Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Selokan Lapangan Kodim Ponorogo, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 12 menit yang lalu
- visibility 12
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Warga yang sedang berolahraga di kawasan Lapangan Kodim 0802 Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang meninggal dunia di dalam selokan, Sabtu (25/7/2026) pagi.
Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di selokan dengan lebar sekitar 60 sentimeter dan kedalaman sekitar setengah meter. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna biru dan celana panjang hitam. Kondisinya sudah kaku, satu kaki menekuk ke atas, serta jasad telah dikerumuni lalat.
Salah seorang saksi, Rifki Nur Alfian, mengaku awalnya melihat seorang ibu-ibu menunjuk ke arah selokan karena mengira ada orang yang sedang tidur. Namun setelah didekati, ternyata pria tersebut sudah meninggal dunia.
“Tadi pas lari ada ibu-ibu nunjuk, katanya ada orang tidur atau mayat. Pas dilihat ternyata sudah banyak lalat. Kami juga saling tanya, tapi tidak ada yang kenal. Tidak ada identitasnya, hanya ada tas,” ujar Rifki.
Petugas dari Polsek Ponorogo yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa barang bawaan korban. Dari hasil pemeriksaan, polisi hanya menemukan uang tunai sebesar Rp138 ribu serta sebuah sarung. Tidak ditemukan identitas yang dapat mengungkap jati diri korban.
Selain itu, petugas juga mendapati cairan berwarna putih keluar dari hidung korban. Namun polisi belum dapat memastikan penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Kanit Reskrim Polsek Ponorogo, Ipda Ibnu Harjito, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas maupun penyebab kematian korban.
“Untuk identitas maupun penyebab kematiannya kami belum tahu. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Di dekat korban ditemukan tas tanpa identitas. Dari wajah korban juga keluar cairan dari hidung. Kemungkinan sakit, keracunan atau penyebab lain masih belum bisa dipastikan,” jelasnya.
Guna memastikan identitas dan penyebab kematian, jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ponorogo untuk menjalani visum.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki dengan ciri-ciri berkulit sawo matang, tinggi sekitar 168 sentimeter, dan diperkirakan berusia sekitar 52 tahun agar segera menghubungi atau melapor ke kantor polisi terdekat. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez




