin dikenal dunia,” katanya.

Founder Imajiwa Creative Studio, Yedutun Linus Suwarno menjelaskan panitia telah menyediakan template fasad Balai Kota agar peserta dapat lebih fokus mengembangkan konsep visual tanpa terkendala aspek teknis.

Menurutnya, kreativitas peserta akan menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya yang menarik ketika diproyeksikan ke bangunan.

“Kami sudah menyiapkan template fasad gedung. Selanjutnya peserta bebas mengeksplorasi ide sesuai kreativitas mereka,” ujarnya.

Sementara itu, untuk Digital Art Experience, panitia mengundang berbagai studio kreatif dari Indonesia untuk memamerkan karya instalasi digital. Pameran tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Madiun agar melihat luasnya peluang pemanfaatan teknologi dalam bidang seni.

“Harapannya teman-teman di Madiun bisa melihat bahwa kemampuan di bidang IT maupun desain visual ternyata bisa diwujudkan menjadi karya seni digital,” jelas Ones sapaan akrabnya.

Kompetisi video mapping diawali dengan proses seleksi dari sekitar 30 karya yang kemudian mengerucut menjadi 15 finalis. Penilaian tidak hanya mempertimbangkan kualitas visual di komputer, tetapi juga kesesuaian karya saat diproyeksikan ke fasad bangunan, kekuatan audio, serta kemampuan menerjemahkan tema lomba.

Yedutun menambahkan keterlibatan juri dari Malaysia merupakan bagian dari jejaring komunitas Light ASEAN, yang menghubungkan berbagai penyelenggara festival video mapping di kawasan Asia Tenggara.

Melalui jaringan tersebut, Madiun diharapkan menjadi salah satu kalender rutin festival kreatif ASEAN yang membuka peluang bagi kreator Indonesia untuk melangkah ke kompetisi internasional yang lebih besar di Asia maupun Eropa.

“Selain memperkuat identitas Kota Madiun sebagai kota kreatif, Padang Mbarang ini juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung. Jadi kehadiran para peserta, juri, dan wisatawan dari luar daerah diproyeksikan meningkatkan okupansi hotel, kunjungan ke kafe, hingga penjualan produk UMKM,” tegasnya.

Melalui kolaborasi pemerintah dan komunitas kreatif, Padang Mbranang diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi awal lahirnya ekosistem seni digital yang berkelanjutan. Hal itu sekaligus memperkuat posisi Kota Madiun sebagai destinasi ekonomi kreatif berbasis teknologi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Kota Siagakan Personil Patroli Urai Kepadatan Lalin

    Satlantas Polres Madiun Kota Siagakan Personil Patroli Urai Kepadatan Lalin

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang arus mudik lebaran 2025, kepadatan arus lalu lintas menjadi atensi Satlantas Polres Madiun Kota. Titik-titik rawan kepadatan maupun rawan kecelakaan lalu lintas telah dipetakan. Titik kepadatan lalu lintas diprediksi terjadi di titik masuk wilayah Kota Madiun, baik dari arah Magetan, Kabupaten Madiun maupun Ponorogo. Kasat Lantas Polres Madiun Kota, […]

    Bagikan
  • Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan hidup lebih baik tampaknya akan segera menyapa seorang bayi laki-laki yang ditemukan terlantar di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (15/4/2025) lalu. Sejak kabar penemuan bayi tersebut beredar, antusiasme masyarakat untuk mengadopsi bocah malang itu langsung mengalir. Hingga Rabu (16/4/2025), tercatat sudah ada 45 […]

    Bagikan
  • DBHCHT 2026 Terpangkas 50%, Pemkab Madiun Bakal Efisiensi Kegiatan Seremoni dan Perjadin

    DBHCHT 2026 Terpangkas 50%, Pemkab Madiun Bakal Efisiensi Kegiatan Seremoni dan Perjadin

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bakal melakukan efisiensi besar-besaran menyusul rencana pemangkasan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) hingga 50 persen pada tahun anggaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan daerah dan memastikan program prioritas tetap berjalan. Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Madiun, Puji Satriyo, membenarkan adanya informasi penurunan […]

    Bagikan
  • Sepasma 2026 Resmi Dibuka, Madiun Selatan Jadi Etalase Awal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun

    Sepasma 2026 Resmi Dibuka, Madiun Selatan Jadi Etalase Awal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Madiun membuka gelaran Sepasar ing Madiun (Sepasma) 2026 di Lapangan Taman Rekso Wilis, Desa Sareng, Kecamatan Geger, Senin (22/6/2026) malam. Tahun ini, Sepasma mengusung tema Festival Budaya dan Kampung Pesilat. Madiun Selatan dipilih sebagai lokasi pembuka dengan melibatkan lima kecamatan, […]

    Bagikan
  • Ratusan Elemen Masyarakat Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas Polres Magetan

    Ratusan Elemen Masyarakat Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas Polres Magetan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan Serentak Sabuk Kamtibmas yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Magetan, Kamis (30/4/2026). Apel dipimpin oleh Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, yang mewakili Kapolres AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Sekitar 500 peserta ambil bagian dalam […]

    Bagikan
expand_less