Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Madiun Serap 95,8 Persen Gabah dan Beras Petani dari Target Tahunan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 100
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perwakilan Perum Bulog Madiun melakukan penyerapan gabah milik petani, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat serapan gabah dan beras sepanjang tahun 2025 hampir menembus target. Hingga 30 September, serapan setara beras mencapai 55.723 ton dari target 58.180 ton atau sekitar 95,8 persen.

Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan serapan tersebut meliputi wilayah Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Ngawi. 

“Realisasi gabah mencapai 83.900 ton dan beras 10.938 ton,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Kamis (02/10/2025).

Bulog masih membuka kesempatan bagi petani untuk menjual hasil panennya dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP). Jika gabah diantar langsung ke penggilingan Bulog, harga bisa lebih tinggi Rp6.700 per kilogram karena ditambah ongkos angkut Rp200.

“Kami himbau petani jangan ragu menjual ke Bulog, karena harga yang kami tetapkan jelas sesuai standar pemerintah,” kata Agung.

Meski serapan sudah hampir mendekati target, Bulog memastikan pembelian tetap dilakukan dengan standar kualitas gabah yang bersih dari kotoran. Agung menegaskan langkah itu menjadi upaya menjaga kestabilan harga di tingkat petani, terutama saat panen raya.

“Komitmen kami adalah agar harga gabah tetap stabil. Dengan begitu, meskipun panen raya berlangsung, harga tidak jatuh dan petani tidak rugi,” ucapnya.

Bulog memperkirakan panen raya berikutnya akan berlangsung di wilayah Ngawi pada pekan kedua Oktober. Sementara itu, di Madiun belum ada panen karena baru memasuki masa tanam. Untuk mendukung penyerapan, Bulog mengoperasikan penggilingan sendiri di Magetan serta bekerja sama dengan penggilingan swasta di Madiun.

“Kami akan terus mengakomodir panenan dari petani agar serapan terjaga dan harga stabil,” tutur Agung.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem memukul keras petani tembakau di Kabupaten Ngawi. Selain kualitas daun tembakau yang menurun, luas lahan panen juga menyusut drastis. Data terbaru menyebutkan sekitar 500 hektare lahan gagal panen, sementara produksi yang berhasil dipetik pun jauh di bawah target. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, menjelaskan bahwa pada […]

    Bagikan
  • Koloni Ulat Bulu Serang SDN 2 Klegen, BPBD Lakukan Penyemprotan Insektisida

    Koloni Ulat Bulu Serang SDN 2 Klegen, BPBD Lakukan Penyemprotan Insektisida

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan ulat bulu menyerang SDN 2 Klegen sejak 2 minggu terakhir. Bahkan, hampir setiap hari, siswa merasakan gatal-gatal. Menyikapi hal ini, petugas BPBD Kota Madiun melakukan penanganan usai menerima laporan dari pihak sekolah. Sumarsih, Kepala Sekolah SDN 2 Klegen, menjelaskan pihak sekolah awalnya sudah melakukan penanganan dengan menyemprotkan cairan garam […]

    Bagikan
  • Tebing Kandangan Longsor Putus Akses Alternatif Madiun – Ponorogo, Butuh Alat Berat Untuk Evakuasi Material

    Tebing Kandangan Longsor Putus Akses Alternatif Madiun – Ponorogo, Butuh Alat Berat Untuk Evakuasi Material

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Kandangan Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Jumat pagi (31/01/2025). Tebing setinggi 8 meter longsor menutup akses jalan alternatif penghubung Kabupaten Madiun – Ponorogo.  Kepala Dusun Kandangan, Gianto menjelaskan dampak longsor ini, warga yang berasal dari Ponorogo hendak ke Madiun ataupun sebaliknya tidak bisa melewati jalan […]

    Bagikan
  • Hujan Deras dan di Sertai Angin Kencang Porak Porandakan Belasan Rumah dan Kandang Sapi

    Hujan Deras dan di Sertai Angin Kencang Porak Porandakan Belasan Rumah dan Kandang Sapi

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Madiun pada Sabtu sore (21 Desember 2024), menyebabkan belasan rumah di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari, mengalami kerusakan. Tidak hanya rumah, sebuah kandang sapi milik kelompok peternak warga juga roboh akibat cuaca ekstrem tersebut. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan kerusakan parah […]

    Bagikan
  • Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Serangan hama tikus dan wereng coklat masih menjadi ancaman utama bagi pertanaman padi di Kabupaten Magetan pada musim tanam tahun ini. Meski luas serangan relatif terkendali dibandingkan total luas tanam padi yang mencapai 62.767 hektare, petani diminta tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) […]

    Bagikan
  • Kapolres dan Satgas Pangan Lakukan Sidak MinyaKita di Pasar Besar Ngawi

    Kapolres dan Satgas Pangan Lakukan Sidak MinyaKita di Pasar Besar Ngawi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Polres Ngawi bersama Satgas Pangan Kabupaten Ngawi melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Besar Ngawi guna memastikan ketersediaan bahan pokok serta meninjau peredaran minyak goreng subsidi merek MinyaKita. Sidak ini dilakukan untuk mengecek ketersediaan bahan pokok penting (bapokting). Selain itu, juga memastikan volume minyak goreng kemasan MinyaKita sesuai dengan takaran […]

    Bagikan
expand_less